Minggu, 20 Sep 2026 00:38 WIB

Perjuangan Personel Gabungan Padamkan Kebakaran Bromo Secara Manual

Personel gabungan saat berjibaku padamkan api yang terus meluas di kawasan Bromo. (Dok. Polres Probolinggo).
Personel gabungan saat berjibaku padamkan api yang terus meluas di kawasan Bromo. (Dok. Polres Probolinggo).

selalu.id - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) hingga kini terus meluas. 

Kobaran api yang semula berada di wilayah Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Probolinggo kini merembet hingga kawasan hutan Bromo yang berbatasan dengan Kabupaten Malang, Rabu (5/8/2026).

Baca Juga: Bromo Kembali Terbakar, Api Merembet ke Arah Jembatan Kaca hingga Villa

Sedikitnya 150 personel gabungan diterjunkan untuk melakukan pemadaman sekaligus mencegah api semakin meluas. 

Mereka terdiri dari personel Polres Probolinggo, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Koramil Sekarpuro, serta relawan masyarakat yang bersiaga di sejumlah titik rawan di kaki Gunung Bromo.

Upaya pemadaman dilakukan secara manual menggunakan alat pemukul api dan pembuatan sekat bakar. 

Langkah tersebut ditempuh karena medan yang curam serta sulit dijangkau kendaraan pemadam kebakaran.

Kapolres Probolinggo, AKBP Asmida Rizki Siregar mengatakan seluruh personel gabungan dibagi ke beberapa sektor untuk mempercepat penanganan kebakaran sekaligus melokalisir titik api agar tidak merambat ke kawasan yang lebih luas.

“Kami bersama personel TNI, Balai Besar TNBTS dan para relawan terus berupaya melokalisir titik api dengan pemadaman secara manual," katanya.

Baca Juga: Wisata Gunung Bromo Kini Kembali Dibuka, Ini Aturan yang Harus Dipatuhi Wisatawan ‎

"Personel kami tempatkan di beberapa sektor agar penyebaran api dapat dikendalikan secepat mungkin. Keselamatan petugas tetap menjadi prioritas mengingat medan yang terjal dan kondisi angin yang cukup kencang,” tambah Rizki.

Menurutnya, angin kencang yang bertiup di kawasan pegunungan serta vegetasi kering berupa rumput dan semak belukar akibat musim kemarau menjadi tantangan utama dalam proses pemadaman. 

Kondisi tersebut membuat api dengan cepat berpindah ke titik-titik lain, terutama di area lereng dan kaldera Gunung Bromo.

Rizki juga mengimbau masyarakat maupun wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, seperti menyalakan api atau membuang puntung rokok sembarangan di kawasan TNBTS.

Baca Juga: Penanganan Karhutla Bromo Selesai, Posko Darurat Ditutup

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kawasan Bromo dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran. Jika menemukan titik api, segera laporkan kepada petugas agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat,” jelasnya.

Hingga saat ini kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dilaporkan telah menghanguskan sekitar 86 hektare vegetasi kering yang tersebar mulai dari kawasan kaldera, lereng hingga kaki Gunung Bromo. 

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan oleh pihak terkait, sementara personel gabungan tetap bersiaga dan terus melakukan pemadaman untuk mencegah api meluas ke kawasan konservasi maupun wilayah permukiman.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Jejak Gelap Perempuan asal Jombang dalam Pusaran Bisnis Narkoba di Surabaya

Dari tangan RA polisi menyita 13 kantong plastik isi sabu dengan berat 9,64 gram, 30 butir tablet ekstasi 12,38 gram, hingga uang tunai Rp5,8 juta.

Tega, Ibu Ajak Anak Kandung Threesome Sama Kekasihnya di Sidoarjo

Tak hanya Mawar yang menjadi korban threesome, keponakan dari MT juga dijadikan pelampiasan seksual tak biasa ini.

Gagal Curi Motor: Pelaku Lemparkan Bondet di Pasuruan, Satu Terluka

Petugas melakukan olah tempat kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk melacak pelaku serta keberadaan motor korban.

HUT ke-81 PMI, Pemkab Sidoarjo Beri Apresiasi Ratusan Pendonor Darah

Peran pendonor sangat vital dalam menjamin ketersediaan darah untuk layanan kesehatan warga.

Hari Jadi ke-1.097, Pemkab Pasuruan Ajak Semua Pihak Bergerak Bareng Bangun Daerah

Bupati Pasuruan Rusdi Sutedjo menyebut usia daerah yang sudah melewati satu milenium adalah tanggung jawab bersama untuk dijaga dan dilanjutkan.

Arus Peti Kemas Tumbuh 10,65 Persen, TPK Merauke Perkuat Sinergi Stakeholder Pelabuhan

TPK Merauke terus memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan para pemangku kepentingan di lingkungan Pelabuhan Merauke.