Kamis, 04 Jun 2026 11:47 WIB

Mata Rantai Ganja di Rumah Kontrakan Jombang Berawal dari Kasus Diwek

selalu.id – Terbongkarnya perkebunan ganja skala besar di rumah kontrakan Dusun Mojongapit, Kabupaten Jombang, merupakan hasil pengembangan kasus narkotika yang sebelumnya diungkap polisi di Kecamatan Diwek.

 

Baca Juga: Mayat Pria asal Jombang Ditemukan di Teras Hotel Mojokerto, Masih Pakai Jaket dan Helm

Satresnarkoba Polres Jombang menelusuri mata rantai peredaran ganja tersebut hingga akhirnya mengamankan penyewa rumah kontrakan berinisial R pada Senin (15/12/2025) siang.

 

Kasus ini berawal dari penangkapan seorang pelaku di wilayah Diwek yang terbukti membeli bibit atau biji ganja. Dari hasil pemeriksaan, polisi memperoleh petunjuk yang mengarah ke rumah kontrakan R di Mojongapit sebagai lokasi budidaya.

 

Berdasarkan informasi tersebut, polisi melakukan pengembangan hingga penggerebekan dilakukan sekitar pukul 12.30 WIB. Operasi dipimpin langsung Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan.

 

Baca Juga: Kebakaran Rumah di Jombang Makan Dua Korban Jiwa ART, Diduga karena Konsleting Listrik AC

Dalam penggeledahan, petugas menemukan lebih dari 100 batang tanaman ganja segar, 5,3 kilogram ganja kering siap edar, serta sejumlah toples berisi ganja yang sedang direndam. Rumah kontrakan yang berada di kawasan padat penduduk itu diketahui disulap menjadi fasilitas produksi ganja dengan dua kamar tidur dijadikan greenhouse mini.

 

Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan mengatakan, pengungkapan ini menjadi bagian dari upaya memutus mata rantai peredaran ganja di wilayah Jombang.

 

Baca Juga: Mayat Pria dengan Luka Sayat di Leher Gegerkan Warga Jombang

“Pelaku mengaku baru satu kali panen, namun keterangan tersebut masih kami dalami,” ujar Ardi.

 

Saat ini, R ditahan di Mapolres Jombang. Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap jaringan distribusi ganja yang lebih luas terkait kasus tersebut.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.