Kamis, 05 Nov 2026 05:42 WIB

Dorong Penguatan Mutu Pendidikan, DPRD Jatim Minta Pergub PSM Segera Disahkan

Wakil Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Hikmah Bafaqih. (Dok. PKB Jatim for selalu.id).
Wakil Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Hikmah Bafaqih. (Dok. PKB Jatim for selalu.id).

selalu.id - Wakil Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Hikmah Bafaqih menilai Peraturan Gubernur tentang Peran Serta Masyarakat (PSM) perlu segera memperoleh kepastian pelaksanaan sebagai langkah strategis memperkuat mutu pendidikan menengah atas di Jatim.

Menurutnya, tantangan dunia pendidikan saat ini semakin kompleks dan tidak dapat hanya bergantung pada skema pendanaan rutin seperti BPOPP maupun BOS.

Baca Juga: Ekonomi Masih Tertekan, DPRD Jatim Minta Pemerintah Tunda Penambahan Pajak Baru

Keduanya dinilai masih memiliki keterbatasan untuk mendukung pengembangan sekolah secara menyeluruh, terutama dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

“Sekolah saat ini tidak hanya membutuhkan pembangunan fisik seperti ruang kelas atau laboratorium, tetapi juga membutuhkan penguatan kualitas pembelajaran, peningkatan kompetensi guru, hingga inovasi pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman,” jelas Hikmah kepada selalu.id, Senin (25/5/2026).

Politisi PKB ini menegaskan, PSM tidak boleh dimaknai sempit hanya sebagai persoalan sumbangan pendanaan.

Menurutnya, partisipasi masyarakat dalam pendidikan memiliki cakupan yang jauh lebih luas dan tidak dapat disamakan dengan pungutan.

“PSM jangan hanya diartikan sumbangan pendanaan. Kalaupun ada partisipasi dalam bentuk pendanaan, sekali lagi itu bukan pungutan, tetapi partisipasi masyarakat yang sifatnya sukarela dan luas,” tegasnya.

Hikmah menjelaskan, keterlibatan masyarakat dalam pendidikan bisa diwujudkan melalui berbagai bentuk.

Mulai dari peran aktif orang tua wali murid, paguyuban kelas, kegiatan parents day, hingga keterlibatan dunia usaha dan dunia industri dalam mendukung pengembangan sekolah.

Baca Juga: Anggaran Logistik Bencana Tembus Rp41 M: DPRD Jatim Tuntut Pangan Bergizi, Jangan Cuma Kenyang

“Di PSM itu bisa ada parents day, ada keikutsertaan orang tua dalam paguyuban kelas, paguyuban orang tua, serta kolaborasi dengan dunia usaha dan dunia industri. Jadi semangatnya adalah membangun ekosistem pendidikan bersama-sama,” katanya.

Ketua Perempuan Bangsa Jatim ini menilai, masyarakat di sekitar sekolah sebenarnya memiliki sumber daya dan potensi yang sangat kaya untuk mendukung pendidikan.

Potensi tersebut tidak hanya berupa bantuan pendanaan, tetapi juga pengalaman, kompetensi, jejaring, hingga dukungan moral dan sosial bagi perkembangan peserta didik.

“Resources yang dimiliki masyarakat sekitar sekolah, baik orang tua maupun selain orang tua, itu sangat beragam dan kaya. Tidak hanya dari sisi pendanaan saja, tetapi juga kemampuan, pengalaman, dan keterlibatan yang bisa memperkuat kualitas pendidikan,” papar Hikmah.

Baca Juga: DPRD dan Pemprov Jatim Ancam Sanksi Sekolah Penahan Ijazah: Jangan Hambat Masa Depan Siswa!

Ia pun mengingatkan agar orientasi pembangunan pendidikan tidak hanya bertumpu pada pembangunan fisik sekolah.

Tantangan pendidikan masa depan membutuhkan penguatan kualitas pembelajaran, literasi digital, inovasi pendidikan, dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Hikmah menegaskan, Komisi E DPRD Jatim mendorong agar regulasi terkait PSM segera diperkuat sehingga sekolah memiliki ruang yang lebih luas untuk melakukan pengembangan mutu pendidikan secara berkelanjutan.

"Dengan dukungan kebijakan yang jelas, dunia pendidikan di Jawa Timur mampu bergerak lebih progresif dan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan sekolah," pungkasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Tanda-tanda HP Disadap, Kenali 5 Ciri Ini dan Cara Mengatasinya Sebelum Data Bocor

Aksi peretasan ini tak hanya merampas privasi, namun berujung fatal pada pencurian data sensitif, seperti akun media sosial hingga kredensial perbankan.

Reaksi Presiden Prabowo saat Tahu Disadap Listyo Sigit Cs

Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa tindakan penyadapan semacam ini sangat mengkhawatirkan dan menjadi ancaman serius bagi kepentingan nasional.

Sukses Tekan Kasus Penyakit Menular, Wali Kota Mojokerto Ning Ita Sabet ATM Award 2026

Ning Ita menyebut capaian ini tidak lepas dari kerja bareng lintas sektor. Deteksi dini, kemudahan akses layanan, dan dukungan anggaran jadi fondasi utama.

Peringati HLUN 2026, Pemkab Sidoarjo Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Ramah Lansia

Wabup Sidoarjo Mimik Idayana menyampaikan bahwa perhatian terhadap kesejahteraan lansia harus diwujudkan dalam program kerja yang riil dan berdampak langsung.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkoba Rp35 M, Pelakunya Petani hingga Pegawai Klinik

Dari pengungkapan ini, tim menyita barang bukti 1.765,13 gram sabu, 4,41 gram ganja, serta 2.018 butir ekstasi, dan meringkus 180 tersangka.

Wujud Kepedulian Sesama, PT SIER Gelar Aksi Donor Darah di Hari Pahlawan

SIER berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.