Kamis, 04 Jun 2026 17:10 WIB

DPRD Temukan Prostitusi Aktif, Pemkot Klaim Rutin Patroli di Moroseneng

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 08 Okt 2025 12:34 WIB

selalu.id - Camat Benowo, Denny Christupel Tupamahu, menegaskan pihaknya melalui Satpol PP dan jajaran wilayah rutin melakukan patroli serta pengawasan di kawasan eks lokalisasi Moroseneng, Sememi, Surabaya.

 

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Sebelumnya, anggota DPRD Surabaya Imam Syafi’i melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kawasan Moroseneng pada Minggu (5/10/2025) malam dan menemukan adanya aktivitas prostitusi.

 

Menurut Denny, eks lokalisasi Moroseneng telah ditutup total sejak 2015. Namun, pengawasan tetap dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan tidak ada kegiatan terlarang yang muncul kembali.

 

“Eks lokalisasi ini sudah tutup sejak tahun 2015. Tapi pengawasan tidak berhenti. Satpol PP Kota Surabaya dan Satpol PP Kecamatan Benowo rutin melakukan patroli, terutama malam hari,” ujar Denny, Selasa (7/10/2025).

 

Denny mengatakan pengawasan itu juga merupakan tindak lanjut dari laporan warga yang masih resah dengan isu aktivitas prostitusi terselubung.

 

“Kami tindak lanjuti setiap aduan warga. Bahkan, tadi malam petugas Satpol PP melakukan penyisiran ke setiap rumah untuk memastikan tidak ada kegiatan negatif,” jelasnya.

 

Namun, dari hasil pengecekan lapangan, petugas tidak menemukan aktivitas mencurigakan seperti yang dilaporkan.

 

“Kami tidak menemukan kegiatan yang diduga itu. Sebagian besar rumah tertutup rapat, pintunya digembok dari luar, dan lampu dalam keadaan mati,” imbuhnya.

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Siap Perjuangkan Perda Disabilitas

Meski demikian, Denny memastikan Pemkot tidak akan lengah dan akan memperketat pengawasan agar kawasan eks lokalisasi Moroseneng benar-benar steril dari aktivitas ilegal.

 

“Kegiatan patroli ini akan terus berlanjut agar warga merasa aman dan nyaman. Kami juga akan evaluasi bersama Forkopimka untuk membahas langkah lanjutan,” katanya.

 

Ia menambahkan, pengawasan serupa juga dilakukan di kawasan eks lokalisasi Klakah Rejo dan titik-titik lain di wilayah Benowo yang dianggap rawan.

 

“Tidak hanya Moroseneng, tapi juga Klakah Rejo dan lokasi lain akan kami pantau. Setiap malam dilakukan patroli hingga dini hari untuk mencegah jangan sampai aktivitas lama muncul lagi,” tutupnya.

 

Baca Juga: Pemkot Surabaya Buka Pameran Cross Musea Pertiwi 2026, Hadirkan Pengalaman Berbasis AI

Sebelumnya, anggota DPRD Surabaya Imam Syafi’i melakukan sidak secara diam-diam dengan mengajak tim selalu.id menelusuri kawasan yang dulunya dikenal sebagai salah satu pusat prostitusi terbesar di Surabaya tersebut.

 

Pantauan selalu.id menunjukkan sejumlah bangunan rumah di kawasan Sememi Jaya I dan II masih dijadikan tempat praktik prostitusi. Di lokasi itu tampak deretan kamar sempit menyerupai kos-kosan dengan pintu terbuka. Beberapa perempuan terlihat menunggu pelanggan di dalam kamar.

 

Menurut Imam, kondisi tersebut membuktikan bahwa aktivitas prostitusi masih berlangsung meski kawasan itu telah dinyatakan ditutup oleh Pemkot Surabaya.

 

“Saya sendiri ditawari kencan dua kali hanya dengan harga Rp200 ribu. Ini bukti nyata Moroseneng masih aktif. Jadi penutupan yang digembar-gemborkan Pemkot itu cuma di atas kertas,” kata Imam seusai sidak.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.