Selasa, 20 Okt 2026 02:40 WIB

Pakar Ekonomi Unair Sebut Ada 3 Cara Mengatasi Kelangkaan Minyak Goreng

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 26 Feb 2022 15:18 WIB
Ilustrasi Minyak Goreng. Foto: Istimewa
Ilustrasi Minyak Goreng. Foto: Istimewa

selalu.id - Pakar ekonomi Universitas Airlangga (UNAIR), Rossanto Dwi Handoyo menanggapi kelangkaan minyak goreng di pasar dalam negeri. Dwi mengatakan, pemerintah harus ambil bagian mengatasi permasalahan tersebut.

"Kelangkaan tersebut harus menjadi perhatian bersama. Sebelumnya minyak goreng di dalam negeri sempat mengalami over-supply sehingga pemerintah menerapkan kebijakan terkait Program Biodiesel 30 Persen (B30)," kata Rossanto, Sabtu (26/2/2022).

Baca Juga: Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Rossanto menjelaskan, setidaknya ada tiga hal yang harus diupayakan oleh pemerintah agar kelangkaan minyak goreng dalam negeri bisa teratasi.

Pertama, menaikkan Pajak Ekspor Minyak Goreng. Harga minyak goreng dunia mengalami kenaikan dari yang awalnya di harga $1100 menjadi $1340.

"Untuk itu, pemerintah perlu menyeimbangkan kebutuhan dalam negeri dan luar negeri," jelasnya.

Harga minyak luar negeri saat ini, kata dia memang cukup menjanjikan. Namun apabila dirasa kurang efektif dalam mendorong kebutuhan pasar dalam negeri, pemerintah dapat menerapkan pajak ekspor minyak goreng menjadi lebih tinggi.

"Dengan begitu pemerintah dapat memastikan pasokan minyak goreng dalam negeri tercukupi," jelasnya.

Kebijakan perdagangan juga bisa dilakukan pemerintah dengan menaikturunkan kebijakan ekspor. Apabila kebutuhan dalam negeri masih kurang, maka pemerintah bisa menaikkan pajak ekspor.

"Sehingga mengurangi motivasi produsen domestik untuk mengekspor minyak ke luar negeri karena pajak tinggi," ujarnya.

Sebaliknya, lanjut Rossanto, jika kebutuhan dalam negeri sudah terpenuhi, pemerintah bisa menurunkan pajak ekspor. Hal tersebut akan mendorong produsen melakukan ekspor ke luar negeri sehingga tidak ada yang menumpuk di gudang.

Baca Juga: Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

"Semua CPO (Crude Palm Oil, Red) yang diproduksi juga bisa terjual, baik di dalam atau luar negeri," paparnya.

Lalu yang kedua, relaksasi Kebijakan Biodiesel 30 Persen (B30), menurut Rossanto, pemerintah dapat melakukan relaksasi atau pengenduran kewajiban produsen untuk memenuhi kebutuhan biodiesel 30 persen.

Persentase biodiesel bisa dikurangi menjadi 20 persen selama masa gejolak kelangkaan minyak goreng terjadi.

"Jika dirasa masih cukup tinggi, bisa diturunkan lagi sampai 15 persen," tuturnya.

Kemudian, yang ketiga melakukan operasi pasar, Rossanto menyebut, dalam jangka pendek, pemerintah bisa melakukan operasi pasar.

Misalnya dengan melacak dari produsen harus memiliki kewajiban untuk mensuplai kebutuhan dalam negeri terlebih dahulu sebelum memenuhi kebutuhan ekspor.

Baca Juga: Kasus Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi

Lebih lanjut Rossanto menyampaikan, pemerintah harus memastikan pasokan minyak goreng dalam negeri terpenuhi dengan harga yang wajar dan terjangkau oleh masyarakat.

"Misalnya dengan menerapkan kebijakan 20-30 persen dari produksi harus dipasarkan di dalam negeri," jelasnya.

Efektivitas kebijakan-kebijakan tersebut lebih terasa jika intervensi di sektor hulu lebih diutamakan daripada di sektor hilir.

Ia menambahkan, operasi pasar terbuka yang dilakukan pemerintah di sektor hilir dengan menjual minyak goreng harga murah, dinilai kurang efektif.

"Selama pasokan minyak goreng di pasar dalam negeri masih kurang, hal itu akan terjadi kelangkaan dan harganya akan naik," jelasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sidak SPBU, Polres Probolinggo Tegaskan Stok BBM Aman dan Bantah Isu Panic Buying

Sejauh ini, sedikitnya 11 SPBU telah dipantau oleh tim gabungan, termasuk dari Satreskrim Polres Probolinggo, dan ditegaskan stok BBM aman.