Minggu, 15 Feb 2026 12:16 WIB

Korban Bertambah, Keracunan Soto Ayam MBG Mojokerto Capai 384 Orang

selalu.id – Jumlah korban keracunan menu soto ayam dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Mojokerto bertambah menjadi 384 orang. Korban terdiri dari siswa dan orang tua siswa.

Pantauan di RSUD Prof dr Soekandar, Kecamatan Mojosari, hingga Selasa (13/1/2026), puluhan korban masih menjalani perawatan medis akibat insiden tersebut.

Baca Juga: Brigjen Dekananto Eko Purwono Dianugerahi Satyalancana Wira Karya, Ini Rekam Jejaknya

Data RSUD Prof dr Soekandar mencatat, dari total 65 korban yang sempat dirawat sejak Sabtu (10/1/2026) pasca menyantap menu soto ayam MBG, sebanyak 26 orang masih menjalani perawatan. Menu tersebut didistribusikan oleh SPPG Yayasan Bina Bangsa Semarang di Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.

“Penanganan update terakhir, sudah banyak yang KRS. Sebanyak 25 orang sudah pulang, yang masih dirawat di tempat kami tersisa 26 orang. Rencana KRS anak-anak 10 orang dan dewasa enam orang,” kata Koordinator Dokter IGD RSUD Prof dr Soekandar, dr Agi Fristawan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto Teguh Gunarko menyampaikan bahwa total korban terdampak keracunan MBG mencapai 384 orang berdasarkan data terbaru.

Baca Juga: Santri asal Sidoarjo Meninggal Dunia Diduga Tersengat Listrik di Mojokerto

“Data terbaru sampai pukul 20.00 WIB kemarin, jumlah korban keracunan 384 orang, dengan rawat inap 158 orang,” ujarnya.

Sebelumnya, keracunan massal menu MBG terjadi di Kecamatan Kutorejo. Para korban mengalami gejala seperti diare, muntah, dan pusing setelah mengonsumsi menu soto ayam.

Baca Juga: Satgas Pangan Polres Mojokerto Sidak Pasar, Temukan Harga Beras di Atas HET

Menu tersebut disediakan oleh SPPG Yayasan Bina Bangsa Semarang yang berlokasi di Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. Sedikitnya tujuh sekolah terdampak dalam insiden ini, dengan ribuan porsi MBG didistribusikan di wilayah tersebut.

Pemerintah Kabupaten Mojokerto telah menetapkan kejadian ini sebagai kejadian luar biasa. Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak juga sempat meninjau korban di Pondok Pesantren Ma’had An Nur dan RSUD Prof dr Soekandar.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Buka Pendaftaran Paskibraka 2026, Ini Syaratnya bagi Pelajar Kelas X 

Pemkot Surabaya mengajak pelajar yang memenuhi syarat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebagai ajang pembentukan karakter.

Target Suara Golkar Naik 20 Persen, Arif Fathoni Gelar Ziarah Wali Lima di Dapil 3 Surabaya

Ziarah dipilih karena memiliki makna spiritual sekaligus mempererat komunikasi langsung antara wakil rakyat dan warga.

Dispendik Surabaya Buka Seleksi Dewan Pendidikan 2026–2030, Ini Jadwal dan Syaratnya

Seleksi terbuka bagi seluruh unsur masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, praktisi pendidikan, pengusaha, hingga aktvis organisasi masyarakat dan agama.

Lebaran Idul Fitri Tahun Ini, Penjahit Padat Karya Surabaya Cairkan Tabungan Rp50,4 Juta

Uci menjelaskan, skema tabungan dilakukan dengan menyisihkan sebagian ongkos jahit setiap kali menerima pekerjaan.

Mengalirkan Kebaikan di HUT ke-52 SIER, Dirut Danareksa Turut Donorkan Darah

Peserta donor berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari karyawan aktif SIER, para pensiunan, tenant kawasan industri, hingga masyarakat umum.

Komitmen Green Party, PKB Jatim Kampanye Anti-Plastik Sekali Pakai

Gus Halim menuturkan, isu lingkungan memang menjadi perhatian serius PKB sejak awal.