Minggu, 16 Agu 2026 08:43 WIB

Pasar Ikan Gunungsari Surabaya Ramai di Bulan Ramadhan, Omzet Pedagang Naik Signifikan

Suasana pasar ikan hias Gunungsari Surabaya. (Foto: dony)
Suasana pasar ikan hias Gunungsari Surabaya. (Foto: dony)

selalu.id – Pasar Ikan Hias Gunungsari yang telah berdiri selama 15 tahun menjadi salah satu destinasi favorit warga Surabaya dan sekitarnya di tengah aktivitas bulan Ramadan. Tempat yang dikenal sebagai surga bagi pecinta ikan hias ini mengalami peningkatan pengunjung dan omzet penjualan yang signifikan.

Pasar ikan ini menawarkan ratusan ragam jenis ikan hias air tawar dan air laut. Mulai dari Guppy, Arwana, Cupang, Koki, hingga ikan Koi dengan berbagai variasi warna. Tidak hanya ramai dikunjungi pada sore hari menjelang berbuka puasa. 

Baca Juga: Selain di Margorejo Surabaya, Pos Polisi Cito juga Dilempar Molotov

Sejak pagi hingga malam hari, khusunya pada hari Sabtu, kawasan pasar selalu dipadati pengunjung yang sebagian besar menjadikannya sebagai tempat ngabuburit. Bahkan para pedagang membuka kiosnya 24 jam nonstop pada weekend day.

“Biasanya dalam sehari hanya laku 5-10 ekor ikan. Namun di bulan puasa ini, penjualan bisa mencapai 20 sampai 30 ekor atau lebih per hari,” ujar Wanto (45) salah satu pedagang ikan hias di pasar tersebut saat ditemui selalu.id dilapaknya pada Sabtu (7/3/2026) petang.

Baca Juga: Pelaku Pelemparan Molotov di Pos Polisi Margorejo Surabaya Itu Kendarai Motor

Pada hari Rabu dan Sabtu khususnya, pasar ini mendapatkan pasokan tambahan ikan dari pedagang grosir di luar kota seperti Kediri, Banyuwangi, dan Tulungagung untuk memenuhi permintaan yang meningkat. 

Deretan kontainer dan plastik berisi ikan hias dengan berbagai ukuran dan warna menghiasi sepanjang lorong pasar, dengan harga yang bervariasi sesuai jenis dan kualitas. Keberadaan pasar ini juga dianggap sebagai bukti geliat ekonomi tradisional di tengah bulan Ramadan. 

Baca Juga: Pos Polisi Margorejo Surabaya Dilempar Molotov, Begini Kesaksian Warga

Rizka (25), seorang kolektor ikan hias yang kerap mengunjungi pasar, menyampaikan bahwa tempat ini mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan menjadi destinasi wisata alternatif bagi warga Kota Pahlawan.

"Biasanya sih kalau kesini rame-rame sama temen-temen sehoby dan gak hanya pas bulan puasa saja kesininya. Cuma disini tiap bulan puasa mesti rame mas, lumayan buat cuci mata lihat ikan-ikan hias disini," terangnya usai berbelanja ikan hias.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

KUA-PPAS Sidoarjo 2026 Digedok, Belanja Daerah Turun Rp102,78 Miliar

Banggar DPRD Sidoarko meminta Pemkab memastikan dokumen perencanaan nasional, provinsi, dan kabupaten tetap selaras.

Pengurus ESI Gresik 2025-2028 Dilantik, Persiapan Porprov Jatim jadi Fokus

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta ESI Gresik memperbanyak event kompetisi untuk menjaring sekaligus membina bibit atlet esports.

Respon Gempa Flores, Polri Prioritaskan Keselamatan Korban dan Warga

Kapolda NTT dan unsur Forkopimda merencanakan peninjauan langsung ke sejumlah wilayah terdampak.

Peringati HUT ke-81 RI, Partai Demokrat Gresik Gelar Aksi Bersih-bersih Makam Pahlawan

Setidaknya ada sekitar 200 warga yang mengikuti kegiatan serentak secara nasional ini, dari berbagai unsur.

Genapi Rehabilitasi Kawasan Pesisir, TPS Serahkan Tiga Ribu Bibit Mangrove ke DLH Surabaya

Penyerahan ini sekaligus melengkapi total penyaluran program “Donasi Oksigen” milik TPS menjadi 10.000 bibit sepanjang tahun 2026.

Jembatan Antar Desa Diresmikan Wabup Sidoarjo, Namanya Jembatan Mak Mimik

Jembatan baru itu memiliki panjang sekitar 7,20 meter dan lebar 3,60 meter.