Selasa, 21 Jul 2026 21:07 WIB

7 Hari Pasca Runtuhnya Musala Al-Khoziny, 36 Santri Dinyatakan Meninggal Dunia

Selalu.id - Sebanyak 36 santri ditemukan meninggal dunia selama tujuh hari pencarian tragedi ambruknya musala Pondok Pesantren Al-Khoziny, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo mengatakan, hingga saat ini tim gabungan sudah berhasil puluhan jenazah santri dari reruntuhan musala Ponpes Al-Khoziny.

Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Dorong Perbaikan Sekolah Terpencil dan Usulan Tunjangan Khusus Guru Pesisir

"Sampai dengan pagi tadi pukul 03.34 kami telah mengektrikasi lagi satu korban. Kita telah melakukan pencarian korban santri Ponpes Al-Khoziny, 36 dalam kondisi meninggal dunia," kata Bramantyo, Minggu (5/10/2025).

Ia menambahkan, evakuasi tetap dilakukan dengan menggunakan alat untuk membuka akses guna menemukan korban yang masih berada dibawah reruntuhan.

Baca Juga: MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

"Setelah kita buka dengan alat berat disitu kita banyak menemukan jenazah di area A4 dan A3. Kita pakai satu bego dan beker yang didampingi basarnas," bebernya.

Menurut Bramantyo, area A3 dan A4 adalah tempat dimana banyak jenazah ditemukan. "Posisi A3 dan A4 itu persis di belakang imam atau pas tengah. Setelah dibuka dengan alat berat kita banyak menemukan jenazah," ungkapnya.

Baca Juga: Diperas, Kehilangan Kerja dan Foto Syurnya Tersebar: Ibu di Sidoarjo Awalnya Hanya Pinjam Rp200 Ribu

Masih kata Bramantyo, pencarian akan diteruskan hingga material reruntuhan beton musala bersih dan semua korban ditemukan.

"Kita juga tetap mencari korban dan membersihkan material reruntuhan musala. Kita juga hati-hati kalau ada (korban)," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.