Kamis, 04 Jun 2026 20:43 WIB

Pihak Hotel Akhirnya Buka Suara soal Kasus Pesta Gay

Hotel Midtown Residence Surabaya
Hotel Midtown Residence Surabaya

selalu.id – Pihak hotel akhirnya buka suara terkait penggerebekan pesta sesama jenis yang dilakukan Polrestabes Surabaya dan Polsek Wonokromo pada Minggu (19/10) dini hari. Dalam operasi itu, 34 pria diamankan dan kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

 

Baca Juga: Momen Hari Kartini, Midtown Hotel Surabaya Ajak Perempuan Sehat dan Percaya Diri

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto, mengatakan seluruh orang yang diamankan kini berstatus tersangka. “Dari 34 orang yang terlibat dalam pesta gay tersebut, semuanya telah ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini dalam proses penyidikan,” ujarnya, Rabu (22/10/2025).

 

Menanggapi hal tersebut, Public Relations Hotel, Kus Andi, menegaskan bahwa pihaknya telah menjalankan prosedur operasional standar bagi seluruh tamu tanpa diskriminasi. Prosedur itu mencakup pemesanan kamar, verifikasi identitas dan usia, serta kemampuan pembayaran.

 

“Kami memastikan semua tamu yang menginap telah memenuhi persyaratan yang berlaku. Kami juga menjamin privasi setiap tamu, termasuk aktivitas yang terjadi di dalam kamar,” kata Kus Andi kepada selalu.id di Surabaya.

Baca Juga: Semangat Hari Kartini Menggema di Midtown Hotel Indonesia

 

Ia menambahkan, pihak hotel tidak mengetahui adanya aktivitas mencurigakan sebelum penggerebekan berlangsung. “Peristiwa itu terjadi di luar kendali pihak hotel. Saat kejadian, kondisi hotel sedang ramai dengan berbagai kegiatan dan tamu yang datang serta pergi,” jelasnya.

 

Baca Juga: Midtown Hotels Bagikan Sederet Rahasia ke Mahasiswa dalam Kelola Narasi hingga Krisis 

Menurut Kus Andi, pihak hotel baru mengetahui adanya penggerebekan setelah polisi tiba di lokasi. “Tidak ada laporan gangguan dari tamu lain di sekitar kamar yang bersangkutan. Kami langsung bersikap kooperatif dan mendampingi petugas selama proses pemeriksaan,” ujarnya.

 

Pihak hotel menyampaikan rasa prihatin atas kejadian tersebut dan berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan serta koordinasi dengan aparat berwenang. “Kami menghormati proses hukum yang berjalan dan siap memberikan informasi yang dibutuhkan pihak kepolisian,” pungkas Kus Andi.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.

Maling yang Sering Curi Lampu Lalulintas di Semampir Surabaya Dibekuk, Ini Identitasnya

Saat ini pelaku telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolsek Semampir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Wabup Mimik ajak Pelajar Sidoarjo Bijak Gunakan Teknologi

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menegaskan bahwa nilai utama yang harus dimiliki setiap manusia adalah kebermanfaatan bagi sesama.

Perawat RS Waluyo Jati Probolinggo yang Ngaku Dibegal Itu Ternyata Hoaks, Alasannya Bikin Emosi

Diketahui sebelumnya, Nugroho, warga Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, itu mengaku dibegal pada Senin (1/6/2026) malam.