Kamis, 12 Mar 2026 03:03 WIB

Pemkot Mojokerto Salurkan Bantuan Cadangan Pangan Tahap Pertama untuk 3577 Warga

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menyerahkan bantuan cadangan pangan. (Dok. Humas Pemkot Mojokerto).
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat menyerahkan bantuan cadangan pangan. (Dok. Humas Pemkot Mojokerto).

selalu.id - Sebanyak 3.577 warga Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto mulai menerima Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah (BCP) yang disalurkan melalui Bulog Mojokerto.

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari hadir langsung meninjau sekaligus menyerahkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat di Kelurahan Kranggan.

Baca Juga: Rusak Lahan Pertanian, Galian C di Mojokerto Didemo Warga hingga Mahasiswa

Ia menjelaskan bahwa total Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kota Mojokerto sebagaimana telah terdata dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial RI mencapai 14.507 penerima.

“Untuk warga se-Kota Mojokerto, jumlah yang menerima bantuan pangan ini ada 14.507 orang. Pada gelombang pertama ini masing-masing KPM mendapatkan alokasi untuk dua bulan, yaitu 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng, karena per bulan alokasinya 10 kilogram beras dan 2 liter minyak,” terangnya, Rabu (11/3/2026).

Wali Kota yang akrab disapa Ning Ita tersebut menambahkan, agar proses penyaluran berjalan tertib dan tidak menimbulkan antrean panjang, distribusi bantuan dilakukan secara bertahap di masing-masing kelurahan.

“Dalam rangka mengurangi penumpukan masyarakat supaya antreannya tidak terlalu panjang, maka pendistribusiannya kita atur per kelurahan,” kata Ning Ita yang hadir bersama Kepala Bulog Mojokerto Muhammad Husin.

Baca Juga: Wali Kota Mojokerto Ajak Warga Pilah Sampah Mulai dari Rumah: Cegah Banjir, Rawat Kebersihan

Secara keseluruhan, penerima bantuan pangan pemerintah di Kota Mojokerto tersebar di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Magersari sebanyak 5.655 KPM, Kecamatan Prajurit Kulon sebanyak 5.275 KPM, dan Kecamatan Kranggan sebanyak 3.577 KPM.

Gelombang pertama, penyaluran difokuskan di Kecamatan Kranggan. Selanjutnya, penyaluran tahap kedua dan ketiga direncanakan dilaksanakan setelah Hari Raya Idul Fitri, dengan sasaran warga di Kecamatan Prajurit Kulon dan Kecamatan Magersari.

Salah satu penerima bantuan, Miftahul Khoiroh (31), mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya.

Baca Juga: Pemkot Mojokerto Susun Grand Design dan Peta Pembangunan Kependudukan

Menurutnya, bantuan beras dan minyak goreng tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan keluarganya.

“Alhamdulillah sangat membantu. Beras 20 kilogram ini bisa untuk makan keluarga saya kurang lebih dua bulan, sementara minyaknya juga cukup untuk kebutuhan menggoreng sekitar satu setengah bulan,” ungkapnya.

Melalui penyaluran bantuan pangan ini, Pemerintah Kota Mojokerto berharap kebutuhan pangan masyarakat dapat tetap terpenuhi sekaligus membantu meringankan beban ekonomi warga yang membutuhkan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Satgas Infrastruktur Jember Percepat Perbaikan Jalan Jelang Lebaran 2026

Pihak Satgas Infrastruktur mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintasi area yang sedang dalam proses pengerjaan.

Chelsea vs PSG: Diprediksi Sengit, Berakhir dengan Skor Imbang

Pertemuan PSG dan Chelsea hampir selalu berakhir sengit. PSG sedikit lebih unggul dengan 2 kemenangan dalam 5 laga, sementara Chelsea menang 1 kali.

Bupati Fawait Tegaskan Urus KTP hingga Layanan Kesehatan di Jember Gratis

Bupati Jember Muhammad Fawait meminta masyarakat segera melaporkan jika menemukan pungutan liar atau pelayanan yang dipersulit.

PKS DPRD Jatim Tagih Bukti Keberpihakan Jamkrida ke UMKM Sebelum Disuntik Modal

Lilik menilai kejelasan kajian kelayakan menjadi hal krusial agar DPRD dapat memastikan tambahan modal benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

83 Ribu Jemaah Haji Indonesia Tertahan di Makkah, DPR RI Minta Pemerintah Jamin Keselamatan

Anggota Komisi VIII DPR RI, Dini Rahmania meminta pemerintah untuk memberikan jaminan perlindungan kepada para jemaah.

DPRD Surabaya Ingatkan ASN Harus Optimal Layani Publik saat Lebaran

Menurut Azhar, sejumlah perangkat daerah memiliki layanan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga dan tidak mengenal jeda pelayanan.