Jumat, 06 Mar 2026 21:54 WIB

Mengenal Di Chating, Program Pemkab Jember dalam Menekan Angka Stunting

Tim Tenaga Kesehatan dr. Soebandi Jember saat memberikan arahan terkait untuk penurunan stunting kepada masyarakat Jombang, Kabupaten Jember. (Dok: Diskominfo Jember).
Tim Tenaga Kesehatan dr. Soebandi Jember saat memberikan arahan terkait untuk penurunan stunting kepada masyarakat Jombang, Kabupaten Jember. (Dok: Diskominfo Jember).

selalu.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus memperkuat langkah percepatan penurunan stunting.

Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), Kabupaten Jember masih tercatat sebagai daerah dengan angka stunting tinggi di Jawa Timur, yakni menempati posisi kedua dari bawah.

Baca Juga: Pemkab Jember Tegaskan Pasokan BBM Aman, Distribusi Juga Dipantau Ketat

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Jember Muhammad Fawait menggagas program inovatif melalui RSUD dr. Soebandi Jember bertajuk “Di Chating” (Soebandi Cegah Kecacatan Akibat Stunting).

Program ini dijalankan sebagai proyek percontohan di Kecamatan Jombang dan Kecamatan Tanggul dengan durasi pelaksanaan selama tiga bulan.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari dokter spesialis anak, ahli gizi, tenaga kesehatan puskesmas, hingga kader posyandu.

Koordinator Tim Penanganan Stunting RSUD dr Soebandi, dr. Triwinarno menjelaskan bahwa program sudah berjalan selama empat minggu dengan sasaran balita yang terindikasi stunting.

“Sebanyak 161 balita di Kecamatan Jombang telah menjalani pemeriksaan oleh dokter spesialis anak. Setelah pemeriksaan, mereka mendapatkan intervensi berupa susu formula KPMK bernutrisi tinggi yang diberikan secara gratis,” terangnya, Jumat (6/3/2026).

Susu formula tersebut dikonsumsi tiga kali sehari dengan takaran dua sendok makan yang dicampur satu gelas air hangat. Pemberian ini menjadi tambahan asupan gizi bagi balita selama masa intervensi tiga bulan.

Hasil evaluasi sementara menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan. Dari total 161 balita yang mengikuti program, sekitar 50 persen mengalami peningkatan berat badan setelah empat minggu mengonsumsi susu KPMK secara rutin.

Baca Juga: Pemkab Jember Rapat Darurat dengan Pertamina Antisipasi Kelangkaan BBM

Pemerintah Kabupaten Jember optimistis, jika program ini berjalan maksimal hingga akhir periode tiga bulan, maka angka stunting dapat ditekan lebih signifikan.

Program Di Chating bahkan direncanakan akan diperluas ke seluruh kecamatan di Jember apabila hasilnya terbukti efektif.

Sementara Camat Jombang, Farisa Jamal Taslim, mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam pelaksanaan program tersebut.

Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan penanganan stunting.

“Kehadiran tim penanganan stunting ini memberikan harapan baru bagi masyarakat, khususnya keluarga yang memiliki balita dengan risiko stunting,” jelasnya.

Baca Juga: DPRD Jatim Minta Percepat Perbaikan Jalur Bondowoso-Jember yang Putus Imbas Jembatan Sentong Ambles

Salah satu penerima manfaat program, Ana Megawati (23), warga Desa Padomasan, mengaku merasakan dampak positif dari bantuan yang diberikan.

Anak laki-lakinya yang berusia 3,5 tahun mengalami peningkatan berat badan dari 7 kilogram menjadi 9 kilogram setelah rutin mengonsumsi susu KPMK selama empat minggu.

“Alhamdulillah ada perubahan. Kami berharap program ini terus berjalan agar semakin banyak balita yang mendapatkan manfaat,” ujarnya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta dukungan masyarakat, program Di Chating diharapkan dapat menjadi model percepatan penanganan stunting di Kabupaten Jember. (ADV).

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Tertimpa Tembok Ruko, Pemotor Wanita di Surabaya Tewas

Budi mengatakan bahwa tembok yang roboh merupakan tembok ruko yang sudah lama kosong. Tembok tersebut berada di lantai empat.

BRI dan PWI Mojokerto Siap Jalin Kerjasama Lebih Baik

BRI berharap dengan digelarnya media gathering dan buka bersama ini, silaturahmi dan sinergi semakin erat dengan jurnalis.

Garage Day Surabaya 2026: Momen Berbagi dan Peduli pada Keluarga Prasejahtera

Berdasarkan data Dinas Sosial (Dinsos) Surabaya, sebanyak 7.250 keluarga prasejahtera menjadi penerima manfaat tahun ini.

DPRD Jatim Minta Suntikan Modal Rp300 M ke Jamkrida Dibuka Transparan dan Detail

DPRD Jatim menuntut agar seluruh hitungan-hitungan terkait nominal, peruntukan, dan proyeksi kontribusi terhadap PAD dibuka secara terang-terangan.

KA Blambangan Ekspres Tabrak Truk Gandeng di Probolinggo, Perjalanan ke Surabaya Terlambat hingga 3 Jam

Atas kejadian ini, KAI mengimbau masyarakat untuk lebih disiplin saat melintasi perlintasan sebidang dengan selalu mendahulukan perjalanan kereta api.

PGN Siagakan Satgas RAFI 2026, Jaga Keandalan Layanan Gas Bumi Selama Ramadan dan Idul Fitri

Kesiapan ini mencakup penguatan operasional jaringan distribusi, infrastruktur gas bumi, serta layanan pelanggan di seluruh wilayah operasional PGN Group.