Jumat, 05 Jun 2026 08:09 WIB

Momen Panik Pemudik Cewek Tertinggal Keluarga di Tol Cipali, Endingnya Bikin Ngakak

Pemudik cewek saat ditolong polisi usai tertinggal rombongan. (Dok. Instagram @satlantaspolresindramayu).
Pemudik cewek saat ditolong polisi usai tertinggal rombongan. (Dok. Instagram @satlantaspolresindramayu).

selalu.id - Mudik Lebaran selalu ada cerita yang tak terduga dan bikin kenangan tak terlupakan.

Salah satunya datang dari seorang wanita yang tertinggal rombongan keluarganya di Rest Area KM 130 Tol Cipali, hingga akhirnya harus diantar polisi untuk kembali bertemu keluarganya.

Baca Juga: Survei: 85,3 Persen Pemudik Puas dengan Penyelenggaraan Mudik Lebaran 2026

Kisah ini pun viral setelah akun Instagram @satlantaspolresindramayu menggugahnya dalam status. 

Dalam video tersebut, sang pemudik menceritakan kronologi dirinya bisa terpisah dari keluarga.

"Hari ini saya bertemu dengan Pak Akung yang bertugas ya, di Rest Area 130. Saya tertinggal dari keluarga saya," ungkap wanita tersebut dalam video seperti dilihat selalu.id, Jumat (20/3/2026).

Ia menjelaskan, kejadian itu bermula saat dirinya menunaikan salat subuh di rest area. Namun saat kembali ke lokasi parkir, mobil yang ditumpangi bersama keluarga sudah tidak ada.

"Jadi saya tadi salat subuh, ternyata pada saat kembali ke mobil parkir itu sudah nggak ada. Saya berusaha minta pinjam handphone orang-orang yang di sekitar, tapi nggak dikasih pinjam, kemudian saya ke pos polisi," jelasnya.

Di pos tersebut, wanita itu kemudian bertemu dengan petugas bernama Akung yang tengah berjaga. Ia pun meminta bantuan untuk meminjam telepon guna menghubungi keluarganya.

Pemudik cewek saat ditolong polisi usai tertinggal rombongan. (Dok. Instagram @satlantaspolresindramayu).Pemudik cewek saat ditolong polisi usai tertinggal rombongan. (Dok. Instagram @satlantaspolresindramayu).

Baca Juga: Ini Dia Petugas Pelindo Daya Sejahtera yang Keras Dalam Kelancaran Mudik Lebaran 2026

"Ternyata saya ketemu dengan Pak Akung. Terus saya minta tolong sama Pak Akung pinjam handphone-nya gitu, untuk menghubungi keluarga saya," tambahnya.

Meski sempat kesulitan karena panggilan tak kunjung diangkat, ia akhirnya berhasil tersambung dengan keluarganya dan menyadari dirinya benar-benar tertinggal.

"Lumayan lama tersambungnya karena nggak diangkat-angkat. Akhirnya saya menyadari kejadian ini, saya tertinggal," tuturnya.

Situasi di jalan tol yang tengah diberlakukan sistem satu arah (one way) membuat keluarganya tidak memungkinkan untuk kembali ke titik awal. Wanita ini pun kembali meminta bantuan petugas.

Baca Juga: Arus Balik Masih Terjadi di Jatim, Volume Kendaraan Tol Trans Jawa Melonjak

"Karena ini one way, nggak memungkinkan untuk kembali ke titik awal. Jadi saya minta bantuan Pak Akung untuk mengantar ke keluarga saya, dan akhirnya untuk pertama kali di hidup saya, saya naik motor ini, diantar dengan selamat, ketemu dengan keluarga saya," ungkapnya.

Petugas Satlantas Polres Indramayu kemudian mengantarnya menggunakan motor patroli dan pengawalan (patwal) di jalan tol, hingga akhirnya berhasil bertemu kembali dengan keluarganya.

Wanita berkerudung itu pun menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan petugas.

"Terima kasih untuk Pak Akung dan Bapak-Bapak yang sudah bertugas. Terima kasih dari Bapak-Bapak Satlantas Polres Indramayu. Luar biasa," ujarnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.