Jumat, 04 Sep 2026 12:52 WIB

Korban Bertambah, Keracunan Soto Ayam MBG Mojokerto Capai 384 Orang

selalu.id – Jumlah korban keracunan menu soto ayam dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Mojokerto bertambah menjadi 384 orang. Korban terdiri dari siswa dan orang tua siswa.

Pantauan di RSUD Prof dr Soekandar, Kecamatan Mojosari, hingga Selasa (13/1/2026), puluhan korban masih menjalani perawatan medis akibat insiden tersebut.

Baca Juga: Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Data RSUD Prof dr Soekandar mencatat, dari total 65 korban yang sempat dirawat sejak Sabtu (10/1/2026) pasca menyantap menu soto ayam MBG, sebanyak 26 orang masih menjalani perawatan. Menu tersebut didistribusikan oleh SPPG Yayasan Bina Bangsa Semarang di Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.

“Penanganan update terakhir, sudah banyak yang KRS. Sebanyak 25 orang sudah pulang, yang masih dirawat di tempat kami tersisa 26 orang. Rencana KRS anak-anak 10 orang dan dewasa enam orang,” kata Koordinator Dokter IGD RSUD Prof dr Soekandar, dr Agi Fristawan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto Teguh Gunarko menyampaikan bahwa total korban terdampak keracunan MBG mencapai 384 orang berdasarkan data terbaru.

Baca Juga: Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

“Data terbaru sampai pukul 20.00 WIB kemarin, jumlah korban keracunan 384 orang, dengan rawat inap 158 orang,” ujarnya.

Sebelumnya, keracunan massal menu MBG terjadi di Kecamatan Kutorejo. Para korban mengalami gejala seperti diare, muntah, dan pusing setelah mengonsumsi menu soto ayam.

Baca Juga: Pemkab Mojokerto Kucurkan Rp3,2 Miliar untuk Kelompok Tani, Ajak Milenial Tak Gengsi jadi Petani

Menu tersebut disediakan oleh SPPG Yayasan Bina Bangsa Semarang yang berlokasi di Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. Sedikitnya tujuh sekolah terdampak dalam insiden ini, dengan ribuan porsi MBG didistribusikan di wilayah tersebut.

Pemerintah Kabupaten Mojokerto telah menetapkan kejadian ini sebagai kejadian luar biasa. Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak juga sempat meninjau korban di Pondok Pesantren Ma’had An Nur dan RSUD Prof dr Soekandar.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.

Cerita Pemuda Lamongan Sulap Kamar di Sambikerep Surabaya jadi Gudang Transit Sabu

Kini, langkah BN terhenti. Pemuda Lamongan itu harus menukar kamar kontrakannya di Sambikerep dengan dinginnya sel tahanan Polrestabes Surabaya.

Taman Dayu Rayakan Anniversary Lewat Turnamen Golf Bernuansa Bali

General Manager Taman Dayu Golf Club & Resort Brendan Sentosa mengatakan perayaan anniversary ini menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada komunitas.

Mangkrak dan Tak Ada Kepastian, Tiga Pembeli Apartemen PT TPI Gugat Pengembang Rp6,49 Miliar di PN Surabaya

Langkah hukum ini ditempuh lantaran unit yang telah dilunasi sejak 2024 tak kunjung diserahterimakan.

Ketika Peziarah Terusik dengan Markanya Anjal dan Pengemis di Kawasan Sunan Ampel Surabaya

Aduan tersebut mengalir deras ke hotline Lapor Cak Eri. Sejumlah peziarah mengaku kerap diresahkan oleh aksi anjal yang meminta uang dengan berbagai macam cara.

Resmi Dikelola Pemkab Pasuruan, Rest Area dan Tengger Cultural Center Tosari Siap Dihidupkan

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan komitmennya untuk segera mengaktifkan fasilitas penunjang wisata tersebut.