Sabtu, 06 Jun 2026 08:23 WIB

DPRD Surabaya Minta PT SAS Hentikan Pembangunan Cafe NOOK di Fasum Graha Family

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 01 Okt 2025 16:43 WIB

selalu.id – Komisi A DPRD Surabaya meminta pembangunan Cafe NOOK di kawasan Graha Family, Wiyung, dihentikan sementara. 

 

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

Langkah ini diambil setelah muncul aduan warga yang menuding pengembang PT Sanggar Asri Sentosa (SAS) nekat membangun di atas lahan fasilitas umum (fasum) Boulevard Famili Selatan tanpa izin sah dan tanpa persetujuan warga.

 

Ketua Komisi A, Yona Bagus Widyatmoko, menegaskan indikasi pelanggaran yang dilakukan PT SAS sangat jelas. Ia menyebut pembangunan fisik sudah berjalan sejak Juni 2023, sementara izin baru diajukan September 2023 dan keluar Desember 2024. 

 

“Artinya, lebih dari setahun mereka membangun tanpa legalitas,” ujarnya dalam rapat dengar pendapat, Selasa (1/10/2025).

 

Ia juga menyoroti pasal 15 ayat 4 Perwali 52/2017 yang mewajibkan persetujuan dua pertiga pemilik sah lahan untuk perubahan tata ruang. 

 

“Proses persetujuan itu tidak jelas, tapi bangunan sudah berdiri. Ini masalah serius,” tegas Yona.

 

Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Muhammad Saifuddin, menegaskan Pemkot harus bersikap tegas terkait masalah ini. 

 

“Kalau PT SAS benar secara hukum, silakan lanjut. Tapi kalau ada unsur yang tidak terpenuhi, hentikan. Itu bentuk keadilan,” ujarnya.

 

Komisi A akhirnya merekomendasikan pembangunan Cafe NOOK dihentikan sementara selama 7 hari kerja. Dalam masa jeda itu, DPRKPP, bagian hukum, camat, lurah, RT, RW, perwakilan warga, dan PT SAS wajib duduk bersama mencari solusi.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

 

Sementara itu, Ketua RW 11 Graha Family, Hadi Wibisono, menegaskan keresahan warga muncul sejak Juli 2023 ketika banner pembangunan Cafe NOOK terpasang. 

 

“Warga tidak pernah dilibatkan. Padahal aturan jelas, perubahan pemanfaatan lahan harus dapat persetujuan dua pertiga pemilik. Faktanya, proses itu tidak pernah ada,” ujarnya.

 

Ia menyebut mediasi berkali-kali gagal lantaran pengembang kerap mangkir. Bahkan, DPRKPP sudah menegaskan lahan tersebut berstatus fasum tanpa izin lengkap.

 

 “Oktober 2023 kami menghadap langsung Pak Wali Kota. Beliau minta kami bikin surat resmi, tapi sampai sekarang proyek tetap jalan,” tambahnya.

Baca Juga: Polemik Pajak Rumah Kos di Surabaya Tuai Protes

 

Puncaknya, Agustus 2025, warga dibuat kecewa ketika sosialisasi bersama Wakil Wali Kota Armuji hanya mengundang RT dan RW. “Padahal dampaknya dirasakan seluruh warga,” tegas Hadi.

 

General Manager PT SAS, Veronika, berdalih pihaknya selalu mengikuti arahan pemerintah. “Kami ikuti hasil rapat hari ini. Jika diminta berhenti, kami berhenti. Kalau ada tukar guling fasum, lahan kompensasi sudah kami siapkan,” katanya.

 

Namun, pernyataan itu tak menepis fakta bahwa pembangunan dilakukan sebelum izin lengkap. Bahkan, soal janji lapangan tenis yang pernah disebut sebagai RTH, Veronika menyebutnya sekadar “miskomunikasi.”

 

Sementara itu, Kabid Perizinan DPRKPP, Oliver Reinhart, mengakui izin Cafe NOOK baru diproses sejak akhir 2023. “IMB baru keluar Mei 2025. Proses masih panjang dan kini kami minta masukan kejaksaan terkait aspek hukumnya,” jelasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.