Rabu, 05 Agu 2026 19:01 WIB

DPRD Surabaya Soroti Risiko Salah Sasaran Anggaran Gen Z Rp50 Miliar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 17 Nov 2025 14:39 WIB

selalu.id – Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni mengingatkan Pemerintah Kota Surabaya agar program pembinaan generasi muda yang mengalokasikan Rp5 juta untuk setiap RW tidak berjalan seragam dan berujung kegiatan seremonial tanpa hasil yang jelas.

 

Baca Juga: Banyak Mahasiswa Berprestasi di Surabaya Terancam Gagal Beasiswa, DPRD Desak Dinsos Benahi Data Desil

Ia menyebut Surabaya menjadi satu-satunya daerah di Jawa Timur yang menganggarkan dana khusus untuk pembinaan generasi muda. Karena itu, ia menekankan anggaran harus disesuaikan dengan karakter pemuda di tiap wilayah.

 

“Kalau kegiatannya sama semua, ya kami meragukan tujuan pembinaan Gen Z itu bisa tercapai. Tiap wilayah punya karakteristik berbeda, sehingga output-nya juga harus berbeda,” ujarnya kepada selalu.id, Senin (17/11/2025).

 

Fathoni menjelaskan total kebutuhan anggaran dapat mencapai lebih dari Rp50 miliar per tahun. Ia meminta kecamatan dan kelurahan mengidentifikasi kebutuhan pemuda secara lebih spesifik. Ia mencontohkan kawasan Ampel yang memiliki karakter religius dan potensi wisata religi sehingga pembinaannya perlu diarahkan untuk melahirkan wirausaha baru di sektor tersebut.

 

“Tentu itu berbeda dengan Sememi, Gayungan, atau Rungkut. Karena kebutuhan pemudanya tidak sama,” katanya.

 

Terkait mekanisme, ia berharap anggaran lebih banyak diakses melalui karang taruna sebagai wadah resmi pemuda. Namun ia meminta organisasi itu tetap bebas dari kepentingan politik.

 

Baca Juga: Di Balik Pagar Besi Mal Surabaya, DPRD Endus Adanya Kekhawatiran

“Karang taruna itu jembatan pemuda. Jangan ada kepentingan politik di dalamnya,” ujarnya.

 

Pemuda yang ingin mengajukan kegiatan cukup membuat proposal ke kelurahan. Proposal kemudian diverifikasi dan camat bertindak sebagai pengawas penggunaan anggaran.

 

Menurut Fathoni, program ini harus mampu melahirkan generasi muda dengan keterampilan nyata baik keterampilan wirausaha, kreativitas, maupun penguatan nilai kebangsaan. Ia juga menyinggung peran pemuda dalam mendukung program Kampung Pancasila.

 

Baca Juga: DPRD Minta Pemkot Surabaya Tak Tunggu Laporan Warga untuk Normalisasi Saluran Air

“Dengan anggaran ini, pemuda harus jadi pelopor. Bukan kegiatan seremonial, tapi penguatan karakter. Pemerintah kota sudah memberi ruang, tinggal bagaimana memaksimalkan agar muncul pemuda unggul di tiap wilayah,” tandasnya.

 

Fathoni menegaskan DPRD akan melakukan pengawasan saat program ini berjalan pada 2026. Bila seluruh wilayah menjalankan kegiatan yang sama tanpa mempertimbangkan karakter lokal, DPRD tidak menutup kemungkinan meminta program tersebut tidak direalisasikan.

 

“Kalau kegiatannya sama semua, mending tidak usah direalisasikan. Karena tujuan pembinaan itu harus menghasilkan pemuda-pemudi unggul yang sesuai dengan potensi kampungnya,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

DVI Polda Jatim Kembali Identifikasi Korban KMP Mutiara Sentosa II, Total 4 Jenazah Sudah Diserahkan

Dengan penyerahan ini, Tim DVI Polda Jatim tercatat telah menyerahkan total empat jenazah teridentifikasi kepada pihak keluarga.

Langkah Tegas Polres Pasuruan Usut Tuntas Tewasnya Terduga Pelaku Judol di Beji

Hasil dari pemeriksaan internal ini nantinya juga bakal dibuka secara terbuka kepada publik sebagai wujud transparansi institusi.

Pemkot Surabaya Perluas TPU Keputih yang Mulai Penuh, Bangunan Liar Ditertibkan

Setelah proses penertiban rampung, Pemkot Surabaya akan melakukan pemerataan lahan sebelum area tersebut dimanfaatkan sebagai lokasi pemakaman baru.

187 Jabatan Kepsek di Sidoarjo Kosong, DPRD Minta BKD dan Dindik Segera Bertindak

Kondisi tersebut dinilai tidak boleh dibiarkan berlarut karena berpotensi mengganggu efektivitas tata kelola sekolah sekaligus menghambat proses regenerasi.

UMKM Herbaroso Sidoarjo Sulap Pekarangan jadi Cuan dan Obat Ginjal

Selain bernilai ekonomi, Wabup Sidoarjo Mimik Idayana menyebut tanaman kumis kucing telah lama dikenal memiliki manfaat bagi kesehatan.

Perjuangan Personel Gabungan Padamkan Kebakaran Bromo Secara Manual

Langkah tersebut ditempuh karena medan yang curam serta sulit dijangkau kendaraan pemadam kebakaran.