Rabu, 05 Agu 2026 09:26 WIB

DPRD Soroti Lemahnya Pengawasan Inspektorat Terkait Proyek Molor di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 14 Jan 2026 16:01 WIB

selalu.id - DPRD Surabaya prihatin banyaknya proyek strategis yang molor di Kota Surabaya pada tahun anggaran 2025 

 

Baca Juga: Uji Coba Perlinsos Digital Surabaya Tembus 99,94 Persen, Puluhan Ribu Bansos Salah Sasaran juga Sukses Ditekan

Di tengah keterbatasan fiskal yang dihadapi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, keterlambatan proyek dinilai justru berpotensi menambah beban anggaran daerah.

 

Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto, menilai molornya sejumlah proyek tidak bisa dilepaskan dari lemahnya pengawasan internal Pemkot. Karena itu, DPRD mendesak Inspektorat Surabaya untuk turun langsung melakukan pemeriksaan.

 

“Beberapa proyek yang molor di tahun anggaran 2025 ini perlu mendapat pengawasan serius dari internal pemerintah kota, khususnya Inspektorat,” kata Achmad, Rabu (13/1/2026).

 

Menurutnya, Inspektorat memiliki peran strategis dalam memastikan setiap tahapan proyek berjalan sesuai perencanaan, mulai dari proses tender hingga pelaksanaan di lapangan. Pengawasan yang lemah dinilai berisiko membuat proyek tidak selesai tepat waktu dan akhirnya membebani keuangan daerah.

Baca Juga: DPRD Minta Pemkot Surabaya Tak Tunggu Laporan Warga untuk Normalisasi Saluran Air

 

“Inspektorat harus benar-benar mengawasi masing-masing dinas dalam pelaksanaan tender dan pengerjaan proyek agar sesuai dengan perencanaan yang sudah ditetapkan,” ujarnya.

 

Achmad menegaskan, keterlambatan proyek bukan hanya persoalan teknis semata, melainkan juga menyangkut akuntabilitas dan efektivitas penggunaan anggaran. 

Baca Juga: Jelang HUT RI, DPRD Surabaya Soroti Minimnya Bendera Merah Putih di Pertokoan

 

Evaluasi dan pengawasan, kata dia, seharusnya menjadi tanggung jawab internal Pemkot, bukan hanya mengandalkan pengawasan dari pihak eksternal.

 

“Pemerintah kota sebenarnya sudah memiliki infrastruktur pengawasan internal. Kalau fungsi Inspektorat dijalankan maksimal, proyek-proyek di OPD dan dinas seharusnya bisa diminimalkan risikonya untuk molor,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Penyelundupan Narkotika Rp3 Miliar Jaringan Internasional di Bandara Juanda Digagalkan

Kini seluruh barang bukti beserta tersangka diserahkan ke Polresta Sidoarjo guna pengembangan dan proses hukum lebih lanjut. Tersangka terancam hukuman mati.

Soekarno Cup 2026 Bergulir di Jatim: Diikuti 16 Tim se-Indonesia, Final Digelar di GBT

Mengusung semangat persatuan dari ujung timur hingga ujung barat Indonesia, turnamen ini siap menyatukan talenta-talenta muda dari Papua hingga Sumatera Utara.

Diduga Palsukan Surat BPJS dan Tunggak Gaji Rp3,6 Miliar, PT Kelola Mina Laut Dipolisikan

Surat rekayasa itu disinyalir digunakan untuk membobol atau mencairkan hak BPJS Ketenagakerjaan para buruh yang seharusnya belum jatuh tempo.

Tergerus Pasar Digital, Pedagang Kampung Bendera Darmokali Surabaya Menangis Omzet Anjlok

Para pedagang pun menyuarakan harapan agar masyarakat Kota Pahlawan tetap bersedia membeli secara langsung ke Kampung Bendera Darmokali bukan beli di online.

Pria di Gangsir Pasuruan Tewas usai Ditangkap Polisi, Keluarga Tuntut Keadilan

Keluarga menegaskan, jika ditemukan indikasi pelanggaran prosedur oleh oknum petugas, proses hukum tegas harus ditegakkan.

Potret Sentuhan Kemanusiaan Polisi untuk Korban KMP Mutiara Sentosa II

Pelayanan itu dilakukan agar proses evakuasi hingga penanganan pascakejadian berlangsung efektif dan seluruh korban dapat segera memperoleh pelayanan terbaik.