Minggu, 01 Mar 2026 16:23 WIB

Gantikan Jukir, Pemkot akan Luncurkan 'Voucher Parkir Suroboyo'

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 01 Mar 2026 13:30 WIB
Petugas Dishub Surabaya memperlihatkan vocher parkir Suroboyo. (Dok.Istimewa). 
Petugas Dishub Surabaya memperlihatkan vocher parkir Suroboyo. (Dok.Istimewa). 

selalu.id – Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Perhubungan akan meluncurkan program 'Voucher Parkir Suroboyo' sebagai alternatif pembayaran parkir non-tunai di seluruh titik Parkir Tepi Jalan Umum (TJU).

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dishub Surabaya, Trio Wahyu Bowo mengatakan, kebijakan ini menjadi bagian dari penguatan sistem parkir digital guna menjamin transparansi, efektivitas, dan akuntabilitas retribusi parkir.

Baca Juga: Dishub Surabaya Periksa Kelayakan dan Dokumen Angkutan Jelang Lebaran 2026

Metode pembayaran parkir ini juga akan menggantikan pembayaran parkir konvensional ke juru parkir (Jukir) di tepian jalan di Surabaya. 

“Voucher Parkir Suroboyo ini nantinya dapat digunakan oleh seluruh warga di seluruh titik parkir tepi jalan umum di Surabaya,” kata Trio, Minggu (1/3/2026).

Ia menjelaskan, konsep voucher sebenarnya telah diuji coba terbatas pada awal 2024 di sejumlah lokasi yang dijaga langsung oleh petugas Dishub. 

Melihat hasil evaluasi yang dinilai positif, Dishub memutuskan memperluas cakupan penggunaannya ke seluruh titik TJU.

Baca Juga: Dishub Surabaya Siap Beri Sanksi Tegas Jukir Pakai QRIS Non-Resmi

Untuk memudahkan akses, Pemkot menggandeng berbagai gerai minimarket dan toko modern di Surabaya sebagai tempat pembelian voucher. Tarifnya menyesuaikan ketentuan yang berlaku, yakni Rp2 ribu untuk sepeda motor dan Rp5 ribu untuk mobil.

“Silakan masyarakat membeli voucher di awal, lalu disimpan dan digunakan saat membayar parkir di tepi jalan umum. Cukup menyerahkan lembar voucher yang sudah dibeli kepada petugas,” jelasnya.

Selain sebagai alat pembayaran, Pemkot juga menyiapkan program diskon dan promo khusus bagi pengguna voucher. Skema insentif ini diharapkan mendorong masyarakat beralih dari transaksi tunai ke sistem non-tunai.

Baca Juga: Parkir Non Tunai Gagal Berlaku Menyeluruh 2026, Pemkot Surabaya Berdalih Masih Masa Transisi

Trio menambahkan, pilihan pembayaran parkir kini semakin beragam. Selain voucher, pengguna jasa parkir juga dapat memanfaatkan metode digital lain seperti QRIS maupun kartu uang elektronik (e-Money/e-Toll).

Dengan sistem ini, Dishub berharap transaksi parkir tercatat secara digital sehingga retribusi yang dibayarkan benar-benar masuk ke kas daerah sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Harapannya, berbagai pilihan pembayaran ini memberi kenyamanan dan kepercayaan masyarakat serta memastikan tidak ada yang tidak transparan dan tarifnya tetap sesuai ketentuan,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Dugaan Fasum Dijual Kaplingan, DPRD Surabaya Minta Revisi Site Plan Vila Bukit Mas Dibatalkan

Arif juga meminta Pemerintah Kota Surabaya melalui dinas terkait tidak memproses izin pendirian bangunan apabila dokumen persetujuan warga belum terpenuhi.

Diduga Sopir Mengantuk, Truk Tangki Solar Terjun dari Tol Jombang Mojokerto

Diduga pengemudi mengantuk sehingga kendaraan oleng ke kanan, menabrak beton barrier median tengah dan akhirnya terperosok jatuh ke sungai.

Warga Mulyosari Surabaya Temukan Ular Piton di Selokan, Panjangnya Sampai 4 Meter

“Ular ditemukan di saluran air rumah warga,” tulis laporan petugas saat menemukan reptil sepanjang lebih dari 4 meter dengan diameter sekitar 15–20 sentimeter.

Serangan AS-Israel 1 Maret, Tewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei 

Kantor berita Fars, yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), juga memberitakan bahwa salah satu menantu perempuan Khamenei tewas.

Korina Kartika Sari Maju Sebagai Ketua Kormi Surabaya, Bawa Visi dan Program Khusus

Korina membawa visi untuk menjadikan organisasi tersebut sebagai pusat olahraga masyarakat yang inklusif, berprestasi, dan berkelanjutan.

Gandeng Bupati dan Baznas, PWI Gresik Gelar Buka Bersama, Santuni Puluhan Yatim Piatu

Ketua PWI Gresik, Deni Ali Setiyono mengatakan bahwa santunan anak yatim ini merupakan acara tahunan yang diselenggarakan PWI Gresik di bulan Ramadhan.