Jumat, 05 Jun 2026 06:23 WIB

Festival Suadesa hingga Padi Biosalin, Cara PGN Dukung Ekonomi Lokal

selalu.id – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menegaskan komitmennya dalam menjalankan bisnis gas bumi secara bertanggung jawab dengan mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik serta program keberlanjutan di bidang sosial dan lingkungan.

 

Baca Juga: Kembangkan Blue Ammonia di Indonesia, PGN Gandeng JSA pada Ajang IPA Convex 2026

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menyatakan keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari sisi bisnis, tetapi juga dari kontribusi langsung kepada masyarakat dan lingkungan sekitar.

 

“Tata kelola perusahaan yang baik menjadi landasan penting bagi PGN untuk menyusun strategi dan kebijakan perusahaan. Keberhasilan PGN tidak hanya terukur dari sisi bisnis, tetapi juga dari bagaimana keberadaan PGN mampu membangun hubungan yang harmonis dengan lingkungan sekitar,” kata Fajriyah.

 

Melalui program tanggung jawab sosial (CSR), PGN menggelar Festival Suadesa 2025 di Gasblock PGN Karangrejo, Borobudur, Magelang. Kegiatan tersebut melibatkan 40 UMKM lokal dan mendorong pertumbuhan usaha kuliner serta homestay warga di kawasan Borobudur.

 

Di pesisir utara Jawa Tengah, PGN bersama BRIN serta pemerintah daerah Semarang dan Jepara mengembangkan program Padi Biosalin. Program ini membantu petani memanfaatkan lahan dengan kadar garam tinggi agar tetap produktif sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani pesisir.

 

Baca Juga: PGN Pastikan Keamanan Jaringan Gas Bumi dengan Layanan Tanggap Darurat 24 Jam

PGN juga melaksanakan program Sister Dewa di Desa Pagar Dewa, Sumatera Selatan. Melalui inisiatif ini, petani karet dibantu dalam pengembangan pupuk organik, pembentukan koperasi, agroforestri, bank sampah, hingga program peningkatan produktivitas lainnya.

 

Selain itu, PGN menggandeng Kementerian Lingkungan Hidup untuk sejumlah kegiatan, termasuk penyelamatan ekosistem Sungai Ciliwung serta aksi bersih pantai dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

 

Fajriyah menambahkan, program keberlanjutan juga dilakukan anak usaha dan afiliasi PGN. Pertamina Gas (Pertagas) menjalankan program CSR seperti Perkasa Bumiku (Operation West Java Area), Perempuan Lubuk Karet: Upscale Produk Nanas (Operation Central Sumatera Area), dan Pusaka Tirta (Operation South Sumatera Area). Sementara PT Nusantara Regas mengembangkan program Muka Bule: Muara Angke Budidaya Lele.

Baca Juga: PGN Jaga Kinerja Solid di Triwulan I 2026, Fokus Layanan Dosmetik dan Disiplin Keuangan

 

Di Kabupaten Gresik, PGN Saka membantu masyarakat dalam pemulihan ekosistem mangrove. Beberapa lokasi bahkan berkembang menjadi ekowisata mangrove yang membuka peluang ekonomi baru bagi warga.

 

“Dengan komitmen yang kuat dalam hal keberlanjutan, diharapkan memacu semangat PGN untuk terus tumbuh sebagai perusahaan yang kompeten, berdaya saing, dan bermanfaat bagi masyarakat maupun lingkungan,” ujar Fajriyah.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.