Jumat, 23 Okt 2026 02:03 WIB

21 Pasangan di Luar Nikah Tejaring Razia Satpol PP Surabaya di Hari Valentine

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 14 Feb 2022 22:44 WIB
Razia Satpol PP Surabaya
Razia Satpol PP Surabaya

selalu.id - Sebanyak 21 pasangan di luar nikah berhasil terjaring razia gabungan Satpol PP Kota Surabaya di hari Valentine, Senin (14/2/2022). Razia tersebut digelar bersama BPBD, jajaran kepolisian dan Kogartap III.

Kasatpol PP Kota Surabaya, Eddy Christijanto, mengatakan razia tersebut menyasar hotel-hotel serta Rekreasi Hiburan Umum (RHU).

Baca Juga: Massa Demo Berpakaian Serba Hitam Mulai Datang di Depan Grahadi Surabaya

"21 pasangan itu merupakan hasil sementara, karena teman-teman akan terus bergerak hingga malam. Operasi semacam ini akan terus dilakukan meskipun bukan Hari Valentine," kata Eddy.

Eddy menjelaskan, Razia gabungan yang digelar oleh Satpol PP Kota Surabaya itu dibagi ke beberapa tim yang menyebar ke seluruh penjuru Surabaya.

Saat tiba di hotel yang dirazia, lanjut dia, mereka mengetuk pintu hotel yang ada pengunjungnya, lalu para petugas Satpol PP itu dengan persuasif meminta kartu pengenalnya dan kalau bukan suami istri, mereka langsung diajak naik ke truk Satpol PP lalu dibawa ke kantor Satpol PP Surabaya.

"Mereka yang terjaring langsung kami bawa ke Mako Satpol PP Surabaya, lalu kita swab," ujarnya.

Lebih lanjut Eddy menjelaskan, jika hasil tes swab positif, langsung dibawa ke Hotel Asrama Haji, tetapi kalau negatif akan diberikan pembinaan lalu akan dipanggil orang tuanya untuk dikembalikan kepada keluarganya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan

Menurut Eddy, warga yang terjaring razia itu sebenarnya sudah menyalahgunakan makna kasih sayang yang seharusnya welas asih kepada semua orang, terutama keluarga dan anak istri, terlebih masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, yang seharusnya mereka menyayangi diri sendiri dan keluarganya.

"Makanya, saat pembinaan itu kami juga akan minta mereka untuk membuat surat pernyataan bahwa mereka tidak akan mengulangi kejadian serupa di masa mendatang, terutama di Hari Valentine," katanya.

Eddy juga memastikan bahwa razia serupa akan terus dilakukan di hotel-hotel atau losmen dan juga RHU yang melanggar aturan, apalagi saat ini Surabaya memasuki PPKM Level 2 dan kasus Covid-19 di Surabaya semakin naik.

Baca Juga: Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Karenanya, ia mengajak kepada warga Kota Surabaya untuk bersama-sama mencegah dan menekan pandemi Covid-19 ini.

Selain melakukan razia pengunjung hotel, Satpol PP Surabaya juga memberikan tanda silang pelanggaran kepada hotel-hotel yang terbukti melakukan pelanggaran izinnya dan juga protokol kesehatannya.

"Hotel dan penginapan itu harus sesuai perizinannya, bukan untuk tempat lainnya," terangnya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pabrik Daur Ulang Ban Bekas Dekat SPBU di Mojokerto Terbakar

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih diselidiki pihak kepolisian. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir cukup besar.

Polda Jatim Amankan 11 Orang Diduga Pembuat Onar saat Demo di Grahadi Surabaya

Dalam penangkapan itu, polisi turut menyita barang bukti cairan tiner, minuman keras jenis arak, senjata keling (knuckle), hingga beberapa telepon seluler.

7.000 Hektare Hutan dan Lahan di Indonesia Masih Terbakar, Ini Daftar Wilayahnya

Selain karhutla, BNPB mencatat 2.188 bencana alam melanda Indonesia hingga Oktober 2026. Dari kekeringan, gempa, erupsi gunung, hingga cuaca ekstrem.

Banyak Santri Terganjal Aturan Usia 16 Tahun, DPRD Surabaya Desak Revisi Juknis Beasiswa

Muhammad Saifuddin mengungkapkan, dari target awal 3.000 santri penerima beasiswa pada 2026, baru sekitar 700 santri yang terealisasi.

Kanwil Kemenag Jatim Luncurkan Aplikasi El-Santri pada Hari Santri 2026, Ini Kegunaannya

Syaikhul Hadi menekankan pentingnya sikap adaptif dan inovatif agar ilmu yang dimiliki mampu menjawab tantangan zaman. 

Soal Isu Kredit Fiktif Rp690 Juta, BRI Nganjuk Tegaskan Sesuai Prosedur

BRI Nganjuk juga telah memanggil pihak keluarga terkait untuk duduk bersama. Ruang mediasi dibuka guna mencari jalan keluar terbaik sesuai regulasi.