Rabu, 23 Sep 2026 19:31 WIB

DPRD Surabaya Soroti Risiko Salah Sasaran Anggaran Gen Z Rp50 Miliar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 17 Nov 2025 14:39 WIB

selalu.id – Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni mengingatkan Pemerintah Kota Surabaya agar program pembinaan generasi muda yang mengalokasikan Rp5 juta untuk setiap RW tidak berjalan seragam dan berujung kegiatan seremonial tanpa hasil yang jelas.

 

Baca Juga: Pungli Rekrutmen Pemkot Surabaya: Jangan Cuma Tangkap Kroco, Seret Penikmat Aliran Dananya!

Ia menyebut Surabaya menjadi satu-satunya daerah di Jawa Timur yang menganggarkan dana khusus untuk pembinaan generasi muda. Karena itu, ia menekankan anggaran harus disesuaikan dengan karakter pemuda di tiap wilayah.

 

“Kalau kegiatannya sama semua, ya kami meragukan tujuan pembinaan Gen Z itu bisa tercapai. Tiap wilayah punya karakteristik berbeda, sehingga output-nya juga harus berbeda,” ujarnya kepada selalu.id, Senin (17/11/2025).

 

Fathoni menjelaskan total kebutuhan anggaran dapat mencapai lebih dari Rp50 miliar per tahun. Ia meminta kecamatan dan kelurahan mengidentifikasi kebutuhan pemuda secara lebih spesifik. Ia mencontohkan kawasan Ampel yang memiliki karakter religius dan potensi wisata religi sehingga pembinaannya perlu diarahkan untuk melahirkan wirausaha baru di sektor tersebut.

 

“Tentu itu berbeda dengan Sememi, Gayungan, atau Rungkut. Karena kebutuhan pemudanya tidak sama,” katanya.

 

Terkait mekanisme, ia berharap anggaran lebih banyak diakses melalui karang taruna sebagai wadah resmi pemuda. Namun ia meminta organisasi itu tetap bebas dari kepentingan politik.

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Telusuri Riwayat Tanah di Karangpoh, BPN Mangkir RDP

“Karang taruna itu jembatan pemuda. Jangan ada kepentingan politik di dalamnya,” ujarnya.

 

Pemuda yang ingin mengajukan kegiatan cukup membuat proposal ke kelurahan. Proposal kemudian diverifikasi dan camat bertindak sebagai pengawas penggunaan anggaran.

 

Menurut Fathoni, program ini harus mampu melahirkan generasi muda dengan keterampilan nyata baik keterampilan wirausaha, kreativitas, maupun penguatan nilai kebangsaan. Ia juga menyinggung peran pemuda dalam mendukung program Kampung Pancasila.

 

Baca Juga: Kisah Tifa, Siswi SMKN 5 Surabaya Tak Mampu Beli Seragam Tapi Tercatat Kaya

“Dengan anggaran ini, pemuda harus jadi pelopor. Bukan kegiatan seremonial, tapi penguatan karakter. Pemerintah kota sudah memberi ruang, tinggal bagaimana memaksimalkan agar muncul pemuda unggul di tiap wilayah,” tandasnya.

 

Fathoni menegaskan DPRD akan melakukan pengawasan saat program ini berjalan pada 2026. Bila seluruh wilayah menjalankan kegiatan yang sama tanpa mempertimbangkan karakter lokal, DPRD tidak menutup kemungkinan meminta program tersebut tidak direalisasikan.

 

“Kalau kegiatannya sama semua, mending tidak usah direalisasikan. Karena tujuan pembinaan itu harus menghasilkan pemuda-pemudi unggul yang sesuai dengan potensi kampungnya,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ternyata, Soal Ini Kantor BPN Kota Mojokerto Digeledah KPK

Pantauan di lokasi, terdapat empat mobil Avanza berwarna hitam terparkir di halaman Kantor ATR/BPN Kota Mojokerto. Diduga mobil itu dikendarai oleh tim KPK.

Oknum ASN Jember Dilaporkan ke Itjen Kemenag Buntut Nikah Siri, Modusnya Bikin Ngelus Dada

Oknum ASN itu berinisial AFA, yang bertugas di salah satu Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) di Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember.

Kekeringan di Jatim Makin Parah, Fraksi PKS Sentil Pemprov: Jangan Cuma Sibuk Bagi-bagi Air!

Saat ini, krisis kekeringan di Jawa Timur kian meluas, dengan 24 kabupaten/kota telah menetapkan status siaga maupun tanggap darurat. 

Ketika Sedekah Bumi dan Pengajian Satukan Warga Sidoarjo

Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan bahwa Sedekah Bumi merupakan bentuk rasa syukur sekaligus momentum untuk memperkuat silaturahmi antarwarga.

Update Korban KM Virgo Transport 8: Satu Ditemukan Lagi, 116 Masih dalam Pencarian

Sebanyak 108 orang dinyatakan selamat dan 19 orang meninggal dunia. Sementara itu, 116 orang lainnya masih dalam pencarian.

Mulai Bulan Depan ASN Surabaya Ngantor di Balai RW, Ini Perintah Tegas Wali Kota Eri

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta setiap Kepala Perangkat Daerah menempatkan ASN yang memiliki kemampuan untuk menjadi pengampu wilayah.