Minggu, 20 Sep 2026 21:22 WIB

Kebakaran di Kawasan Bromo Meluas, Tiga Pintu Masuk Wisata Ditutup

Penampakan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Bromo yang meluas hingga perbatasan Probolinggo. (Dok. BPBD Probolinggo).
Penampakan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Bromo yang meluas hingga perbatasan Probolinggo. (Dok. BPBD Probolinggo).

selalu.id - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) kini meluas hingga ke perbatasan Probolinggo.

Akibat kejadian ini, memaksa pihak pengelola mengambil langkah tegas dengan menutup sebagian akses pintu masuk utama.

Baca Juga: Pengukuhan dan Muskercab I, PC GP Ansor Kraksaan Minta Pengurus Eksis dan Ayomi Masyarakat

Penutupan tersebut berlaku efektif mulai Senin malam pukul 22.00 WIB hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Akses yang ditutup total mencakup pintu masuk Jemplang dan Coban Trisula di Kabupaten Malang, serta jalur Senduro di Kabupaten Lumajang.

Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha menegaskan, keputusan drastis ini diambil demi memprioritaskan keselamatan para pengunjung sekaligus memberikan ruang gerak penuh bagi tim pemadam di lapangan.

"Untuk kelancaran pemadaman dan keamanan pengunjung, akses melalui Jemplang, Coban Trisula, dan Senduro kami tutup sementara," jelasnya, Rabu (5/8/2026).

Baca Juga: Bupati Probolinggo Sidak RSUD Waluyo Jati Kraksaan Usai Viral Video Pasien Terlantar Hingga Meninggal

Berdasarkan laporan awal, titik api pertama kali terdeteksi di Blok Bantengan sekitar pukul 17.00 WIB. Hingga saat ini, luas area yang terdampak masih belum dapat dipastikan karena petugas masih berjibaku memadamkan kobaran api.

"Saat ini tim di lapangan masih fokus penuh pada proses pemadaman. Setelah api dipadamkan dan situasi kondusif, tim khusus akan diterjunkan untuk mengukur luas area yang terbakar," kata Rudijanta.

Meski tiga pintu utama ditutup, wisatawan masih dapat berkunjung ke Gunung Bromo melalui dua jalur alternatif, yakni jalur Cemoro Lawang di Kabupaten Probolinggo dan jalur Wonokitri di Kabupaten Pasuruan.

Baca Juga: ‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Kendati demikian, ruang gerak wisatawan dibatasi secara ketat. Pengunjung hanya diizinkan menikmati area lautan pasir dan dilarang keras menyeberang atau mendekati kawasan Savana demi mengantisipasi risiko rambatan api.

Pihak TNBTS mengimbau seluruh wisatawan dan pelaku jasa wisata untuk ekstra waspada serta mematuhi aturan keselamatan, terutama terkait larangan penggunaan api di dalam kawasan konservasi.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Promo Beras September 2026: Banyak Diskon Gila-gilaan Bunda, Segera Beli

Penawaran ini mencakup berbagai varian, mulai dari beras putih, beras merah, beras organik, hingga beras porang.

Detik-detik Tim Penyelam Basarnas Masuk Bangkai Kapal Virgo Transport 8 dan Temukan Satu Korban

Setelah ditemukan, korban kemudian dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan menuju KN SAR Kamajaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Ketika Limbah Bawa PLN Nusantara Power Sabet 71 Penghargaan di ENSIA 2026

PLN Nusantara Power menegaskan bahwa energi tak sekadar soal listrik, melainkan tentang tumbuh bersama lingkungan dan masyarakat.

5 Kios di Jemur Andayani Surabaya Ludes Terbakar, Ini Dugaan Penyebabya

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Kasus kebakaran tersebut kini telah ditangani oleh pihak berwenang setempat.

Potret CFD di Desa Durung Bedug Sidoarjo yang Kini jadi Wadah Roda Ekonomi Warga

Membentang sepanjang 900 meter hingga satu kilometer, kawasan ini dirancang menjadi ruang publik terpadu untuk olahraga dan perputaran ekonomi warga.

Cara Dishub Cegah Jukir Liar di Surabaya, Hasilnya juga Merata

Transparansi jadi salah satu tujuan digitalisasi parkir di Surabaya. Sistem itu tidak hanya berkaitan dengan cara pembayaran, tetapi juga pengawasan transaksi.