Jumat, 05 Jun 2026 19:29 WIB

Waduk UNESA Senilai Rp 176 Miliar jadi Aset Pemkot, Didesain Ulang untuk Atasi Banjir Wiyung

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 14 Nov 2025 10:55 WIB

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya resmi menerima kembali aset waduk seluas 21.832 meter persegi senilai Rp176 miliar dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Aset yang kini bernama Taman Tirtha Adhyaksa itu diserahkan oleh Kepala Kejati Jatim, Dr. Kuntadi kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, di Gazebo UNESA, Kamis 13 November 2025.

 

Baca Juga: Mitigasi BPBD dalam Antisipasi Kekeringan di Jawa Timur, Begini Imbauannya

Selama bertahun tahun, waduk di depan Kampus UNESA Lidah Wetan tidak dapat dikelola Pemkot karena status kepemilikan dikuasai pihak lain. Kondisi itu disebut memperburuk penanganan banjir di kawasan Wiyung.

 

“Yang namanya waduk yang bertahun-tahun tidak bisa kita apa-apakan karena ini menjadi milik orang lain. Alhamdulillah berkat Kejaksaan Tinggi Jawa Timur maka waduk ini menjadi milik Pemerintah Kota Surabaya kembali,” kata Cak Eri.

 

Akibat tidak terkelola, air waduk kerap meluap dan masuk ke permukiman. Dengan status aset yang telah jelas, Pemkot menyiapkan desain baru agar aliran air langsung menuju sungai utama di Wiyung.

 

“InsyaAllah ketika ini menjadi milik Pemkot Surabaya, maka ketika waduk ini penuh tidak lagi lewat kampung. Saya buatkan saluran langsung menuju sungai tengahnya Wiyung,” ujarnya.

 

Eri menambahkan bahwa pengembalian aset bukan kali pertama dilakukan. Sebelumnya Kejaksaan Jatim dan Kejari Surabaya juga menyerahkan kembali sejumlah aset strategis, termasuk Gedung Gelora Pancasila.

 

“Kalau ada aset yang selamat, itu bukan hanya pemerintah kota, tapi kolaborasi dengan Kejaksaan Tinggi. Ini mengingatkan siapapun walikotanya, kalau hidup itu berkolaborasi, maka ada kebaikan dan kesejahteraan,” katanya.

Baca Juga: DPRD Jatim Soroti Peran Dinkes yang Tak Terlihat di Tengah Penanganan Banjir Pasuruan

 

Selain mengurangi risiko banjir, Pemkot akan menata kawasan waduk menjadi ruang publik yang terintegrasi dengan UNESA. Fasilitas yang direncanakan antara lain jogging track, penataan pedagang, serta peningkatan kualitas air.

 

“Kami lakukan penataan supaya masyarakat bisa olahraga di sini. InsyaAllah keindahan Taman Tirtha Adhyaksa jadi wajah baru waduk UNESA,” kata Eri.

 

Kepala Kejati Jatim, Dr. Kuntadi menegaskan bahwa pengembalian aset merupakan hasil kerja profesional jajaran Pidsus Kejati Jatim dan Kejari Surabaya. Putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap menyatakan waduk tersebut dirampas untuk negara dan diserahkan kepada Pemkot Surabaya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dorong Penerapan Berbasis Alam hingga Dakel Dalam Atasi Banjir

 

“Tirta itu air, mestinya air dimuliakan, bukan mendatangkan musibah. Dengan pengelolaan ini, saya berharap Tirta Adhyaksa menjadi sumber kehidupan yang memakmurkan warga,” jelas Kuntadi.

 

Ia berharap taman yang membawa nama Adhyaksa dikelola secara tertib dan profesional.

 

“Keberhasilan ini adalah hasil kolaborasi, integritas, serta komitmen bersama. Tanpa kolaborasi kita bukan siapa-siapa,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya

Surabaya dipilih sebagai lokasi awal karena telah memiliki berbagai inisiatif pengelolaan sampah yang melibatkan masyarakat.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.