Selasa, 13 Okt 2026 21:35 WIB

Tak Sampai Setengah Hari, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Sekuriti di Sukomanunggal

Jenazah petugas satpam yang jadi korban pembunuhan (foto: istimewa)
Jenazah petugas satpam yang jadi korban pembunuhan (foto: istimewa)

selalu.id - Polisi dikabarkan telah menangkap pelaku pembunuhan DK, sekuriti yang tewas di pos jaga kawasan Graha Darmo Satelit I, Sukomanunggal, Surabaya, Senin (11/5/2026).

Kapolsek Sukomanunggal Kompol M. Akhyar saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut. 

Baca Juga: Enam Saksi Diperiksa, Pembunuhan di Toko Bangunan Menguat ke Motif Cemburu

“Iya,” jawabnya singkat saat dikonfirmasi selalu.id melalui pesan whatsapp. 

Namun, mantan Kasi Humas Polrestabes Surabaya itu enggan memberikan keterangan lebih rinci.

“Besok Pak Kapolrestabes saja mas,” jawabnya saat ditanya terkait waktu dan lokasi penangkapan. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun selalu.id, penangkapan dilakukan oleh tim gabungan Polsek Sukomanunggal, Unit Resmob dan Unit Jatanras Sat Reskrim Polrestabes Surabaya. 

Pelaku yang identitasnya masih belum diungkapkan itu diduga kuat adalah rekan kerja korban. 

Baca Juga: Modal Rp5 Ribu, Kakek di Surabaya Cabuli Remaja 12 Tahun

“Motifnya dendam, pelaku rekan kerja sesama security,” ujar sumber yang enggan namanya dipublikasikan.

Sebelumnya diberitakan, seorang sekuriti berinisial DK ditemukan tewas di pos jaga kawasan Graha Darmo Satelit I, Sukomanunggal, Surabaya, Senin (11/5/2026).

Korban merupakan pria berusia 44 tahun asal Perak, Surabaya. Jasadnya ditemukan dalam kondisi tergeletak dengan luka berdarah di beberapa bagian tubuh.

Kusnul, salah satu petugas kebersihan di lokasi, mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh sesama sekuriti saat pergantian shift pagi sekitar pukul 07.00 WIB.

Baca Juga: Kesadisan Pemuda yang Bunuh dan Bakar Pelajar SMK di Pasuruan, Bikin Istighfar

“Ditemukan sekitar jam 7 tadi. Yang menemukan itu sesama sekuriti. Jadi waktu mau tukar shift pagi, kok lampunya belum dimatikan. Pas masuk ke pos, korban sudah tergeletak,” ungkapnya saat ditemui di lokasi.

Menurut Kusnul, korban dikenal sebagai pribadi yang baik dan tidak pernah memiliki masalah dengan warga sekitar selama bekerja sebagai petugas keamanan.

“Sudah empat tahun jadi sekuriti. Orangnya baik, sopan. Kalau shift siang sering kasih makan anak-anak kebersihan. Dievakuasi jam 10 tadi,” lanjut warga Jalan Banyu Urip tersebut.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kisah Tragis Pasangan Muda di Mojokerto jadi Spesialis Maling Motor

Langkah tegas ini merupakan komitmen Polres Mojokerto dalam memberantas tindak kejahatan jalanan dan menjaga kondusivitas keamanan di Bumi Majapahit.

DPRD Nganjuk Hentikan Total Pembangunan Wisata Watu Lawang, Ini Duduk Perkaranya

Endah membeberkan, DPRD Nganjuk sebenarnya sudah mewanti-wanti agar seluruh pengerjaan fisik di lapangan disetop sementara waktu, namun kini makin ngawur.

Di Sidoarjo, Mendikdasmen Perintahkan Sekolah Harus Perkuat Sains dan Teknologi

Di sisi lain, persoalan kekerasan dan perundungan di lingkungan sekolah juga menjadi perhatian pemerintah. 

Melihat Tubuh Lewat Seni Lukis dalam Pameran The Imaginary Bodies di ARTOTEL Grand Prima Surabaya

Penikmat seni maupun masyarakat umum bisa menikmati deretan karya ini mulai 12 Oktober 2026 hingga 31 Januari 2027 mendatang.

Petrokimia Gresik Ungkap Penyebab Pipanya Bocor di Surabaya yang Bikin Heboh

Meski begitu, Petrokimia Gresik bersama pihak terkait kini masih melakukan pendalaman untuk mengetahui secara pasti penyebab kejadian tersebut.

Tekan Pengangguran, Disnaker Nganjuk Buka Pelatihan Babershop dan Barista

Kegiatan pelatihan kali ini juga dalam rangka mendukung peringatan Hari Santri 2026. Pelatihan akan berlangsung selama 12 hari ke depan.