Jumat, 06 Mar 2026 21:53 WIB

Pemkab Jember Rapat Darurat dengan Pertamina Antisipasi Kelangkaan BBM

Bupati Jember Muhamad Fawait saat memimpin rapat darurat secara daring, terkait isu kelangkaan BBM di Jember (Foto: Nurul/selalu.id).
Bupati Jember Muhamad Fawait saat memimpin rapat darurat secara daring, terkait isu kelangkaan BBM di Jember (Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Kabar mengenai stok bahan bakar minyak (BBM) nasional yang disebut hanya cukup untuk 23 hari memicu kepanikan di masyarakat.

Akibatnya, warga ramai-ramai menyerbu sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), termasuk di Kabupaten Jember.

Baca Juga: Pemkab Jember Tegaskan Pasokan BBM Aman, Distribusi Juga Dipantau Ketat

Pantauan di sejumlah SPBU di Jember pada Kamis (5/3/2026) malam, terpantau antrean kendaraan cukup panjang hingga mencapai sekitar 100 meter dan meluber ke badan jalan. Kondisi ini sempat memicu kemacetan di beberapa titik.

Antrean panjang terlihat di antaranya di SPBU Sabtuan Tegal Besar, SPBU Teuku Umar Tegal Besar, SPBU Jalan Gajah Mada, serta beberapa SPBU lainnya di wilayah Jember.

Menyikapi situasi tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember bersama Hiswana Migas dan pihak Pertamina segera menggelar rapat koordinasi melalui zoom meeting yang dipimpin langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait.

“Kami baru tiba di Surabaya dan langsung mendapat kabar bahwa terjadi panic buying di masyarakat akibat isu kelangkaan BBM. Oleh karena itu, kami langsung menggelar rapat bersama Pertamina, dalam hal ini SBM Pertamina Jember dan Hiswana Migas,” katanya, Jumat (6/3/2026).

Sidak SPBU di Jalan Ahmad Yani Kabupaten Jember. (Foto: Nurul/selalu.id).Sidak SPBU di Jalan Ahmad Yani Kabupaten Jember. (Foto: Nurul/selalu.id).

Dalam rapat tersebut, Bupati yang akrab disapa Gus Fawait ini menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terkait ketersediaan BBM di Jember karena stok yang ada dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik menyikapi kabar kelangkaan BBM. Untuk kebutuhan BBM di Jember saat ini masih cukup dan sesuai standar kebutuhan,” jelasnya.

Baca Juga: Mengenal Di Chating, Program Pemkab Jember dalam Menekan Angka Stunting

Rapat terbatas tersebut diikuti oleh Penjabat Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan, pihak SBM Pertamina, serta Hiswana Migas.

Selain itu, Pemkab Jember juga meminta SPBU tetap menyalurkan BBM secara normal serta mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

“Kami juga berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk melakukan pengawasan ketat agar situasi tetap kondusif,” kata Gus Fawait.

Sementara Sub Branch Manager (SBM) Pertamina Jember, Andi Reza, memastikan bahwa stok BBM di wilayah Jember dalam kondisi aman dan bahkan tersedia cukup melimpah.

Baca Juga: DPRD Jatim Minta Percepat Perbaikan Jalur Bondowoso-Jember yang Putus Imbas Jembatan Sentong Ambles

“Sejauh ini tidak ada kendala suplai. Stok yang tersedia sekitar 580 ton. Jika dibutuhkan penambahan penyaluran, Pertamina akan menambah pasokan mulai besok pagi agar ketahanan stok tetap terjaga,” tegasnya.

Terpisah, Ketua Hiswana Migas Besuki Raya, Iqbal Wildan Wardana juga memastikan bahwa ketersediaan BBM di SPBU wilayah Jember tetap aman.

Ia mengimbau masyarakat agar tetap membeli BBM sesuai kebutuhan dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

“Kami pastikan stok BBM tetap aman. Kami juga akan melakukan pengawasan di SPBU dan mengimbau masyarakat untuk membeli BBM secukupnya,” kata Iqbal. (ADV).

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Tertimpa Tembok Ruko, Pemotor Wanita di Surabaya Tewas

Budi mengatakan bahwa tembok yang roboh merupakan tembok ruko yang sudah lama kosong. Tembok tersebut berada di lantai empat.

BRI dan PWI Mojokerto Siap Jalin Kerjasama Lebih Baik

BRI berharap dengan digelarnya media gathering dan buka bersama ini, silaturahmi dan sinergi semakin erat dengan jurnalis.

Garage Day Surabaya 2026: Momen Berbagi dan Peduli pada Keluarga Prasejahtera

Berdasarkan data Dinas Sosial (Dinsos) Surabaya, sebanyak 7.250 keluarga prasejahtera menjadi penerima manfaat tahun ini.

DPRD Jatim Minta Suntikan Modal Rp300 M ke Jamkrida Dibuka Transparan dan Detail

DPRD Jatim menuntut agar seluruh hitungan-hitungan terkait nominal, peruntukan, dan proyeksi kontribusi terhadap PAD dibuka secara terang-terangan.

KA Blambangan Ekspres Tabrak Truk Gandeng di Probolinggo, Perjalanan ke Surabaya Terlambat hingga 3 Jam

Atas kejadian ini, KAI mengimbau masyarakat untuk lebih disiplin saat melintasi perlintasan sebidang dengan selalu mendahulukan perjalanan kereta api.

PGN Siagakan Satgas RAFI 2026, Jaga Keandalan Layanan Gas Bumi Selama Ramadan dan Idul Fitri

Kesiapan ini mencakup penguatan operasional jaringan distribusi, infrastruktur gas bumi, serta layanan pelanggan di seluruh wilayah operasional PGN Group.