Minggu, 08 Mar 2026 14:04 WIB

Buka Puasa Bareng Mahasiswa, Gus Fawait Serap Ide Pemuda untuk Masa Depan Jember

Bupati Jember Muhamad Fawait saat memberikan sambutan di pendopo wahya wibawagraha Sabtu 8/3/2026 (Foto : Nurul selalu id)
Bupati Jember Muhamad Fawait saat memberikan sambutan di pendopo wahya wibawagraha Sabtu 8/3/2026 (Foto : Nurul selalu id)

selalu.id - Pemerintah Kabupaten Jember melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus silaturahmi tokoh pemuda bertema “Untuk Jember Baru, Jember Maju” di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu (7/3/2026).

Acara tersebut dihadiri perwakilan organisasi mahasiswa, tokoh agama, tokoh pemuda, serta sejumlah organisasi kepemudaan di Kabupaten Jember. Kegiatan ini menjadi ruang komunikasi antara pemerintah daerah dan generasi muda untuk membahas berbagai persoalan pembangunan daerah.

Baca Juga: Pemkab Jember Tegaskan Pasokan BBM Aman, Distribusi Juga Dipantau Ketat

Dalam kesempatan itu, Bupati Jember Muhamad Fawait menyampaikan bahwa forum tersebut tidak sekadar agenda buka puasa bersama, tetapi juga wadah diskusi terbuka antara pemerintah dan kalangan pemuda.

Menurutnya, pemerintah daerah membutuhkan banyak masukan, khususnya dari mahasiswa yang dinilai memiliki gagasan segar untuk pembangunan daerah.

Baca Juga: Pemkab Jember Rapat Darurat dengan Pertamina Antisipasi Kelangkaan BBM

“Saya berharap kegiatan seperti ini tidak hanya sekali dalam setahun, tetapi bisa dilakukan secara berkala agar kita bisa berdialog dan berdiskusi bersama,” ujarnya.

Fawait juga memaparkan sejumlah tantangan yang dihadapi Kabupaten Jember, di antaranya tingginya angka kemiskinan, persoalan kesehatan masyarakat, serta berbagai tantangan di sektor pendidikan dan ekonomi.

Baca Juga: Mengenal Di Chating, Program Pemkab Jember dalam Menekan Angka Stunting

Ia menyebut angka kemiskinan ekstrem di Jember masih menjadi yang tertinggi di Jawa Timur. Kondisi tersebut berdampak pada berbagai sektor lain, seperti kesehatan ibu dan anak serta kasus stunting yang masih menjadi perhatian pemerintah daerah.

Meski demikian, pemerintah terus berupaya melakukan berbagai langkah perbaikan, salah satunya melalui efisiensi anggaran yang kemudian diprioritaskan untuk sektor kesehatan," pungkasnya. (ADV)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kanker Ginjal yang Diderita Vidi Aldiano Sering Tak Bergejala, Begini Cara Deteksinya

Kanker ginjal sering kali tidak menunjukkan gejala pada stadium awal, sehingga pemeriksaan rutin menjadi kunci utama keselamatan pasien.

THR Wajib Dibayar, DPRD Surabaya Ingatkan Pelaku Usaha Siapkan Tabungan Sejak Awal

Buleks berharap komunikasi yang baik bisa terjaga, sehingga kewajiban perusahaan dapat dipenuhi sekaligus menjaga keberlangsungan usaha.

Pasokan BBM Jelang Idul Fitri Melimpah, Bupati Jember: Jangan Panic Buying

Berdasarkan laporan Pertamina, stok BBM di wilayah Jember tidak hanya cukup, tetapi juga tersedia dalam jumlah melimpah.

Pasar Ikan Gunungsari Surabaya Ramai di Bulan Ramadhan, Omzet Pedagang Naik Signifikan

Khusunya pada hari Sabtu, kawasan pasar selalu dipadati pengunjung yang sebagian besar menjadikannya sebagai tempat ngabuburit.

Mobil CRV Laka Tunggal di Masjid Al Akbar Surabaya Sempat Terbang dan Jungkir-balik 

"Mobilnya terbang tinggi, terus terbalik dan nggosrot ada garis putih di jalan," ujar saksi mata Zainul

Vidi Aldiano Tutup Usia

Vidi Aldiano meninggal dunia di usia 35 tahun. Ia sebelumnya mengalami sakit kanker ginjal stadium tiga sejak Desember 2019.