Selasa, 20 Okt 2026 11:43 WIB

Gantikan Jukir, Pemkot akan Luncurkan 'Voucher Parkir Suroboyo'

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 01 Mar 2026 13:30 WIB
Petugas Dishub Surabaya memperlihatkan vocher parkir Suroboyo. (Dok.Istimewa). 
Petugas Dishub Surabaya memperlihatkan vocher parkir Suroboyo. (Dok.Istimewa). 

selalu.id – Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Perhubungan akan meluncurkan program 'Voucher Parkir Suroboyo' sebagai alternatif pembayaran parkir non-tunai di seluruh titik Parkir Tepi Jalan Umum (TJU).

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dishub Surabaya, Trio Wahyu Bowo mengatakan, kebijakan ini menjadi bagian dari penguatan sistem parkir digital guna menjamin transparansi, efektivitas, dan akuntabilitas retribusi parkir.

Baca Juga: Warga Surabaya Bayar Retribusi PJU, Tapi Masih Beli Lampu Sendiri 

Metode pembayaran parkir ini juga akan menggantikan pembayaran parkir konvensional ke juru parkir (Jukir) di tepian jalan di Surabaya. 

“Voucher Parkir Suroboyo ini nantinya dapat digunakan oleh seluruh warga di seluruh titik parkir tepi jalan umum di Surabaya,” kata Trio, Minggu (1/3/2026).

Ia menjelaskan, konsep voucher sebenarnya telah diuji coba terbatas pada awal 2024 di sejumlah lokasi yang dijaga langsung oleh petugas Dishub. 

Melihat hasil evaluasi yang dinilai positif, Dishub memutuskan memperluas cakupan penggunaannya ke seluruh titik TJU.

Baca Juga: Cara Dishub Cegah Jukir Liar di Surabaya, Hasilnya juga Merata

Untuk memudahkan akses, Pemkot menggandeng berbagai gerai minimarket dan toko modern di Surabaya sebagai tempat pembelian voucher. Tarifnya menyesuaikan ketentuan yang berlaku, yakni Rp2 ribu untuk sepeda motor dan Rp5 ribu untuk mobil.

“Silakan masyarakat membeli voucher di awal, lalu disimpan dan digunakan saat membayar parkir di tepi jalan umum. Cukup menyerahkan lembar voucher yang sudah dibeli kepada petugas,” jelasnya.

Selain sebagai alat pembayaran, Pemkot juga menyiapkan program diskon dan promo khusus bagi pengguna voucher. Skema insentif ini diharapkan mendorong masyarakat beralih dari transaksi tunai ke sistem non-tunai.

Baca Juga: Ajakan Eri Lawan Jukir Liar Dapat Kritik Warga, Kalau Bentrok Siapa Tanggung Jawab?

Trio menambahkan, pilihan pembayaran parkir kini semakin beragam. Selain voucher, pengguna jasa parkir juga dapat memanfaatkan metode digital lain seperti QRIS maupun kartu uang elektronik (e-Money/e-Toll).

Dengan sistem ini, Dishub berharap transaksi parkir tercatat secara digital sehingga retribusi yang dibayarkan benar-benar masuk ke kas daerah sebagai Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Harapannya, berbagai pilihan pembayaran ini memberi kenyamanan dan kepercayaan masyarakat serta memastikan tidak ada yang tidak transparan dan tarifnya tetap sesuai ketentuan,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ritual Malam Anggoro Kasih di Sendang Agung, Warga Sidoarjo Jaga Nilai Luhur Budaya Jawa

Hari dan pasaran itu diyakini memiliki makna spiritual khusus.

Bupati Subandi: Pokir DPRD Sidoarjo Harus Selaras Regulasi dan Kebutuhan Rakyat

Tujuannya agar setiap usulan pembangunan tidak hanya jadi wacana, tetapi benar-benar sesuai aturan, prioritas, dan mampu dirasakan masyarakat.

150 Produk Pabrik Kosmetik Ilegal di Mojokerto Mengandung Bahan Berbahaya, BPOM RI: Bisa Kanker

"Bisa juga menyebabkan atrofi kulit dan gangguan sistem pelepasan hormon yang tahapan berikutnya bisa berdampak berupa penyakit kanker," ungkap Kepala BPOM RI.

Top 5 Berita: Prabowo Ratas hingga Perda Air Limbah

selalu.id - Lima artikel berita selalu.id masuk dalam top 5 berita sejak Senin (19/10/2026) hingga Selasa (20/10/2026) pagi. Pembaca tertarik pada pemberitaan

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.