Kamis, 17 Sep 2026 23:41 WIB

Momen Panik Pemudik Cewek Tertinggal Keluarga di Tol Cipali, Endingnya Bikin Ngakak

Pemudik cewek saat ditolong polisi usai tertinggal rombongan. (Dok. Instagram @satlantaspolresindramayu).
Pemudik cewek saat ditolong polisi usai tertinggal rombongan. (Dok. Instagram @satlantaspolresindramayu).

selalu.id - Mudik Lebaran selalu ada cerita yang tak terduga dan bikin kenangan tak terlupakan.

Salah satunya datang dari seorang wanita yang tertinggal rombongan keluarganya di Rest Area KM 130 Tol Cipali, hingga akhirnya harus diantar polisi untuk kembali bertemu keluarganya.

Baca Juga: Survei: 85,3 Persen Pemudik Puas dengan Penyelenggaraan Mudik Lebaran 2026

Kisah ini pun viral setelah akun Instagram @satlantaspolresindramayu menggugahnya dalam status. 

Dalam video tersebut, sang pemudik menceritakan kronologi dirinya bisa terpisah dari keluarga.

"Hari ini saya bertemu dengan Pak Akung yang bertugas ya, di Rest Area 130. Saya tertinggal dari keluarga saya," ungkap wanita tersebut dalam video seperti dilihat selalu.id, Jumat (20/3/2026).

Ia menjelaskan, kejadian itu bermula saat dirinya menunaikan salat subuh di rest area. Namun saat kembali ke lokasi parkir, mobil yang ditumpangi bersama keluarga sudah tidak ada.

"Jadi saya tadi salat subuh, ternyata pada saat kembali ke mobil parkir itu sudah nggak ada. Saya berusaha minta pinjam handphone orang-orang yang di sekitar, tapi nggak dikasih pinjam, kemudian saya ke pos polisi," jelasnya.

Di pos tersebut, wanita itu kemudian bertemu dengan petugas bernama Akung yang tengah berjaga. Ia pun meminta bantuan untuk meminjam telepon guna menghubungi keluarganya.

Pemudik cewek saat ditolong polisi usai tertinggal rombongan. (Dok. Instagram @satlantaspolresindramayu).Pemudik cewek saat ditolong polisi usai tertinggal rombongan. (Dok. Instagram @satlantaspolresindramayu).

Baca Juga: Ini Dia Petugas Pelindo Daya Sejahtera yang Keras Dalam Kelancaran Mudik Lebaran 2026

"Ternyata saya ketemu dengan Pak Akung. Terus saya minta tolong sama Pak Akung pinjam handphone-nya gitu, untuk menghubungi keluarga saya," tambahnya.

Meski sempat kesulitan karena panggilan tak kunjung diangkat, ia akhirnya berhasil tersambung dengan keluarganya dan menyadari dirinya benar-benar tertinggal.

"Lumayan lama tersambungnya karena nggak diangkat-angkat. Akhirnya saya menyadari kejadian ini, saya tertinggal," tuturnya.

Situasi di jalan tol yang tengah diberlakukan sistem satu arah (one way) membuat keluarganya tidak memungkinkan untuk kembali ke titik awal. Wanita ini pun kembali meminta bantuan petugas.

Baca Juga: Arus Balik Masih Terjadi di Jatim, Volume Kendaraan Tol Trans Jawa Melonjak

"Karena ini one way, nggak memungkinkan untuk kembali ke titik awal. Jadi saya minta bantuan Pak Akung untuk mengantar ke keluarga saya, dan akhirnya untuk pertama kali di hidup saya, saya naik motor ini, diantar dengan selamat, ketemu dengan keluarga saya," ungkapnya.

Petugas Satlantas Polres Indramayu kemudian mengantarnya menggunakan motor patroli dan pengawalan (patwal) di jalan tol, hingga akhirnya berhasil bertemu kembali dengan keluarganya.

Wanita berkerudung itu pun menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan petugas.

"Terima kasih untuk Pak Akung dan Bapak-Bapak yang sudah bertugas. Terima kasih dari Bapak-Bapak Satlantas Polres Indramayu. Luar biasa," ujarnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Surabaya Panaskan Mesin Atlet Menuju Porprov Jatim 2027 Lewat SRC

Penyelenggaraan SRC merupakan bagian dari komitmen Pemkot Surabaya bersama KONI untuk memastikan atlet tetap memiliki ruang bertanding dan kembangkan prestasi.

Dinkopumdag Surabaya Tegaskan Lapak SWK Gratis, Ada Praktik Sewa Ilegal Laporkan

Dinkopumdag Surabaya meminta masyarakat atau pihak yang dirugikan segera melapor jika memiliki bukti transaksi jual beli maupun sewa-menyewa lapak.

PMII Sidoarjo Bongkar Catatan RAPBD Perubahan 2026, Minta Pengesahan Ditunda

Ketua Umum PC PMII Sidoarjo, Muchammad Alfien Ananta mengatakan surat terbuka itu merupakan hasil kajian yang dilakukan selama kurang lebih lima bulan.

Bukan Cuma Kebersihan, Ini 4 Pilar dan Bobot Penilaian Lomba Kampung Pancasila Surabaya

Koordinator penilaian, Maria, mengatakan pembagian bobot itu menjadi dasar dalam menentukan kampung yang dinilai memenuhi berbagai aspek kehidupan bermasyakat.

AAI Gelar Munaslub dan Dialog Terbuka soal Masa Depan Advokat

Persoalan ini diamini oleh Dr. Grees Selly. Ia memaparkan saat ini terdapat lebih dari 50 organisasi advokat dengan standar yang berbeda-beda di Indonesia.

Momen 425 Pendonor Darah Surabaya Terima Penghargaan Spesial di HUT ke-81 PMI

Apresiasi tersebut diberikan atas konsistensi mereka yang tercatat sudah mendonorkan darahnya sebanyak 50 kali di PMI Kota Surabaya.