Rabu, 23 Sep 2026 19:05 WIB

DPRD Soroti Lemahnya Pengawasan Inspektorat Terkait Proyek Molor di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 14 Jan 2026 16:01 WIB

selalu.id - DPRD Surabaya prihatin banyaknya proyek strategis yang molor di Kota Surabaya pada tahun anggaran 2025 

 

Baca Juga: Pungli Rekrutmen Pemkot Surabaya: Jangan Cuma Tangkap Kroco, Seret Penikmat Aliran Dananya!

Di tengah keterbatasan fiskal yang dihadapi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, keterlambatan proyek dinilai justru berpotensi menambah beban anggaran daerah.

 

Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto, menilai molornya sejumlah proyek tidak bisa dilepaskan dari lemahnya pengawasan internal Pemkot. Karena itu, DPRD mendesak Inspektorat Surabaya untuk turun langsung melakukan pemeriksaan.

 

“Beberapa proyek yang molor di tahun anggaran 2025 ini perlu mendapat pengawasan serius dari internal pemerintah kota, khususnya Inspektorat,” kata Achmad, Rabu (13/1/2026).

 

Menurutnya, Inspektorat memiliki peran strategis dalam memastikan setiap tahapan proyek berjalan sesuai perencanaan, mulai dari proses tender hingga pelaksanaan di lapangan. Pengawasan yang lemah dinilai berisiko membuat proyek tidak selesai tepat waktu dan akhirnya membebani keuangan daerah.

Baca Juga: Mulai Bulan Depan ASN Surabaya Ngantor di Balai RW, Ini Perintah Tegas Wali Kota Eri

 

“Inspektorat harus benar-benar mengawasi masing-masing dinas dalam pelaksanaan tender dan pengerjaan proyek agar sesuai dengan perencanaan yang sudah ditetapkan,” ujarnya.

 

Achmad menegaskan, keterlambatan proyek bukan hanya persoalan teknis semata, melainkan juga menyangkut akuntabilitas dan efektivitas penggunaan anggaran. 

Baca Juga: Lomba Kampung Pancasila 2026 Surabaya Resmi Digelar, Berhadiah Puluhan Juta dan Bantuan Menarik

 

Evaluasi dan pengawasan, kata dia, seharusnya menjadi tanggung jawab internal Pemkot, bukan hanya mengandalkan pengawasan dari pihak eksternal.

 

“Pemerintah kota sebenarnya sudah memiliki infrastruktur pengawasan internal. Kalau fungsi Inspektorat dijalankan maksimal, proyek-proyek di OPD dan dinas seharusnya bisa diminimalkan risikonya untuk molor,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Oknum ASN Jember Dilaporkan ke Itjen Kemenag Buntut Nikah Siri, Modusnya Bikin Ngelus Dada

Oknum ASN itu berinisial AFA, yang bertugas di salah satu Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) di Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember.

Kekeringan di Jatim Makin Parah, Fraksi PKS Sentil Pemprov: Jangan Cuma Sibuk Bagi-bagi Air!

Saat ini, krisis kekeringan di Jawa Timur kian meluas, dengan 24 kabupaten/kota telah menetapkan status siaga maupun tanggap darurat. 

Ketika Sedekah Bumi dan Pengajian Satukan Warga Sidoarjo

Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan bahwa Sedekah Bumi merupakan bentuk rasa syukur sekaligus momentum untuk memperkuat silaturahmi antarwarga.

Update Korban KM Virgo Transport 8: Satu Ditemukan Lagi, 116 Masih dalam Pencarian

Sebanyak 108 orang dinyatakan selamat dan 19 orang meninggal dunia. Sementara itu, 116 orang lainnya masih dalam pencarian.

KPK Geledah Kantor BPN Kota Mojokerto Usut Kasus Suap HGB

Juru bicara KPK Budi Prasetyo, membenarkan adanya kegiatan penggeledahan paksa yang dilakukan oleh penyidik di Kantor ATR/BPN Kota Mojokerto.

Pemkot Mojokerto Bekali Warga Skill Terampil Demi Kemandirian Ekonomi

Bersama Balai Latihan Kerja Mojokerto, pemerintah kota kembali membuka Batch II tahun 2026.