Jumat, 04 Sep 2026 17:09 WIB

Mengenal Fariona Ayurizta, Mahasiswi Untag Surabaya yang Sabet Juara 2 dalam Ajang ICIIC Malaysia

Feriona Ayurizta Ilyas, mahasiswi Untag Surabaya yang meraih juara kedua di ajang International Creative and Innovative Idea Competition (ICIIC) Malaysia 2026. (Dok. Untag Surabaya).
Feriona Ayurizta Ilyas, mahasiswi Untag Surabaya yang meraih juara kedua di ajang International Creative and Innovative Idea Competition (ICIIC) Malaysia 2026. (Dok. Untag Surabaya).

selalu.id - Feriona Ayurizta Ilyas, mahasiswi Akuntansi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya kelahiran 2003, meraih juara kedua dalam ajang International Creative and Innovative Idea Competition (ICIIC) Malaysia 2026.

Kemenangan diraih melalui konsep paket wisata interaktif berbasis aplikasi yang mengoptimalkan kekayaan budaya Indonesia untuk menarik wisatawan mancanegara dan meningkatkan devisa negara.

Baca Juga: Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

ICIIC 2026 merupakan kompetisi ide inovatif tingkat internasional yang diselenggarakan The Innovator Generation bekerja sama dengan MNNF Network Malaysia.

Ajang ini membuka kesempatan bagi tiga kategori peserta yakni siswa SMA, mahasiswa, serta profesional atau dosen untuk menghadirkan gagasan kreatif di sektor sains, teknik, kuliner, teknologi, pariwisata, dan olahraga.

Feriona mengungkapkan keikutsertaannya berawal dari temu tak terduga saat berselancar di Instagram pada libur Natal dan Tahun Baru 2025.

“Saya sering mencari informasi lomba secara iseng, lalu menemukan pamflet ICIIC 2026. Setelah melihat detailnya, saya tertarik dan mulai menyusun abstrak yang kemudian lolos seleksi menjadi finalis,” jelasnya, Rabu (4/3/2026).

Ide yang diajukan bertajuk “Multicultural Diversity and Cultural Heritage Festival for a Quality Economy Indonesia Golden Era 2045” mengusung kolaborasi masyarakat lokal, swasta, dan pemerintah dalam pengelolaan pariwisata berbasis budaya.

Konsep intinya adalah penyediaan aplikasi khusus di setiap destinasi wisata, yang memungkinkan wisatawan memilih dan mengakses paket pengalaman budaya secara mandiri.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Soroti Peran Civil Society Lawan Korupsi dan Krisis Demokrasi Indonesia

“Yang membedakan ide saya adalah pendekatan partisipatif, wisatawan tidak hanya mendengar penjelasan tour guide, tetapi bisa mencoba memasak masakan khas, membuat tenun atau batik dengan bimbingan mentor. Aplikasi akan memudahkan mereka memilih jenis paket yang sesuai dengan minat,” ungkap mahasiswi asal Surabaya tersebut.

Persiapan selama satu setengah bulan meliputi pengembangan konsep, penyusunan dokumen lengkap, pembuatan poster dan video presentasi berbahasa Inggris, serta riset data terkini untuk memperkuat argumen.

Presentasi dilakukan secara daring melalui Zoom Meeting di depan juri internasional. Tantangan utama dihadapi adalah keterbatasan waktu yang membuatnya tidak dapat mendapatkan bimbingan mentor dosen khusus, sehingga seluruh persiapan dilakukan secara mandiri.

Juri dan peserta lain menilai ide tersebut relevan dan memiliki potensi besar untuk diwujudkan, karena konsepnya dinilai lebih modern dan menarik bagi wisatawan masa kini.

Baca Juga: Penipuan Lewat HP Kini Kian Canggih, Ini Cara Mencegahnya Kata Pakar TI Untag

"Pengalaman pertama saya di ajang internasional memang penuh tantangan, tetapi sangat menyenangkan dan memberikan wawasan baru tentang inovasi global,” kata Feriona.

Dukungan datang dari berbagai pihak, termasuk keluarga yang memberikan semangat dan membantu latihan presentasi, Ketua Program Studi Akuntansi Maulidah Narastri yang menangani administrasi pengajuan dana, serta pihak universitas yang memberikan dukungan finansial meski pengajuan dilakukan mendekati tenggat waktu.

Tahapan kompetisi dimulai dengan registrasi dan pengiriman abstrak pada 30 Desember 2025, pengumuman finalis pada 2 Januari 2026, pengumpulan karya dan registrasi ulang pada 9 Januari, penilaian dari 10 hingga 20 Januari, serta pengumuman pemenang pada 26 Januari 2026.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.