Sabtu, 13 Jun 2026 16:38 WIB

Tangis Haru Lepas Kepergian Adi Sutarwijono di Gedung DPRD Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 12 Feb 2026 15:57 WIB
Pelepasan dan penghormatan terakhir untuk Adi Sutarwijono di Gedung DPRD Surabaya. (Foto: Ade/selalu.id).
Pelepasan dan penghormatan terakhir untuk Adi Sutarwijono di Gedung DPRD Surabaya. (Foto: Ade/selalu.id).

selalu.id - Ratusan pelayat mengantar penghormatan terakhir bagi Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono atau yang akrab disapa Cak Awi, sebelum dimakamkan di TPU Keputih, Kamis (12/2/2026).

Jenazah tiba di Gedung DPRD Surabaya sekitar pukul 13.30 WIB. Sejumlah anggota dewan tampak hadir mengenakan pakaian serba hitam.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Nasional Program Indonesia-UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Wajah-wajah mereka terlihat tegar namun menyimpan duka mendalam atas kepergian sosok yang selama ini memimpin lembaga legislatif Kota Pahlawan tersebut.

Prosesi pelepasan diawali dengan pembacaan riwayat hidup almarhum oleh Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah.

Suasana ruangan hening saat perjalanan hidup dan pengabdian Cak Awi dibacakan.

Sambutan kemudian disampaikan Wakil Ketua DPRD Surabaya Bahtiyar Rifa’i. Ia mewakili pimpinan dan seluruh anggota dewan menyampaikan belasungkawa mendalam.

“Saya bersaksi beliau orang yang sangat bertanggung jawab. Dalam kondisi sakit pun beliau masih hadir di gedung ini memimpin rapat, bahkan tetap memenuhi undangan partainya di Jakarta. Itu bentuk tanggung jawab beliau,” ungkapnya.

Baca Juga: Ternyata, Ini Penyebab Aliran Air di Tambaksari Surabaya Tidak Lancar

Menurutnya, Cak Awi merupakan sosok pemimpin berintegritas dan berdedikasi tinggi terhadap tugasnya.

“Dengan penuh hormat, kami melepas jenazah Bapak untuk dimakamkan di TPU Keputih. Selamat jalan rekan, sahabat, dan pimpinan kami. Tugasmu di dunia telah selesai, beristirahatlah dengan damai,” tutur Bahtiyar.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang turut hadir juga menyampaikan rasa kehilangan mendalam. Ia menyebut almarhum sebagai pribadi yang memimpin dengan hati.

“Beliau mengajarkan kepada kita bagaimana merangkul dan menyatukan kepentingan masyarakat Surabaya,” katanya.

Baca Juga: Masa Depanku Direnggut: Kisah Sedih Gadis Surabaya Dilecehkan sang Pelatih

Atas nama Pemerintah Kota Surabayaa dan warga, Eri juga memohonkan maaf apabila semasa hidup almarhum terdapat kekhilafan.

“Kami mendoakan semoga segala amal ibadahnya diterima dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan,” ujarnya.

Prosesi pelepasan berlangsung khidmat. Gedung DPRD Surabaya menjadi saksi terakhir penghormatan bagi sosok yang dikenal dekat dengan berbagai kalangan tersebut, sebelum akhirnya diberangkatkan menuju tempat peristirahatan terakhir di TPU Keputih Surabaya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Semarak Piala Dunia 2026, Warga Desa Medali di Mojokerto Pasang 48 Bendera Kontestan

Sebanyak 48 bendera yang berlaga di piala dunia itu didapatkan dari anggaran yang diperoleh dari iuran secara sukarela.

Sekretariat DPRD Jatim Kembangkan Tanaman Hidroponik, Sri Wahyuni Mengapresiasi

Di area depan ruangan Fraksi PDI-P, terlihat deretan tanaman hidroponik yang ditanam menggunakan media pipa paralon tersusun rapi.

Peringati Harganas ke-33, KB Permanen di Jember Sasar 234 Perempuan dan 25 Laki-laki

Target akseptor MOW di Jember berkisar 250 peserta dan kini hampir seluruhnya telah terpenuhi.

Demi Tingkatkan Layanan ke Masyarakat, Polres Probolinggo Resmikan Gedung SPKT Baru

Kapolres Probolinggo juga mengingatkan seluruh personel yang bertugas di SPKT agar mengedepankan sikap ramah, responsif, dan berorientasi pada solusi.

Diduga Ada yang Nyontek di Seleksi Direksi PDAM Delta Tirta, Begini Pengakuan Seorang Peserta

"Saya duduk bersebelahan dengan yang diduga pelaku. Selain saya, ada yang duduk di depan dan di belakang yang juga mengetahui kejadian tersebut," ungkap Sigit.

Lagi Asyik Latihan Musik, Motor Pemuda di Mojokerto Dicuri Maling

Sebelum beraksi, pelaku datang dua kali, pertama memantau keadaan dan dua kali motor langsung dibawa kabur.