Kamis, 04 Jun 2026 22:32 WIB

Ini Stretegi Wali Kota Surabaya Pulihkan Ekonomi Selama Masa Pandemi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 21 Feb 2022 12:16 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan gebrakan pemulihan ekonomi dengan menjadikan Maret 2022 sebagai dimulainya rangkaian program padat karya.

Tujuannya untuk menggerakkan kembali roda perekonomian Kota Pahlawan yang terdampak selama pandemi Covid-19.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gagar Otak dan Patah Tulang

"Pemulihan ekonomi itu agenda prioritas saya, di samping penanganan pandemi dan perlindungan sosial. Kita canangkan Maret sebagai dimulainya rangkaian program padat karya," kata Eri, Minggu (20/2/2022).

Eri mengatakan bahwa sudah menyiapkan skema, untuk bisa menggerakkan ekonomi secara lebih masif, berujung pada penyerapan tenaga kerja dan pengurangan kemiskinan.

Selain itu, Eri membeber tiga strategi untuk mengoptimalkan program padat karya. Pertama, padat karya berbasis UMKM, termasuk di dalamnya para PKL. Saat ini Pemkot Surabaya sudah menyiapkan sejumlah program intervensi untuk UMKM dan PKL.

"Jadi kalau teman-teman mengikuti gerak saya satu-dua bulan terakhir ini, salah satu yang saya masifkan adalah mendampingi penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi UMKM melalui OSS," ujarnya.

Hal itu ,kata dia,pintu untuk berbagai intervensi yang akan dikebut. Ada bantuan pelatihan manajemen, bantuan alat usaha, nanti juga ada jembatan permodalan ke perbankan dan sebagainya.

"Pokoknya total kita scale up UMKM Surabaya," tuturnya.

Lebih lanjut Eri menyampaikan dalam beberapa waktu terakhir juga tercatat intens menggerakkan kantong-kantong UMKM, mulai dari Kampung Wisata Kue di kawasan Rungkut, pengembangan Tunjungan Romansa, pelibatan UMKM dalam produksi seragam-sepatu pelajar, dan sebagainya.

"Kita akan rangkai semuanya menjadi sebuah gerakan menggeliatkan UMKM agar omzetnya naik, dan berujung ke pembukaan lapangan kerja," tuturnya.

Dari sisi PKL, Eri berjanji akan melakukan pengembangan dan penataan. Tidak ada konsep asal gusur tanpa solusi.

"Saya perintahkan Satpol PP tidak asal gusur," tegasnya.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Pemkot akan mengembangkan solusi-solusi penataan karena bagaimanapun PKL adalah warga Surabaya yang mencari makan dengan penuh perjuangan.

"Mereka sangat mulia karena tidak mau menyerah berjuang untuk keluarga, dan tidak berpasrah diri ingin masuk kelompok MBR," ujar dia.

"Tapi setelah diberi tempat berdagang yang representatif, aturan-aturannya tetap harus dipatuhi oleh PKL," imbuhnya.

Lalu, strategi kedua, Eri menyampaikan, optimalisasi dan percepatan belanja APBD dengan melibatkan pelaku usaha lokal termasuk UMKM.

Demikian pula program padat karya berbasis infrastruktur akan terus dioptimalkan, sehingga banyak tenaga kerja bisa dilibatkan.

"APBD harus dinikmati warga Surabaya. Kita terus belanjakan APBD untuk memberi nilai tambah ke ekonomi lokal, termasuk lewat program padat karya berbasis infrastruktur kampung-kampung," kata dia.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Kemudian, strategi ketiga, Eri menerangkan memfasilitasi kolaborasi korporasi besar maupun investor untuk bermitra dengan UMKM Kota Pahlawan.

Saat ini sejumlah rencana investasi telah siap direalisasikan. Surabaya juga tetap konsisten mencatatkan diri sebagai destinasi investasi utama di Indonesia, dengan capaian investasi Rp29,22 triliun pada 2021, tertinggi kedua di Tanah Air.

"Investor yang masuk ke Surabaya pastinya akan membutuhkan mitra untuk menunjang supply chain bisnis maupun operasional perusahaannya. Di situlah pintu kolaborasi dengan UMKM terbuka, dan akan kami fasilitasi," paparnya.

Lebih lanjut Eri menambahkan, tiga strategi adalah program terintegrasi dalam menggerakkan ekonomi rakyat.

"Jadi untuk ekonomi arus bawah bantalan kita ada tiga program, yaitu pengembangan UMKM-PKL, stimulus lewat APBD, dan kolaborasi dunia usaha atau investasi baru," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.

Maling yang Sering Curi Lampu Lalulintas di Semampir Surabaya Dibekuk, Ini Identitasnya

Saat ini pelaku telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolsek Semampir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.