Senin, 09 Feb 2026 17:45 WIB

Ekspor Krimer Senilai USD 5,25 Juta ke Malaysia Dilepas dari Mojokerto

selalu.id – Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri melepas ekspor krimer PT Lautan Natural Krimerindo di Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Rabu (17/12/2025).

 

Baca Juga: Pesan Khusus Ning Ita pada Insan Pers Dalam Perayaan HPN ke-80 di Mojokerto

Dalam kegiatan tersebut, Wamen Perdagangan didampingi Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra serta CEO PT Lautan Natural Krimerindo Hendrik Gunawan.

 

Pelepasan ekspor ini merupakan bagian dari kegiatan serentak di delapan kota dan provinsi. Pada kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan Budi Santoso melepas ekspor PT Denso Indonesia di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

 

Selain krimer, sejumlah komoditas lain juga dilepas untuk tujuan ekspor ke berbagai negara, antara lain Malaysia, Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, Jepang, Montenegro, Suriname, Guinea Khatulistiwa, dan Korea Selatan.

 

Baca Juga: Sate 'Nggarai Tangi' di Pinggiran Sawah Mojokerto, Begini Khasiatnya untuk Pria Dewasa

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri menyebut nilai ekspor krimer yang dilepas dari Mojokerto menuju Malaysia mencapai USD 5,25 juta.

 

“Kita melakukan pelepasan ekspor lagi nilainya sudah saya jelaskan cukup terang juga ada nilai ekspornya diberada di 5,25 juta USD. Hari ini ada beberapa perusahaan, jadi kita melakukan pelepasan ekspor serentak di beberapa wilayah, beberapa provinsi, ada 8 lokasi, salah satunya PT Lautan Natural Krimerindo,” ujarnya.

 

Baca Juga: Dukung Program Presiden Prabowo, Pemkot Mojokerto Gelar Kerja Bakti Massal

Ia menambahkan, Kementerian Perdagangan juga mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah agar mampu menembus pasar ekspor.

 

“Ini merupakan salah satu fokus kami juga di Kementerian Perdagangan, bagaimana bukan hanya industri-industri besar, tapi para pelaku usaha UMKM itu juga kita berdayakan karena pada intinya kita juga punya network di 33 negara dalam bentuk atas perdagangan, Indonesia Trade Promotion Center, menurut kita itu juga melakukan business matching secara rupiah masyarakat ataupun pelaku usaha di seluruh wilayah di Indonesia,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Menanti Siapa Saja Anggota DPRD Surabaya yang Jadi Tersangka Kasus Bimtek

Kasus ini berpusat pada dugaan penyalahgunaan anggaran kegiatan bimtek bagi anggota DPRD Surabaya yang menyedot anggaran hingga miliaran rupiah.

Tingkatkan Layanan Terminal Peti Kemas, Pelindo Datangkan Alat Bongkar Muat Baru

Alat-alat tersebut rencananya akan mulai tiba secara bertahap pada semester-II tahun 2026.

Kasus Korupsi Bimtek DPRD Surabaya, Siapa yang Akan Jadi Tersangka?

Kasus ini berpusat pada dugaan penyalahgunaan anggaran kegiatan bimtek bagi anggota DPRD Surabaya dengan anggaran miliaran rupiah.

Khofifah Dirujak Netizen usai Mangkir di Sidang Korupsi Dana Hibah Jatim: Pedes Banget!

Tak banyak dari mereka, menyatakan kekhawatiran akan kemungkinan penyelidikan tidak berjalan transparan, hingga menginginkan proses hukum berjalan cepat.

Temuan Mengejutkan Menteri LH saat Sidak Kebersihan di Surabaya, Langsung Beri Catatan Khusus

“Kalau masih seperti itu, maka agak susah untuk kita tingkatkan nilainya,” tegas Menteri Lingkungan Hidup RI, Dr. Hanif Faisol Nurofiq.

Surabaya Jadi Satu-satunya Wakil Indonesia di Tokyo Global Forum on Children 2026

Partisipasi Surabaya juga didukung rekam jejak sebagai kota yang tujuh kali berturut-turut meraih predikat Kota Layak Anak tingkat nasional.