Senin, 20 Jul 2026 11:53 WIB

Korban Bertambah, Keracunan Soto Ayam MBG Mojokerto Capai 384 Orang

selalu.id – Jumlah korban keracunan menu soto ayam dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Mojokerto bertambah menjadi 384 orang. Korban terdiri dari siswa dan orang tua siswa.

Pantauan di RSUD Prof dr Soekandar, Kecamatan Mojosari, hingga Selasa (13/1/2026), puluhan korban masih menjalani perawatan medis akibat insiden tersebut.

Baca Juga: Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mojokerto Bakal Digelar di GOR Seni Majapahit

Data RSUD Prof dr Soekandar mencatat, dari total 65 korban yang sempat dirawat sejak Sabtu (10/1/2026) pasca menyantap menu soto ayam MBG, sebanyak 26 orang masih menjalani perawatan. Menu tersebut didistribusikan oleh SPPG Yayasan Bina Bangsa Semarang di Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto.

“Penanganan update terakhir, sudah banyak yang KRS. Sebanyak 25 orang sudah pulang, yang masih dirawat di tempat kami tersisa 26 orang. Rencana KRS anak-anak 10 orang dan dewasa enam orang,” kata Koordinator Dokter IGD RSUD Prof dr Soekandar, dr Agi Fristawan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto Teguh Gunarko menyampaikan bahwa total korban terdampak keracunan MBG mencapai 384 orang berdasarkan data terbaru.

Baca Juga: Pria yang Sering Curi Motor di Mojokerto Ditangkap, Ini Tampangnya

“Data terbaru sampai pukul 20.00 WIB kemarin, jumlah korban keracunan 384 orang, dengan rawat inap 158 orang,” ujarnya.

Sebelumnya, keracunan massal menu MBG terjadi di Kecamatan Kutorejo. Para korban mengalami gejala seperti diare, muntah, dan pusing setelah mengonsumsi menu soto ayam.

Baca Juga: Gara-gara Bambang, Ribuan Siswa di Mojokerto Kini Tak Dapat MBG

Menu tersebut disediakan oleh SPPG Yayasan Bina Bangsa Semarang yang berlokasi di Desa Wonodadi, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto. Sedikitnya tujuh sekolah terdampak dalam insiden ini, dengan ribuan porsi MBG didistribusikan di wilayah tersebut.

Pemerintah Kabupaten Mojokerto telah menetapkan kejadian ini sebagai kejadian luar biasa. Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak juga sempat meninjau korban di Pondok Pesantren Ma’had An Nur dan RSUD Prof dr Soekandar.

Editor : Ading
Berita Terbaru

1 Rumah dan 3 Lapak di Dukuh Kupang Surabaya Terbakar

Berdasarkan laporan petugas, objek yang terbakar meliputi satu rumah milik Suprapti serta tiga lapak usaha.

Ratusan Guru Ikuti TPN XIII Jember, Perkuat Kolaborasi Wujudkan Pendidikan Berdampak

Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kabupaten Jember, tetapi juga dari sejumlah daerah di Jawa Timur, seperti Pasuruan dan Probolinggo.

Bupati Fawait Minta Ribuan Mahasiswa KKN Fokus Dukung Desa dan Validasi Data Kemiskinan

"Mahasiswa jangan hanya menjadi pengamat atau pemberi kritik, tetapi juga ikut menghadirkan solusi," ujar Fawait.

Api Tinggi Tampak di Area TPA Benowo Surabaya, Begini Kesaksian Pengendara

Informan bernama Amar itu menyebut bahwa ia merekam kejadian tepat saat melintasi jalan menuju gerbang tol Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

Hukum Pidana Tanpa Kasta: Menepis Hak Istimewa di Hadapan Hukum

Hukum tunduk pada pembuktian, bukan pada jabatan. Kewenangan negara pun dibatasi oleh UU, dan bukan oleh hierarki kekuasaan.

Bisnis Keterampilan Rajut dari Candipari, Perjalanan Ernawati Menembus Pasar Internasional

Meski telah menjangkau pasar internasional, Ernawati tetap mempertahankan prinsip yang sama sejak awal merintis usaha, yakni bekerja dengan sabar dan telaten.