Minggu, 12 Jul 2026 02:14 WIB

Dorong Penguatan Mutu Pendidikan, DPRD Jatim Minta Pergub PSM Segera Disahkan

Wakil Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Hikmah Bafaqih. (Dok. PKB Jatim for selalu.id).
Wakil Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Hikmah Bafaqih. (Dok. PKB Jatim for selalu.id).

selalu.id - Wakil Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Hikmah Bafaqih menilai Peraturan Gubernur tentang Peran Serta Masyarakat (PSM) perlu segera memperoleh kepastian pelaksanaan sebagai langkah strategis memperkuat mutu pendidikan menengah atas di Jatim.

Menurutnya, tantangan dunia pendidikan saat ini semakin kompleks dan tidak dapat hanya bergantung pada skema pendanaan rutin seperti BPOPP maupun BOS.

Baca Juga: DPRD Jatim Siapkan Nobar Semifinal Pildun 2026, Ada Hiburan hingga Hadiah Menarik

Keduanya dinilai masih memiliki keterbatasan untuk mendukung pengembangan sekolah secara menyeluruh, terutama dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“Sekolah saat ini tidak hanya membutuhkan pembangunan fisik seperti ruang kelas atau laboratorium, tetapi juga membutuhkan penguatan kualitas pembelajaran, peningkatan kompetensi guru, hingga inovasi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman,” jelas Hikmah kepada selalu.id, Senin (25/5/2026).

Politisi PKB ini menegaskan, PSM tidak boleh dimaknai sempit hanya sebagai persoalan sumbangan pendanaan.

Menurutnya, partisipasi masyarakat dalam pendidikan memiliki cakupan yang jauh lebih luas dan tidak dapat disamakan dengan pungutan.

“PSM jangan hanya diartikan sumbangan pendanaan. Kalaupun ada partisipasi dalam bentuk pendanaan, sekali lagi itu bukan pungutan, tetapi partisipasi masyarakat yang sifatnya sukarela dan luas,” tegasnya.

Hikmah menjelaskan, keterlibatan masyarakat dalam pendidikan bisa diwujudkan melalui berbagai bentuk.

Mulai dari peran aktif orang tua wali murid, paguyuban kelas, kegiatan parents day, hingga keterlibatan dunia usaha dan dunia industri dalam mendukung pengembangan sekolah.

Baca Juga: Ratusan Buruh Geruduk DPRD Jatim, Tuntut Program MBG hingga SPMB

“Di PSM itu bisa ada parents day, ada keikutsertaan orang tua dalam paguyuban kelas, paguyuban orang tua, serta kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri. Jadi semangatnya adalah membangun ekosistem pendidikan bersama-sama,” katanya.

Ketua Perempuan Bangsa Jatim ini menilai, masyarakat di sekitar sekolah sebenarnya memiliki sumber daya dan potensi yang sangat kaya untuk mendukung pendidikan.

Potensi tersebut tidak hanya berupa bantuan pendanaan, tetapi juga pengalaman, kompetensi, jejaring, hingga dukungan moral dan sosial bagi perkembangan peserta didik.

“Resources yang dimiliki masyarakat sekitar sekolah, baik orang tua maupun selain orang tua, itu sangat beragam dan kaya. Tidak hanya dari sisi pendanaan saja, tetapi juga kemampuan, pengalaman, dan keterlibatan yang bisa memperkuat kualitas pendidikan,” papar Hikmah.

Baca Juga: DPRD Jatim Minta Aturan Tegas Anti‑LGBT Hingga ke Daerah

Ia pun mengingatkan agar orientasi pembangunan pendidikan tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik sekolah.

Tantangan pendidikan masa depan membutuhkan penguatan kualitas pembelajaran, literasi digital, inovasi pendidikan, dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Hikmah menegaskan, Komisi E DPRD Jatim mendorong agar regulasi terkait PSM segera diperkuat sehingga sekolah memiliki ruang yang lebih luas untuk melakukan pengembangan mutu pendidikan secara berkelanjutan.

"Dengan dukungan kebijakan yang jelas, dunia pendidikan di Jawa Timur mampu bergerak lebih progresif dan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan sekolah," pungkasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Pasangan Kekasih yang Terjun ke Jurang Pacet Mojokerto Itu Masih Remaja, Ini Identitasnya

Akibat insiden ini, pasangan kekasih tersebut mengalami luka parah. Keduanya saat ini masih mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Pasangan Kekasih Pengendara Motor Vario Terjun ke Jurang Pacet Mojokerto, Begini Kondisinya

Hingga kini belum diketahui secara pasti penyebab kecelakaan tersebut. Kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam.

Syarat, Jadwal hingga Mencairkan BLT Kesra Rp900 Ribu pada Juli 2026

Apabila pemerintah memutuskan untuk mencairkan kembali BLT Kesra untuk masyarakat, maka calon penerima wajib melakukan pengecekan berkala.

Gadis 14 Tahun Asal Surabaya Diduga Alami Eksploitasi, Dipaksa Ngamen, Hingga Hamil dalam Penyekapan

Korban diduga berkenalan dengan pelaku melalui media sosial pada Januari dan hilang dari rumah pada Maret 2026.

Terapkan Kontrak Digital Pegawai, Pelindo Daya Sejahtera jadi Rujukan Emas UBS

Kunjungan UBS Gold dilakukan atas rekomendasi mitra usaha yang mengetahui keberhasilan PDS dalam menerapkan sistem itu.

Bisnis Narkoba Belum Dimulai, Pengedar Ekstasi di Surabaya Keburu Diringkus

Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan puluhan pil ekstasi yang disembunyikan di balik bungkus rokok.