Kamis, 22 Okt 2026 14:53 WIB

Eks Lokalisasi Moroseneng Surabaya Masih Beroperasi, PSK Raup Rp6 Juta per Minggu

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 03 Okt 2025 14:44 WIB

selalu.id – Aktivitas prostitusi di kawasan eks lokalisasi Moroseneng, Sememi Jaya II, Benowo, Surabaya, masih berlangsung meski secara resmi sudah ditutup. Sejumlah pekerja seks komersial (PSK) masih bertahan mencari penghidupan di wisma-wisma yang beroperasi secara terselubung.

 

Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Ratakan 21 Lapak di Eks Lokalisasi Krengseng, Penataan Kawasan Berlanjut

Salah satunya adalah Siska (26, nama samaran), seorang janda asal Bandung yang sudah dua bulan tinggal di sebuah kamar kos berukuran 3x4 meter di kawasan tersebut. Kamar itu sekaligus menjadi tempat ia melayani tamu.

 

“Saya terpaksa melakukan ini semua demi anak saya,” ujarnya, Jumat (3/10/2025).

 

Siska bercerita sebelumnya bekerja sebagai pemandu karaoke, namun penghasilan yang tidak menentu membuatnya menerima tawaran teman untuk masuk ke Moroseneng. Ia kini bisa melayani 4–6 pria setiap malam, dengan tarif Rp250 ribu sekali kencan. Dari jumlah itu, Rp100 ribu disetorkan ke mucikari, sisanya menjadi penghasilannya. Jika ramai, ia bisa mendapat Rp750 ribu per malam atau sekitar Rp6 juta per minggu.

 

“Jauh lebih besar daripada kerja pabrik. Kerjanya juga tidak berat, hanya menunggu tamu di kamar,” katanya.

Baca Juga: Pelaku Prostitusi dari Luar Surabaya Dipulangkan, Wali Kota Eri: Dolly Aman

 

Meski demikian, pekerjaan itu penuh risiko. Beberapa tamu menolak menggunakan alat kontrasepsi atau berperilaku kasar saat mabuk. Siska mengaku tetap merasa lebih aman di lokalisasi dibanding mencari pelanggan lewat aplikasi.

 

“Kalau di aplikasi, kita tidak tahu siapa yang akan ditemui. Kalau di sini setidaknya lebih aman,” jelasnya.

 

Baca Juga: Dari Moroseneng ke Dolly, Cak Yebe Beberkan Pusat Prostitusi Surabaya

Ia menambahkan hanya berani menerima ajakan kencan di luar wisma dari pelanggan lama yang sudah dikenal. Hal itu dilakukan untuk menghindari tindak kriminal.

 

“Yang penting bisa makan, bisa kirim uang buat orang rumah,” pungkasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ketua BEM Unair Ngaku Ditahan di Polda Jatim Gegara Dituduh Sebar Ajakan Kerusuhan

Ia juga menegaskan bahwa tuduhan mengenai gerakan yang dikondisikan tidaklah benar.

Peringatan Hari Santri, DPW PKB Jatim: Jihad Masa Kini adalah Melawan Karhutla

DPW PKB Jatim secara simbolis menyerahkan 5.000 bibit pohon kepada peserta apel sebagai wujud nyata komitmen menjaga kelestarian lingkungan.

Ruang Data Centre Lama Untag Terbakar, Satu PMK Diterjunkan

Alarm langsung berbunyi setelah muncul kepulan asap.

Carok di Sidoarjo, Pria Misterius Tewas dan Pedagang Es Degan Terluka

Polisi masih mendalami aksi pertengkaran berdarah yang mengakibatkan korban jiwa ini.

Perampokan Toko Emas di Jember, Pelaku Bawa Tas Isi Mata Uang Asing dan Valas Raib

Pelaku juga membacok pemilik toko emas murni Aliong dan ibunya.

67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo Diratakan

selalu.id - Pemkab Sidoarjo menurunkan sekitar 600 personel gabungan untuk membongkar 67 bangunan liar di sepanjang frontage road di Kecamatan Waru, Gedangan,