Kamis, 03 Sep 2026 16:09 WIB

Buka Puasa Bareng Mahasiswa, Gus Fawait Serap Ide Pemuda untuk Masa Depan Jember

Bupati Jember Muhamad Fawait saat memberikan sambutan di pendopo wahya wibawagraha Sabtu 8/3/2026 (Foto : Nurul selalu id)
Bupati Jember Muhamad Fawait saat memberikan sambutan di pendopo wahya wibawagraha Sabtu 8/3/2026 (Foto : Nurul selalu id)

selalu.id - Pemerintah Kabupaten Jember melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar kegiatan buka puasa bersama sekaligus silaturahmi tokoh pemuda bertema “Untuk Jember Baru, Jember Maju” di Pendopo Wahyawibawagraha, Sabtu (7/3/2026).

Acara tersebut dihadiri perwakilan organisasi mahasiswa, tokoh agama, tokoh pemuda, serta sejumlah organisasi kepemudaan di Kabupaten Jember. Kegiatan ini menjadi ruang komunikasi antara pemerintah daerah dan generasi muda untuk membahas berbagai persoalan pembangunan daerah.

Baca Juga: Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Dalam kesempatan itu, Bupati Jember Muhamad Fawait menyampaikan bahwa forum tersebut tidak sekadar agenda buka puasa bersama, tetapi juga wadah diskusi terbuka antara pemerintah dan kalangan pemuda.

Menurutnya, pemerintah daerah membutuhkan banyak masukan, khususnya dari mahasiswa yang dinilai memiliki gagasan segar untuk pembangunan daerah.

Baca Juga: Pemkab Jember Fokuskan APBD 2026 untuk Kesehatan hingga Pendidikan 

“Saya berharap kegiatan seperti ini tidak hanya sekali dalam setahun, tetapi bisa dilakukan secara berkala agar kita bisa berdialog dan berdiskusi bersama,” ujarnya.

Fawait juga memaparkan sejumlah tantangan yang dihadapi Kabupaten Jember, di antaranya tingginya angka kemiskinan, persoalan kesehatan masyarakat, serta berbagai tantangan di sektor pendidikan dan ekonomi.

Baca Juga: KUA-PPAS P-APBD 2026 Disepakati, Pemkab-DPRD Jember Genjot Pengentasan Kemiskinan Lewat Pelayanan Dasar

Ia menyebut angka kemiskinan ekstrem di Jember masih menjadi yang tertinggi di Jawa Timur. Kondisi tersebut berdampak pada berbagai sektor lain, seperti kesehatan ibu dan anak serta kasus stunting yang masih menjadi perhatian pemerintah daerah.

Meski demikian, pemerintah terus berupaya melakukan berbagai langkah perbaikan, salah satunya melalui efisiensi anggaran yang kemudian diprioritaskan untuk sektor kesehatan," pungkasnya. (ADV)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gandeng PMI Surabaya, PT PAL Indonesia Kirim Donasi Kemanusiaan Rp83,1 Juta ke Korban Gempa NTT

Berdasarkan komunikasi dan assessment sementara tim lapangan di NTT, bantuan akan difokuskan untuk pemenuhan fasilitas dasar masyarakat terdampak.

Bahlil Mini Soccer Zona Madiun Raya Resmi Bergulir, Dibuka Laga Golkar Vs PKB

Ketua Pelaksana Bahlil Mini Soccer 2026 Arif Fathoni mengatakan, antusiasme sekolah dan pelajar untuk mengikuti kompetisi tersebut cukup tinggi.

Ketika Korban Penganiayaan di Surabaya Diintimidasi dan Ditawari Uang Damai Rp150 Juta

Majelis hakim dijadwalkan bakal memeriksa rekaman kamera pengawas atau CCTV pada persidangan pekan depan guna mencocokkan fakta lapangan.

Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Keduanya menjadi korban aksi tidak senonoh atau pelecehan seksual di kawasan Jurang Gongso, Desa Kesimantengah, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!

Bukan sekadar urusan medis, sikap para petugas hingga kelayakan fasilitas di Puskesmas dinilai sangat menentukan kualitas pengalaman berobat warga.

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.