Kamis, 22 Okt 2026 13:02 WIB

DPRD Temukan Prostitusi Aktif, Pemkot Klaim Rutin Patroli di Moroseneng

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 08 Okt 2025 12:34 WIB

selalu.id - Camat Benowo, Denny Christupel Tupamahu, menegaskan pihaknya melalui Satpol PP dan jajaran wilayah rutin melakukan patroli serta pengawasan di kawasan eks lokalisasi Moroseneng, Sememi, Surabaya.

 

Baca Juga: Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Sebelumnya, anggota DPRD Surabaya Imam Syafi’i melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kawasan Moroseneng pada Minggu (5/10/2025) malam dan menemukan adanya aktivitas prostitusi.

 

Menurut Denny, eks lokalisasi Moroseneng telah ditutup total sejak 2015. Namun, pengawasan tetap dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan tidak ada kegiatan terlarang yang muncul kembali.

 

“Eks lokalisasi ini sudah tutup sejak tahun 2015. Tapi pengawasan tidak berhenti. Satpol PP Kota Surabaya dan Satpol PP Kecamatan Benowo rutin melakukan patroli, terutama malam hari,” ujar Denny, Selasa (7/10/2025).

 

Denny mengatakan pengawasan itu juga merupakan tindak lanjut dari laporan warga yang masih resah dengan isu aktivitas prostitusi terselubung.

 

“Kami tindak lanjuti setiap aduan warga. Bahkan, tadi malam petugas Satpol PP melakukan penyisiran ke setiap rumah untuk memastikan tidak ada kegiatan negatif,” jelasnya.

 

Namun, dari hasil pengecekan lapangan, petugas tidak menemukan aktivitas mencurigakan seperti yang dilaporkan.

 

“Kami tidak menemukan kegiatan yang diduga itu. Sebagian besar rumah tertutup rapat, pintunya digembok dari luar, dan lampu dalam keadaan mati,” imbuhnya.

 

Baca Juga: Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Bagi Warga Jalan Kunti 

Meski demikian, Denny memastikan Pemkot tidak akan lengah dan akan memperketat pengawasan agar kawasan eks lokalisasi Moroseneng benar-benar steril dari aktivitas ilegal.

 

“Kegiatan patroli ini akan terus berlanjut agar warga merasa aman dan nyaman. Kami juga akan evaluasi bersama Forkopimka untuk membahas langkah lanjutan,” katanya.

 

Ia menambahkan, pengawasan serupa juga dilakukan di kawasan eks lokalisasi Klakah Rejo dan titik-titik lain di wilayah Benowo yang dianggap rawan.

 

“Tidak hanya Moroseneng, tapi juga Klakah Rejo dan lokasi lain akan kami pantau. Setiap malam dilakukan patroli hingga dini hari untuk mencegah jangan sampai aktivitas lama muncul lagi,” tutupnya.

 

Baca Juga: Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Sebelumnya, anggota DPRD Surabaya Imam Syafi’i melakukan sidak secara diam-diam dengan mengajak tim selalu.id menelusuri kawasan yang dulunya dikenal sebagai salah satu pusat prostitusi terbesar di Surabaya tersebut.

 

Pantauan selalu.id menunjukkan sejumlah bangunan rumah di kawasan Sememi Jaya I dan II masih dijadikan tempat praktik prostitusi. Di lokasi itu tampak deretan kamar sempit menyerupai kos-kosan dengan pintu terbuka. Beberapa perempuan terlihat menunggu pelanggan di dalam kamar.

 

Menurut Imam, kondisi tersebut membuktikan bahwa aktivitas prostitusi masih berlangsung meski kawasan itu telah dinyatakan ditutup oleh Pemkot Surabaya.

 

“Saya sendiri ditawari kencan dua kali hanya dengan harga Rp200 ribu. Ini bukti nyata Moroseneng masih aktif. Jadi penutupan yang digembar-gemborkan Pemkot itu cuma di atas kertas,” kata Imam seusai sidak.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Peringatan Hari Santri, DPW PKB Jatim: Jihad Masa Kini adalah Melawan Karhutla

DPW PKB Jatim secara simbolis menyerahkan 5.000 bibit pohon kepada peserta apel sebagai wujud nyata komitmen menjaga kelestarian lingkungan.

Ruang Data Centre Lama Untag Terbakar, Satu PMK Diterjunkan

Alarm langsung berbunyi setelah muncul kepulan asap.

Carok di Sidoarjo, Pria Misterius Tewas dan Pedagang Es Degan Terluka

Polisi masih mendalami aksi pertengkaran berdarah yang mengakibatkan korban jiwa ini.

Perampokan Toko Emas di Jember, Pelaku Bawa Tas Isi Mata Uang Asing dan Valas Raib

Pelaku juga membacok pemilik toko emas murni Aliong dan ibunya.

67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo Diratakan

selalu.id - Pemkab Sidoarjo menurunkan sekitar 600 personel gabungan untuk membongkar 67 bangunan liar di sepanjang frontage road di Kecamatan Waru, Gedangan,

Top 5 Berita: Klaim Utang Mendiang Suami hingga Hasil Liga Champions

Pembaca tertarik berita utang piutang hingga ekonomi.