Kamis, 03 Sep 2026 14:45 WIB

Mengenal Di Chating, Program Pemkab Jember dalam Menekan Angka Stunting

Tim Tenaga Kesehatan dr. Soebandi Jember saat memberikan arahan terkait untuk penurunan stunting kepada masyarakat Jombang, Kabupaten Jember. (Dok: Diskominfo Jember).
Tim Tenaga Kesehatan dr. Soebandi Jember saat memberikan arahan terkait untuk penurunan stunting kepada masyarakat Jombang, Kabupaten Jember. (Dok: Diskominfo Jember).

selalu.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus memperkuat langkah percepatan penurunan stunting.

Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), Kabupaten Jember masih tercatat sebagai daerah dengan angka stunting tinggi di Jawa Timur, yakni menempati posisi kedua dari bawah.

Baca Juga: Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Jember Muhammad Fawait menggagas program inovatif melalui RSUD dr. Soebandi Jember bertajuk “Di Chating” (Soebandi Cegah Kecacatan Akibat Stunting).

Program ini dijalankan sebagai proyek percontohan di Kecamatan Jombang dan Kecamatan Tanggul dengan durasi pelaksanaan selama tiga bulan.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pihak, mulai dari dokter spesialis anak, ahli gizi, tenaga kesehatan puskesmas, hingga kader posyandu.

Koordinator Tim Penanganan Stunting RSUD dr Soebandi, dr. Triwinarno menjelaskan bahwa program sudah berjalan selama empat minggu dengan sasaran balita yang terindikasi stunting.

“Sebanyak 161 balita di Kecamatan Jombang telah menjalani pemeriksaan oleh dokter spesialis anak. Setelah pemeriksaan, mereka mendapatkan intervensi berupa susu formula KPMK bernutrisi tinggi yang diberikan secara gratis,” terangnya, Jumat (6/3/2026).

Susu formula tersebut dikonsumsi tiga kali sehari dengan takaran dua sendok makan yang dicampur satu gelas air hangat. Pemberian ini menjadi tambahan asupan gizi bagi balita selama masa intervensi tiga bulan.

Hasil evaluasi sementara menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan. Dari total 161 balita yang mengikuti program, sekitar 50 persen mengalami peningkatan berat badan setelah empat minggu mengonsumsi susu KPMK secara rutin.

Baca Juga: Pemkab Jember Fokuskan APBD 2026 untuk Kesehatan hingga Pendidikan 

Pemerintah Kabupaten Jember optimistis, jika program ini berjalan maksimal hingga akhir periode tiga bulan, maka angka stunting dapat ditekan lebih signifikan.

Program Di Chating bahkan direncanakan akan diperluas ke seluruh kecamatan di Jember apabila hasilnya terbukti efektif.

Sementara Camat Jombang, Farisa Jamal Taslim, mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam pelaksanaan program tersebut.

Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan penanganan stunting.

“Kehadiran tim penanganan stunting ini memberikan harapan baru bagi masyarakat, khususnya keluarga yang memiliki balita dengan risiko stunting,” jelasnya.

Baca Juga: Cerita Manis Riezda Indo Dairy, Berdayakan Warga Lokal Lewat Peternakan Sapi Perah

Salah satu penerima manfaat program, Ana Megawati (23), warga Desa Padomasan, mengaku merasakan dampak positif dari bantuan yang diberikan.

Anak laki-lakinya yang berusia 3,5 tahun mengalami peningkatan berat badan dari 7 kilogram menjadi 9 kilogram setelah rutin mengonsumsi susu KPMK selama empat minggu.

“Alhamdulillah ada perubahan. Kami berharap program ini terus berjalan agar semakin banyak balita yang mendapatkan manfaat,” ujarnya.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta dukungan masyarakat, program Di Chating diharapkan dapat menjadi model percepatan penanganan stunting di Kabupaten Jember. (ADV).

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Hingga 28 Agustus 2026, dari total pagu anggaran mencapai Rp1,9 triliun, BPKAD baru merealisasikan anggaran sebesar Rp11 miliar.

Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Machmud membeberkan, sejumlah pengelola kawasan perumahan elit memproduksi air sendiri dan menetapkan tarif secara sepihak kepada para penghuninya.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.

Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono Resmi Sandang Pangkat Irjen Pol

Salah satu keberhasilan paling menonjol saat memimpin Dinas Intelkam Polda Jatim adalah penanganan konflik antar perguruan pencak silat.