Kamis, 04 Jun 2026 05:17 WIB

Dua Mayat di Bekas Aspol Jombang Diduga Kuat Warga Asal Nganjuk

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander
Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander

selalu.id - Dua mayat yang ditemukan di lubang bekas bangunan asrama polisi di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang diduga kuat merupakan warga asal Kabupaten Nganjuk.

Satreskrim Polres Jombang menduga kuat jika kedua korban merupakan ibu dan anak warga asal Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Baca Juga: Jasad Pria di Prambon Masih Misterius, Diperkirakan Meninggal 6 Hari Lalu

Kasatreskrim Polres Jombang, AKP Dimas Robin Alexander mengatakan bahwa, identifikasi awal ini diperkuat dengan ditemukannya satu unit sepeda motor Yamaha Vega bernopol AG 5053 WO di lokasi.

"Setelah kami lakukan penyelidikan, kami mendapatkan suami dari jenazah itu. Dua hari sebelumnya, suami ini melaporkan orang hilang, istrinya yang meninggalkan rumah pagi hari bersama anak, dengan motor tersebut," kata AKP Dimas pada Rabu (25/2/2026).

Ia menambahkan, bahwa identitas resmi masih menunggu pembuktian ilmiah. Saat ini, tim medis masih kesulitan melakukan identifikasi fisik karena kondisi jenazah yang rusak.

Baca Juga: Mayat Pria asal Jombang Ditemukan di Teras Hotel Mojokerto, Masih Pakai Jaket dan Helm

"Sampai saat ini jenazah belum berhasil diidentifikasi karena beberapa sidik jari sudah rusak, sehingga belum bisa kami baca dengan alat identifikasi,” jelasnya.

Jika metode sidik jari tetap gagal, penyidik telah menyiapkan langkah alternatif melalui tes DNA atau pencocokan data antemortem korban, termasuk verifikasi pakaian terakhir yang dikenakan.

Tragedi memilukan ini pertama kali terungkap saat warga menemukan dua jenazah di puing bangunan terbengkalai dengan kondisi kulit mengelupas akibat terbakar. Di lokasi, polisi juga mengamankan sebuah botol berisi cairan yang diduga kuat merupakan bahan bakar minyak (BBM).

Baca Juga: Breaking News: Lelaki Tewas Bersimbah Darah di Sidotopo Surabaya

Hingga kini, Satreskrim Polres Jombang terus melakukan pendalaman intensif untuk mengungkap motif di balik kematian tragis ini.

"Secara penyelidikan memang suami sudah melaporkan kehilangan istri dan anak. Namun secara ilmiah identitas belum bisa kami pastikan. Dugaan sementara kuat ini ibu dan anak asal Nganjuk,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.