Sabtu, 05 Sep 2026 20:07 WIB

Waduk UNESA Senilai Rp 176 Miliar jadi Aset Pemkot, Didesain Ulang untuk Atasi Banjir Wiyung

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 14 Nov 2025 10:55 WIB

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya resmi menerima kembali aset waduk seluas 21.832 meter persegi senilai Rp176 miliar dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Aset yang kini bernama Taman Tirtha Adhyaksa itu diserahkan oleh Kepala Kejati Jatim, Dr. Kuntadi kepada Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, di Gazebo UNESA, Kamis 13 November 2025.

 

Baca Juga: 440 Titik Genangan Sudah Tuntas, Pemkot Surabaya Sebut Banjir Tak Akan Selesai Tanpa Langkah Pusat

Selama bertahun tahun, waduk di depan Kampus UNESA Lidah Wetan tidak dapat dikelola Pemkot karena status kepemilikan dikuasai pihak lain. Kondisi itu disebut memperburuk penanganan banjir di kawasan Wiyung.

 

“Yang namanya waduk yang bertahun-tahun tidak bisa kita apa-apakan karena ini menjadi milik orang lain. Alhamdulillah berkat Kejaksaan Tinggi Jawa Timur maka waduk ini menjadi milik Pemerintah Kota Surabaya kembali,” kata Cak Eri.

 

Akibat tidak terkelola, air waduk kerap meluap dan masuk ke permukiman. Dengan status aset yang telah jelas, Pemkot menyiapkan desain baru agar aliran air langsung menuju sungai utama di Wiyung.

 

“InsyaAllah ketika ini menjadi milik Pemkot Surabaya, maka ketika waduk ini penuh tidak lagi lewat kampung. Saya buatkan saluran langsung menuju sungai tengahnya Wiyung,” ujarnya.

 

Eri menambahkan bahwa pengembalian aset bukan kali pertama dilakukan. Sebelumnya Kejaksaan Jatim dan Kejari Surabaya juga menyerahkan kembali sejumlah aset strategis, termasuk Gedung Gelora Pancasila.

 

“Kalau ada aset yang selamat, itu bukan hanya pemerintah kota, tapi kolaborasi dengan Kejaksaan Tinggi. Ini mengingatkan siapapun walikotanya, kalau hidup itu berkolaborasi, maka ada kebaikan dan kesejahteraan,” katanya.

Baca Juga: Ketika Kota DIbangun untuk Beton, Bukan untuk Air

 

Selain mengurangi risiko banjir, Pemkot akan menata kawasan waduk menjadi ruang publik yang terintegrasi dengan UNESA. Fasilitas yang direncanakan antara lain jogging track, penataan pedagang, serta peningkatan kualitas air.

 

“Kami lakukan penataan supaya masyarakat bisa olahraga di sini. InsyaAllah keindahan Taman Tirtha Adhyaksa jadi wajah baru waduk UNESA,” kata Eri.

 

Kepala Kejati Jatim, Dr. Kuntadi menegaskan bahwa pengembalian aset merupakan hasil kerja profesional jajaran Pidsus Kejati Jatim dan Kejari Surabaya. Putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap menyatakan waduk tersebut dirampas untuk negara dan diserahkan kepada Pemkot Surabaya.

Baca Juga: Bikin Ngelus Dada, Ternyata Ini Penyebab Surabaya Banjir Hari Ini

 

“Tirta itu air, mestinya air dimuliakan, bukan mendatangkan musibah. Dengan pengelolaan ini, saya berharap Tirta Adhyaksa menjadi sumber kehidupan yang memakmurkan warga,” jelas Kuntadi.

 

Ia berharap taman yang membawa nama Adhyaksa dikelola secara tertib dan profesional.

 

“Keberhasilan ini adalah hasil kolaborasi, integritas, serta komitmen bersama. Tanpa kolaborasi kita bukan siapa-siapa,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.