Kamis, 04 Jun 2026 08:32 WIB

Jombang Gempar, Dua Mayat Ditemukan di Lubang Bekas Asrama Polisi

Evakuasi dua mayat yang ditemukan di belakang asrama polisi. (Foto: Supri/selalu.id).
Evakuasi dua mayat yang ditemukan di belakang asrama polisi. (Foto: Supri/selalu.id).

selalu.id - Warga Dusun Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang dibuat gempar dengan penemuan dua mayat di lubang bekas asrama polisi (Aspol) yang terbelengkalai, Rabu (25/2/2026).

Informasi yang dihimpun, dua mayat tersebut merupakan seorang ibu dan anaknya. Dua mayat itu ditemukan pertama kali sekitar pukul 14.30 WIB.

Baca Juga: Jasad Pria di Prambon Masih Misterius, Diperkirakan Meninggal 6 Hari Lalu

"Awalnya warga yang tahu, katanya ada mayat di asrama polisi, terus kita cek ke sini ternyata benar," kata Ketua RT setempat, Zamroni.

Zamroni menambahkan, saat awal ditemukan, dirinya mengira jasad itu hanya satu orang. Namun, setelah dilihat lebih lanjut, jasad itu ternyata dua orang.

"Satu wanita, satu anak-anak. Mungkin ibu sama anaknya," jelasnya.

Baca Juga: Mayat Pria asal Jombang Ditemukan di Teras Hotel Mojokerto, Masih Pakai Jaket dan Helm

Zamroni menyebut, saat ditemukan jasad itu berada di sebuah lubang puing-puing bangunan dengan kedalaman lebih dari satu meter. Posisinya juga berada di semak-semak.

"Posisinya dua-duanya tidak menggunakan pakaian sama sekali, dan sudah melepuh,” bebernya.

Dari pengecekan awal, Zamroni mengaku tidak mengenali kedua jasad tersebut. Ia menduga, kedua jasad itu bukan warganya.

Baca Juga: Breaking News: Lelaki Tewas Bersimbah Darah di Sidotopo Surabaya

"Kalau kelihatannya bukan orang sini,” tandasnya.

Proses evakuasi jasad korban masih dilakukan. Petugas kepolisian dari Polsek Ploso hingga Satreskrim Polres Jombang juga sudah berada di lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.