Selasa, 21 Jul 2026 06:51 WIB

Pemkot Mojokerto Salurkan Bantuan Cadangan Pangan Tahap Pertama untuk 3577 Warga

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menyerahkan bantuan cadangan pangan. (Dok. Humas Pemkot Mojokerto).
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menyerahkan bantuan cadangan pangan. (Dok. Humas Pemkot Mojokerto).

selalu.id - Sebanyak 3.577 warga Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto mulai menerima Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (BCP) yang disalurkan melalui Bulog Mojokerto.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari hadir langsung meninjau sekaligus menyerahkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat di Kelurahan Kranggan.

Baca Juga: Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mojokerto Bakal Digelar di GOR Seni Majapahit

Ia menjelaskan bahwa total Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kota Mojokerto sebagaimana telah terdata dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial RI mencapai 14.507 penerima.

“Untuk warga se-Kota Mojokerto, jumlah yang menerima bantuan pangan ini ada 14.507 orang. Pada gelombang pertama ini masing-masing KPM mendapatkan alokasi untuk dua bulan, yaitu 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng, karena per bulan alokasinya 10 kilogram beras dan 2 liter minyak,” terangnya, Rabu (11/3/2026).

Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut menambahkan, agar proses penyaluran berjalan tertib dan tidak menimbulkan antrean panjang, distribusi bantuan dilakukan secara bertahap di masing-masing kelurahan.

“Dalam rangka mengurangi penumpukan masyarakat supaya antreannya tidak terlalu panjang, maka pendistribusiannya kita atur per kelurahan,” kata Ning Ita yang hadir bersama Kepala Bulog Mojokerto Muhammad Husin.

Baca Juga: Pria yang Sering Curi Motor di Mojokerto Ditangkap, Ini Tampangnya

Secara keseluruhan, penerima bantuan pangan pemerintah di Kota Mojokerto tersebar di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Magersari sebanyak 5.655 KPM, Kecamatan Prajurit Kulon sebanyak 5.275 KPM, dan Kecamatan Kranggan sebanyak 3.577 KPM.

Gelombang pertama, penyaluran difokuskan di Kecamatan Kranggan. Selanjutnya, penyaluran tahap kedua dan ketiga direncanakan dilaksanakan setelah Hari Raya Idul Fitri, dengan sasaran warga di Kecamatan Prajurit Kulon dan Kecamatan Magersari.

Salah satu penerima bantuan, Miftahul Khoiroh (31), mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya.

Baca Juga: Gara-gara Bambang, Ribuan Siswa di Mojokerto Kini Tak Dapat MBG

Menurutnya, bantuan beras dan minyak goreng tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan keluarganya.

“Alhamdulillah sangat membantu. Beras 20 kilogram ini bisa untuk makan keluarga saya kurang lebih dua bulan, sementara minyaknya juga cukup untuk kebutuhan menggoreng sekitar satu setengah bulan,” ungkapnya.

Melalui penyaluran bantuan pangan ini, Pemerintah Kota Mojokerto berharap kebutuhan pangan masyarakat dapat tetap terpenuhi sekaligus membantu meringankan beban ekonomi warga yang membutuhkan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.