Kamis, 17 Sep 2026 21:30 WIB

Polda Jatim Terjunkan 16.326 Personel Gabungan Amankan Lebaran 2026

Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto bersama Forkopimda usai gelar apel Operasi Ketupat Semeru 2026. (Foto: Dony/selalu.id).
Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto bersama Forkopimda usai gelar apel Operasi Ketupat Semeru 2026. (Foto: Dony/selalu.id).

selalu.id - Polda Jawa Timur menyiagakan 16.326 personel gabungan untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan selama Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri 2026.

Kesiapan pasukan ditandai dengan apel gelar pasukan yang digelar di Lapangan Mapolda Jatim, Surabaya, yang dipimpin langsung Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto.

Baca Juga: Ditpolairud Polda Jatim Kerahkan 4 Kapal Sisir Perairan Sumenep-Masalembu Cari Korban KM Virgo Transport 8

Apel tersebut menjadi bagian dari persiapan operasi pengamanan untuk menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat selama periode tersebut.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto mengatakan, pengaturan pengamanan tahun ini disusun berdasarkan evaluasi dari operasi sebelumnya untuk mencapai optimalisasi yang lebih baik.

"Dari evaluasi itu kita melihat apa yang perlu diperbaiki sehingga operasi pengamanan tahun ini bisa berjalan lebih baik," jelasnya usai apel gelar Operasi Ketupat Semeru 2026 di Mapolda Jatim, Kamis (12/3/2026).

Nanang menyebut, masyarakat diperkirakan akan memiliki aktivitas yang meningkat tajam selama Ramadan hingga Lebaran, mulai dari ibadah tarawih, arus mudik, malam takbiran, salat Idulfitri, acara halal bihalal, hingga rekreasi keluarga pasca Lebaran.

Selain itu, pengamanan juga mencakup perayaan Hari Raya Nyepi yang berdekatan dengan Idulfitri tahun ini.

Baca Juga: Kapolda Jatim Tekankan Semangat Jogo Jatim untuk Lindungi Perempuan dan Anak dari Eksploitasi

"Mobilitas masyarakat sangat tinggi selama Ramadan sampai Lebaran. Semua kegiatan itu harus kita siapkan pengamanannya," tegasnya.

Personel gabungan yang dikerahkan terdiri dari 9.609 personel Polri, 1.313 personel TNI, dan 5.404 personel dari instansi terkait seperti Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kesehatan.

Untuk mendukung operasi, juga disiapkan 238 pos pengamanan yang tersebar di seluruh Jawa Timur, dengan rincian 172 pos pengamanan, 45 pos pelayanan, dan 21 pos terpadu.

Seluruh pos akan mengamankan sekitar 20.097 titik fokus, meliputi tempat ibadah, pusat perbelanjaan, terminal, stasiun, jalur mudik, objek wisata, dan lokasi keramaian lainnya.

Baca Juga: KM Virgo Transport 8 Hilang Kontak, Polda Jatim Siapkan Tim DVI dan Posko Ante Mortem

Aparat juga telah memetakan berbagai potensi kerawanan yang perlu diantisipasi, di antaranya ancaman terorisme, balap liar, peredaran narkoba, konflik terkait pembayaran THR, serta potensi bencana hidrometeorologi.

"Semua potensi kerawanan sudah kita petakan dan kita antisipasi melalui penggelaran pasukan ini," tandas Nanang.

Polda Jatim berharap masyarakat dapat turut berperan menjaga keamanan dengan saling mengingatkan, sehingga dapat tercipta suasana aman dan nyaman hingga periode arus balik mudik selesai.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Surabaya Panaskan Mesin Atlet Menuju Porprov Jatim 2027 Lewat SRC

Penyelenggaraan SRC merupakan bagian dari komitmen Pemkot Surabaya bersama KONI untuk memastikan atlet tetap memiliki ruang bertanding dan kembangkan prestasi.

Dinkopumdag Surabaya Tegaskan Lapak SWK Gratis, Ada Praktik Sewa Ilegal Laporkan

Dinkopumdag Surabaya meminta masyarakat atau pihak yang dirugikan segera melapor jika memiliki bukti transaksi jual beli maupun sewa-menyewa lapak.

PMII Sidoarjo Bongkar Catatan RAPBD Perubahan 2026, Minta Pengesahan Ditunda

Ketua Umum PC PMII Sidoarjo, Muchammad Alfien Ananta mengatakan surat terbuka itu merupakan hasil kajian yang dilakukan selama kurang lebih lima bulan.

Bukan Cuma Kebersihan, Ini 4 Pilar dan Bobot Penilaian Lomba Kampung Pancasila Surabaya

Koordinator penilaian, Maria, mengatakan pembagian bobot itu menjadi dasar dalam menentukan kampung yang dinilai memenuhi berbagai aspek kehidupan bermasyakat.

AAI Gelar Munaslub dan Dialog Terbuka soal Masa Depan Advokat

Persoalan ini diamini oleh Dr. Grees Selly. Ia memaparkan saat ini terdapat lebih dari 50 organisasi advokat dengan standar yang berbeda-beda di Indonesia.

Momen 425 Pendonor Darah Surabaya Terima Penghargaan Spesial di HUT ke-81 PMI

Apresiasi tersebut diberikan atas konsistensi mereka yang tercatat sudah mendonorkan darahnya sebanyak 50 kali di PMI Kota Surabaya.