Kamis, 04 Jun 2026 20:52 WIB

Donor Darah Spesial Ramadan PMI Surabaya Tembus 6.200 Kantong

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 18 Mar 2026 16:24 WIB
Kegiatan donor darah PMI Surabaya (Dok. PMI Surabaya for selalu.id).
Kegiatan donor darah PMI Surabaya (Dok. PMI Surabaya for selalu.id).

selalu.id - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya berhasil melampaui target dalam kegiatan donor darah spesial Ramadan 2026.

Program yang digelar di dua pusat perbelanjaan ini menjadi langkah antisipasi menjaga ketersediaan stok darah selama libur Lebaran.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Kepala Bidang Pelayanan dan Humas PMI Kota Surabaya, dr Wandai mengatakan kegiatan donor darah tahun ini difokuskan di BG Junction dan Royal Plaza. Setiap hari, PMI menargetkan sekitar 500 pendonor.

“Jadi untuk kegiatan donor darah spesial Ramadan tahun ini, kami mengadakan di dua tempat mall, di BG Junction dan di Royal Plaza. Dan untuk target pendonornya itu kita per hari kurang lebih sekitar 500 pendonor,” katanya kepada selalu.id, Rabu (18/3/2026).

PMI yang semula menargetkan total sekitar 5.000 pendonor selama Ramadan, namun capaian di lapangan justru melampaui ekspektasi.

“Dan untuk sampai hari kemarin, dan dihitung saat ini masih belum selesai kurang lebih itu sudah melebihi target. Sekitar 6.200 sekian pendonor,” jelas dr Wandai.

Ia memastikan bahwa target tersebut bahkan sudah terlampaui sejak beberapa hari sebelumnya.

“Jadi terakhir ini sudah melebihi target, dari kemarin sebetulnya sudah melebihi target,” tambahnya.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Meski target telah terlampaui, kegiatan donor darah tetap dilanjutkan karena antusiasme masyarakat yang masih tinggi.

PMI menilai tingginya partisipasi ini menjadi sinyal positif kepedulian warga Surabaya terhadap kebutuhan darah.

“Dan alhamdulillah masyarakat juga masih antusias, masih tinggi. Jadi bisa melebihi targetnya lebih banyak,” papar dr Wandai.

Secara total, hingga saat ini jumlah pendonor telah mencapai sekitar 6.200 orang. Capaian ini diharapkan mampu menjaga stabilitas stok darah, khususnya saat periode libur Lebaran.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

“Harapan kami itu adalah agar stok darah selama libur Lebaran itu tetap stabil untuk di UTD PMI Kota Surabaya,” tegasnya.

Dr Wandai menambahkan, bulan Ramadan biasanya identik dengan penurunan jumlah pendonor. Oleh karena itu, PMI menginisiasi program khusus untuk mengantisipasi kekurangan stok darah.

“Karena memang dari tahun ke tahun itu pada bulan puasa pasti terjadi penurunan jumlah pendonor. Makanya kami melakukan salah satu kegiatannya adalah donor darah spesial Ramadan ini,” tandas dia.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.

Maling yang Sering Curi Lampu Lalulintas di Semampir Surabaya Dibekuk, Ini Identitasnya

Saat ini pelaku telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolsek Semampir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Wabup Mimik ajak Pelajar Sidoarjo Bijak Gunakan Teknologi

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menegaskan bahwa nilai utama yang harus dimiliki setiap manusia adalah kebermanfaatan bagi sesama.

Perawat RS Waluyo Jati Probolinggo yang Ngaku Dibegal Itu Ternyata Hoaks, Alasannya Bikin Emosi

Diketahui sebelumnya, Nugroho, warga Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, itu mengaku dibegal pada Senin (1/6/2026) malam.