Sabtu, 19 Sep 2026 21:55 WIB

Langkah Tegas Polres Pasuruan Usut Tuntas Tewasnya Terduga Pelaku Judol di Beji

  • Penulis : Ariyanto
  • | Rabu, 05 Agu 2026 18:11 WIB
Polres Pasuruan saat memberikan keterangan soal kematian terduga pelaku Judol usai ditangkap Polsek Beji. (Dok. Humas Polres Pasuruan).
Polres Pasuruan saat memberikan keterangan soal kematian terduga pelaku Judol usai ditangkap Polsek Beji. (Dok. Humas Polres Pasuruan).

selalu.id - Polres Pasuruan mengambil langkah tegas dengan menonjobkan sejumlah anggota Reskrim Polsek Beji.

Kebijakan ini diambil buntut dari meninggalnya seorang terduga pelaku judi online (judol) usai ditangkap di kawasan Kecamatan Beji.

Baca Juga: Gagal Curi Motor: Pelaku Lemparkan Bondet di Pasuruan, Satu Terluka

Langkah pencopotan sementara dari posisi operasional ini dilakukan guna memastikan proses pemeriksaan internal terkait dugaan penganiayaan dapat berjalan objektif, transparan, serta bebas dari intervensi.

Plh Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno mengonfirmasi bahwa keputusan menarik personel yang terlibat langsung merupakan instruksi Kapolres Pasuruan. Langkah ini sekaligus menjadi bukti komitmen kepolisian dalam menjaga akuntabilitas di mata publik.

"Sebagai bentuk komitmen transparansi kepada publik, anggota Reskrim Polsek Beji yang terlibat dalam penanganan perkara telah ditarik ke Polres Pasuruan dan dinonjobkan selama proses pemeriksaan berlangsung. Langkah ini diambil agar pemeriksaan dapat berjalan secara objektif, profesional, dan akuntabel," tegas Joko, Rabu (5/8/2026).

Bentuk Tim Internal Usut Tuntas Fakta

Untuk mengungkap misteri di balik peristiwa yang menyita perhatian masyarakat tersebut, Kapolres Pasuruan juga resmi membentuk tim pemeriksaan khusus.

Tim ini bertugas menggali keterangan dari seluruh personel yang terlibat untuk merangkai kronologi dan fakta secara menyeluruh.

Baca Juga: Hari Jadi ke-1.097, Pemkab Pasuruan Ajak Semua Pihak Bergerak Bareng Bangun Daerah

Kendati demikian, Joko meluruskan bahwa status nonjob yang dijatuhkan bukanlah sebuah sanksi final atau bentuk hukuman mutlak. Kebijakan tersebut murni mekanisme prosedural agar proses klarifikasi berlangsung independen.

"Kapolres Pasuruan telah membentuk Tim Internal untuk melakukan pemeriksaan dan penyelidikan secara menyeluruh. Semua personel yang berkaitan dengan penanganan perkara telah dimintai keterangan guna mengungkap fakta secara utuh," paparnya.

Siap Tindak Tegas Jika Ada Pelanggaran

Polres Pasuruan menegaskan tidak akan tebang pilih. Jika hasil penyelidikan internal terbukti menemukan adanya pelanggaran disiplin maupun kode etik, tindakan tegas dipastikan akan dijatuhkan sesuai aturan yang berlaku.

Baca Juga: Polisi Pasuruan Antisipasi Karhutla Meluas di Bukit Keciri Perbatasan Malang

Hasil dari pemeriksaan internal ini nantinya juga bakal dibuka secara terbuka kepada publik sebagai wujud transparansi institusi.

"Kami berkomitmen mengusut perkara ini secara profesional, transparan, dan akuntabel. Apabila ditemukan adanya pelanggaran, tentu akan diproses sesuai aturan yang berlaku," tegas Joko.

Di sisi lain, pihak kepolisian meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terburu-buru mengambil kesimpulan liar.

Publik juga diimbau agar tidak menyebarkan spekulasi yang belum terverifikasi, serta memberikan waktu bagi tim internal untuk menuntaskan pengusutan kasus ini secara berimbang.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Jejak Gelap Perempuan asal Jombang dalam Pusaran Bisnis Narkoba di Surabaya

Dari tangan RA polisi menyita 13 kantong plastik isi sabu dengan berat 9,64 gram, 30 butir tablet ekstasi 12,38 gram, hingga uang tunai Rp5,8 juta.

Tega, Ibu Ajak Anak Kandung Threesome Sama Kekasihnya di Sidoarjo

Tak hanya Mawar yang menjadi korban threesome, keponakan dari MT juga dijadikan pelampiasan seksual tak biasa ini.

HUT ke-81 PMI, Pemkab Sidoarjo Beri Apresiasi Ratusan Pendonor Darah

Peran pendonor sangat vital dalam menjamin ketersediaan darah untuk layanan kesehatan warga.

Arus Peti Kemas Tumbuh 10,65 Persen, TPK Merauke Perkuat Sinergi Stakeholder Pelabuhan

TPK Merauke terus memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan para pemangku kepentingan di lingkungan Pelabuhan Merauke.

900 Warga Kelurahan Patrang Jember Terima Bantuan Beras, Total Sasaran 1.553 KPM

Bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban ekonomi warga, khususnya keluarga miskin.

DVI Polda Jatim Terima 76 Data Ante Mortem Keluarga Korban KM Virgo Transport 8

Data Ante Mortem dan sampel DNA yang telah dihimpun akan digunakan dalam proses pencocokan dan identifikasi sesuai dengan prosedur DVI.