Sabtu, 29 Agu 2026 17:32 WIB

Tak Sampai Setengah Hari, Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Sekuriti di Sukomanunggal

Jenazah petugas satpam yang jadi korban pembunuhan (foto: istimewa)
Jenazah petugas satpam yang jadi korban pembunuhan (foto: istimewa)

selalu.id - Polisi dikabarkan telah menangkap pelaku pembunuhan DK, sekuriti yang tewas di pos jaga kawasan Graha Darmo Satelit I, Sukomanunggal, Surabaya, Senin (11/5/2026).

Kapolsek Sukomanunggal Kompol M. Akhyar saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut. 

Baca Juga: Dituduh Lecehkan Karyawan, Bos Restoran WNA Korea Anggap Dirinya Tak Bersalah dan Janji Koperatif 

“Iya,” jawabnya singkat saat dikonfirmasi selalu.id melalui pesan whatsapp. 

Namun, mantan Kasi Humas Polrestabes Surabaya itu enggan memberikan keterangan lebih rinci.

“Besok Pak Kapolrestabes saja mas,” jawabnya saat ditanya terkait waktu dan lokasi penangkapan. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun selalu.id, penangkapan dilakukan oleh tim gabungan Polsek Sukomanunggal, Unit Resmob dan Unit Jatanras Sat Reskrim Polrestabes Surabaya. 

Pelaku yang identitasnya masih belum diungkapkan itu diduga kuat adalah rekan kerja korban. 

Baca Juga: Kejari Surabaya Tangani Sindikat Kasus Penipuan Asmara Online, Begini Cara Pelaku Beraksi

“Motifnya dendam, pelaku rekan kerja sesama security,” ujar sumber yang enggan namanya dipublikasikan.

Sebelumnya diberitakan, seorang sekuriti berinisial DK ditemukan tewas di pos jaga kawasan Graha Darmo Satelit I, Sukomanunggal, Surabaya, Senin (11/5/2026).

Korban merupakan pria berusia 44 tahun asal Perak, Surabaya. Jasadnya ditemukan dalam kondisi tergeletak dengan luka berdarah di beberapa bagian tubuh.

Kusnul, salah satu petugas kebersihan di lokasi, mengatakan korban pertama kali ditemukan oleh sesama sekuriti saat pergantian shift pagi sekitar pukul 07.00 WIB.

Baca Juga: 12 Warga Jatim jadi Korban Penipuan Kerja ke Hong Kong, Kerugian Ratusan Juta

“Ditemukan sekitar jam 7 tadi. Yang menemukan itu sesama sekuriti. Jadi waktu mau tukar shift pagi, kok lampunya belum dimatikan. Pas masuk ke pos, korban sudah tergeletak,” ungkapnya saat ditemui di lokasi.

Menurut Kusnul, korban dikenal sebagai pribadi yang baik dan tidak pernah memiliki masalah dengan warga sekitar selama bekerja sebagai petugas keamanan.

“Sudah empat tahun jadi sekuriti. Orangnya baik, sopan. Kalau shift siang sering kasih makan anak-anak kebersihan. Dievakuasi jam 10 tadi,” lanjut warga Jalan Banyu Urip tersebut.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jawab Tantangan Era Mobil Listrik, Organda Surabaya Siapkan Skema DP Nol untuk Pemilik Angkot

Organda tengah menyiapkan terobosan agar pemilik angkutan kota bisa memiliki kendaraan listrik dengan skema pembiayaan yang lebih ringan.

Selebgram Ratu Felisha Diperiksa Polda Jatim Terkait Promosi Arisan Bodong Joiss

Pemeriksaan ini merupakan penjadwalan ulang dari panggilan pertama yang seharusnya dilaksanakan Kamis pekan sebelumnya.

Berkat Akses dan Kualitas Kesehatan, Kota Mojokerto Terima Insentif Fiskal 2 Miliar

Ning Ita, mengatakan capaian ini merupakan buah dari komitmen yang dibangun secara konsisten sejak periode pertama hingga periode kedua kepemmimpinannya.

Niat Kembalikan NU Seperti Dulu, Caketum PBNU Gus Kikin Ketengahkan Dokumen Asas Awal

Gus Kikin menyebut telah ditemukan kembali dokumen asas awal pertama NU didirikan dan sekitar tiga tahun lalu telah diterbitkan dalam bentuk buku.

Sidoarjo Raih Penghargaan Nasional Pengelolaan Sampah dan Kabupaten Asri

Ajang tersebut diikuti tujuh provinsi, 93 kabupaten, dan 35 kota se-Jawa dan Bali.

Gebyar UMKM 2026 jadi Sarana Promosi Produk Unggulan Sidoarjo

Perubahan pola konsumsi masyarakat membuat kemampuan promosi menjadi bagian penting dalam pengembangan usaha, terutama melalui media sosial.