Jumat, 23 Okt 2026 18:56 WIB

Open Bidding Enam JPT Surabaya Sepi Peminat, Target Kinerja Jadi Alasan ASN Tak Lamar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 27 Nov 2025 11:42 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

 selalu.id – Seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di Pemerintah Kota Surabaya tahun 2025 minim pendaftar. Dari enam posisi yang dibuka hanya dua jabatan yang terisi dan lolos administrasi.

 

Baca Juga: Keluh Warga Bratang Gede Surabaya soal Pemotongan Unggas, Baunya Menyengat dan Bising

Dua jabatan tersebut yaitu Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu serta Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan. Masing-masing jabatan diisi tiga kandidat.

 

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyebut minimnya pendaftar menjadi tantangan dalam seleksi tahun ini. Ia menduga sistem kontrak kinerja membuat ASN mempertimbangkan ulang untuk mendaftar.

 

“Setiap kepala PD memiliki kontrak kinerja, apabila ada yang tidak sesuai bisa turun jabatannya. Mungkin hal itu yang menjadi pertimbangan pendaftar,” ujar Eri, Kamis 27 November 2025.

 

Berdasarkan hasil Tim Penilai Kinerja ASN atau Komite Talenta pada 19 sampai 20 November 2025, nama-nama yang lolos administrasi akan diusulkan ke KASN untuk mendapat persetujuan sebelum masuk tahap berikutnya.

 

Jika disetujui, para kandidat akan menjalani penulisan makalah, wawancara akhir, serta paparan visi misi dan target kinerja perangkat daerah.

 

Eri menegaskan seleksi dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan dan penyegaran struktur organisasi. Ia menyebut pejabat yang menduduki posisi kepala perangkat daerah wajib memenuhi kontrak kinerja yang telah ditetapkan. Jika target tidak tercapai, pejabat berpotensi dicopot.

 

Baca Juga: Parah! Gerobak Sampah Dicuri di Surabaya, Pelaku Terekam CCTV

“Pejabat tidak hanya harus pintar, tetapi juga punya keberanian dan pengalaman untuk keluar dari zona nyaman. Penilaian seleksi juga akan melibatkan media dan masyarakat secara online,” jelasnya.

 

Berikut daftar pejabat yang dinyatakan lulus seleksi administrasi.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

1. Farida Fitrianing Arum, Kepala Bidang Distribusi Perdagangan Dinkopumdag Kota Surabaya

2. Lasidi, Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

3. Wawan Windarto, Camat Tenggilis Mejoyo Kota Surabaya

Baca Juga: Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

 

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan

1. Adi Gunita, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Surabaya

2. Aly Murtadlo, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa serta Administrasi Pembangunan Setdakota Surabaya

3. Iman Kristian Maharhandono, Kepala Bidang Bangunan Gedung Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polda Jatim Gulung 1.212 Tersangka dalam Operasi Sikat Semeru 2026

Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi kejahatan yang paling mendominasi.

Korban Tewas dalam Karhutla Bromo Bertambah, Kini jadi 6 Orang

Gugurnya Suraji menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). 

Mahasiswa yang Bawa Brass Knuckle saat Demo di Surabaya Ditetapkan Tersangka

Saat ini, polisi masih mendalami tujuh orang yang diperiksa intensif. Sementara tiga lainnya sudah dipulangkan.

Gandeng PMI dan Unair, Yayasan Amway Peduli Edukasi Pentingnya Gut Health

Menjaga kondisi tubuh membutuhkan pendekatan menyeluruh melalui pola makan seimbang, olahraga teratur, dan istirahat yang cukup.

Operasi Patuh Semeru 2026 Dua Pekan Kedepan, ETLE Tetap Berjalan Tilang Manual Berlaku Awal November

Tilang manual akan difokuskan pada pelanggaran kasat mata, antara lain pengendara yang melawan arus, menggunakan knalpot brong.

Ngaku Imam Mahdi, Pria di Bangkalan Tipu Korban Miliaran Modus Jual Tiket Surga dan Top Up Umur

Hingga saat ini sudah ada empat orang korban yang melapor ke polisi.