Senin, 20 Jul 2026 11:54 WIB

Buka Puasa Bareng Mahasiswa, Gus Fawait Serap Ide Pemuda untuk Masa Depan Jember

Bupati Jember Muhamad Fawait saat memberikan sambutan di pendopo wahya wibawagraha Sabtu 8/3/2026 (Foto : Nurul selalu id)
Bupati Jember Muhamad Fawait saat memberikan sambutan di pendopo wahya wibawagraha Sabtu 8/3/2026 (Foto : Nurul selalu id)

selalu.id - Pemerintah Kabupaten Jember melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus silaturahmi tokoh pemuda bertema “Untuk Jember Baru, Jember Maju” di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu (7/3/2026).

Acara tersebut dihadiri perwakilan organisasi mahasiswa, tokoh agama, tokoh pemuda, serta sejumlah organisasi kepemudaan di Kabupaten Jember. Kegiatan ini menjadi ruang komunikasi antara pemerintah daerah dan generasi muda untuk membahas berbagai persoalan pembangunan daerah.

Baca Juga: Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Dalam kesempatan itu, Bupati Jember Muhamad Fawait menyampaikan bahwa forum tersebut tidak sekadar agenda buka puasa bersama, tetapi juga wadah diskusi terbuka antara pemerintah dan kalangan pemuda.

Menurutnya, pemerintah daerah membutuhkan banyak masukan, khususnya dari mahasiswa yang dinilai memiliki gagasan segar untuk pembangunan daerah.

Baca Juga: Dari Beasiswa Rp59 Miliar hingga Sekolah Rakyat, Langkah Pemkab Jember Dongkrak Kualitas Pendidikan

“Saya berharap kegiatan seperti ini tidak hanya sekali dalam setahun, tetapi bisa dilakukan secara berkala agar kita bisa berdialog dan berdiskusi bersama,” ujarnya.

Fawait juga memaparkan sejumlah tantangan yang dihadapi Kabupaten Jember, di antaranya tingginya angka kemiskinan, persoalan kesehatan masyarakat, serta berbagai tantangan di sektor pendidikan dan ekonomi.

Baca Juga: Langkah Sigap Pemkab Jember Tangani 29 Siswa Keracunan Program MBG di Bangsalsari

Ia menyebut angka kemiskinan ekstrem di Jember masih menjadi yang tertinggi di Jawa Timur. Kondisi tersebut berdampak pada berbagai sektor lain, seperti kesehatan ibu dan anak serta kasus stunting yang masih menjadi perhatian pemerintah daerah.

Meski demikian, pemerintah terus berupaya melakukan berbagai langkah perbaikan, salah satunya melalui efisiensi anggaran yang kemudian diprioritaskan untuk sektor kesehatan," pungkasnya. (ADV)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.

Demi Tambahan Penghasilan, Perempuan Penjual Roti di Surabaya Kasus Narkoba Lagi

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sembilan paket sabu dengan berat total 96,884 gram serta 10 butir ekstasi seberat 4,274 gram.