Jumat, 05 Jun 2026 09:27 WIB

7 Hari Pasca Runtuhnya Musala Al-Khoziny, 36 Santri Dinyatakan Meninggal Dunia

Selalu.id - Sebanyak 36 santri ditemukan meninggal dunia selama tujuh hari pencarian tragedi ambruknya musala Pondok Pesantren Al-Khoziny, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo mengatakan, hingga saat ini tim gabungan sudah berhasil puluhan jenazah santri dari reruntuhan musala Ponpes Al-Khoziny.

Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

"Sampai dengan pagi tadi pukul 03.34 kami telah mengektrikasi lagi satu korban. Kita telah melakukan pencarian korban santri Ponpes Al-Khoziny, 36 dalam kondisi meninggal dunia," kata Bramantyo, Minggu (5/10/2025).

Ia menambahkan, evakuasi tetap dilakukan dengan menggunakan alat untuk membuka akses guna menemukan korban yang masih berada dibawah reruntuhan.

Baca Juga: Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

"Setelah kita buka dengan alat berat disitu kita banyak menemukan jenazah di area A4 dan A3. Kita pakai satu bego dan beker yang didampingi basarnas," bebernya.

Menurut Bramantyo, area A3 dan A4 adalah tempat dimana banyak jenazah ditemukan. "Posisi A3 dan A4 itu persis di belakang imam atau pas tengah. Setelah dibuka dengan alat berat kita banyak menemukan jenazah," ungkapnya.

Baca Juga: Wabup Mimik ajak Pelajar Sidoarjo Bijak Gunakan Teknologi

Masih kata Bramantyo, pencarian akan diteruskan hingga material reruntuhan beton musala bersih dan semua korban ditemukan.

"Kita juga tetap mencari korban dan membersihkan material reruntuhan musala. Kita juga hati-hati kalau ada (korban)," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.