Jumat, 05 Jun 2026 02:10 WIB

Tips Cegah Kebakaran Rumah saat Ditinggal Mudik Dari Damkar Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 16 Mar 2026 11:59 WIB
Kebakaran di Surabaya. (Dok. Kedaruratan 112 Surabaya).
Kebakaran di Surabaya. (Dok. Kedaruratan 112 Surabaya).

selalu.id - Mudik Lebaran sering membuat banyak rumah kosong ditinggal pemiliknya. Tak terkecuali di Surabaya.

Kondisi ini berpotensi memicu kebakaran jika instalasi listrik atau gas tidak dipastikan dalam keadaan aman sebelum berangkat mudik.

Baca Juga: Survei: 85,3 Persen Pemudik Puas dengan Penyelenggaraan Mudik Lebaran 2026

Kepala DPKP Surabaya, Laksita Rini Sevriani mengatakan potensi kebakaran saat musim mudik kerap dipicu kelalaian penghuni rumah, terutama terkait instalasi listrik maupun tabung gas yang tidak dilepas.

“Rumah yang ditinggal mudik harus dipastikan dalam kondisi aman. Stop kontak atau perangkat listrik yang tidak digunakan sebaiknya dicabut untuk menghindari potensi korsleting,” tegas Rini, Senin (16/3/2026).

Ia menyarankan warga cukup menyalakan lampu teras sebagai penerangan. Jika memungkinkan, masyarakat juga dapat menggunakan lampu otomatis yang menyala saat malam hari agar rumah tetap terlihat berpenghuni.

Selain instalasi listrik, warga juga diminta memastikan keamanan instalasi gas. Tabung LPG dianjurkan dilepas sebelum mudik untuk mencegah kebocoran gas yang berpotensi memicu kebakaran.

Bagi rumah yang menggunakan jaringan gas rumah tangga seperti Perusahaan Gas Negara, masyarakat juga disarankan untuk mematikan aliran gas sementara waktu selama rumah ditinggalkan.

Baca Juga: Ini Dia Petugas Pelindo Daya Sejahtera yang Keras Dalam Kelancaran Mudik Lebaran 2026

Rini mengatakan, sejumlah kasus kebakaran saat musim mudik terjadi karena rumah dalam keadaan kosong sehingga tidak ada yang mengetahui jika terjadi gangguan pada instalasi listrik atau gas.

Selain itu, gangguan dari hewan seperti tikus juga dapat memicu kebakaran karena berpotensi merusak atau menyenggol instalasi listrik di dalam rumah.

“Karena itu kami mengimbau warga memastikan seluruh instalasi rumah dalam kondisi aman sebelum mudik agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.

Baca Juga: Arus Balik Masih Terjadi di Jatim, Volume Kendaraan Tol Trans Jawa Melonjak

Meski banyak warga meninggalkan rumah saat Lebaran, Damkar Surabaya memastikan seluruh personelnya tetap bersiaga. Masyarakat dapat menghubungi layanan darurat 112 apabila terjadi kondisi kedaruratan.

Di sisi lain, Rini juga mengingatkan masyarakat agar tidak bermain petasan secara sembarangan karena dapat memicu kebakaran jika digunakan tanpa pengawasan.

“Kami berharap rumah yang ditinggalkan tetap aman sehingga warga bisa mudik dengan tenang dan berkumpul bersama keluarga,” ujarnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.