Kamis, 06 Agu 2026 02:34 WIB

Lapangan Legendaris PS Nanggala Terseret Konflik, DPRD Surabaya Minta Jangan Korbankan Sepak Bola

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 22 Sep 2025 17:43 WIB

selalu.id – Konflik pengelolaan Lapangan Klomrojoyo Dukuh Menanggal atau yang dikenal sebagai Lapangan PS Nanggala kembali mencuat. Persoalan ini resmi disampaikan ke Komisi B DPRD Surabaya pada Senin (22/9/2025).

 

Baca Juga: Banyak Mahasiswa Berprestasi di Surabaya Terancam Gagal Beasiswa, DPRD Desak Dinsos Benahi Data Desil

Sejak awal, lapangan dikelola melalui LPMK setempat. Pada 17 September 2024, dibentuk kepengurusan baru bernama Perkumpulan Insan Bola Dukuh Menanggal yang terdaftar di Kemenkumham. Namun, pada 6 Agustus 2025, Lurah Dukuh Menanggal menunjuk pengurus baru untuk menggantikan kepengurusan lama yang masih sah secara hukum.

 

Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Yuga Pratisabda Widyawasta, meminta agar konflik ini tidak merusak tradisi panjang PS Nanggala sebagai kawah candradimuka pesepakbola Surabaya.

 

“Lapangan Nanggala ini punya sejarah panjang, melahirkan banyak bibit sepak bola untuk kota ini. Tapi di Porprov kemarin, tidak ada satupun pemain PS Nanggala yang mewakili Surabaya. Kami khawatir masalah non-teknis ini justru mematikan regenerasi,” kata Yuga.

 

Ia mendorong semua pihak duduk bersama mencari solusi, bukan mempertahankan kepentingan masing-masing.

 

Baca Juga: Di Balik Pagar Besi Mal Surabaya, DPRD Endus Adanya Kekhawatiran

“Ayo mikir sepak bolanya, mikir bibitnya. Jangan malah ribut soal siapa yang ngelola, sehingga pembinaan terbengkalai,” ujarnya.

 

Sementara itu, R. Sunarto, salah satu pendiri Insan Bola Dukuh Menanggal sekaligus penasehat pengelolaan, menegaskan pihaknya tidak memiliki kepentingan pribadi. Menurutnya, pengelolaan selama ini tetap fokus pada pembinaan.

 

“Setiap Minggu pagi lapangan khusus untuk SSB. Warga Dukuh Menanggal kami beri jatah main Kamis dan Minggu sore. Sisanya disewakan untuk menutup biaya perawatan yang tidak sedikit,” jelasnya.

Baca Juga: DPRD Minta Pemkot Surabaya Tak Tunggu Laporan Warga untuk Normalisasi Saluran Air

 

Sunarto menyebut sudah dua kali mengajukan legalitas ke BPKAD Surabaya, namun hingga kini belum ada jawaban. Meski begitu, ia menegaskan lapangan tetap akan dirawat dan dimanfaatkan agar tidak terbengkalai.

 

“Kami hanya ingin lapangan ini dikelola dengan benar, tidak jatuh ke tangan yang salah. Anak-anak SSB dan pecinta bola Surabaya harus tetap punya tempat untuk berlatih,” ujarnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bupati Gus Barra Pimpin Razia Rokok Ilegal di Pasar Sawahan Mojokerto, Ratusan Ribu Batang Disita

Gus Barra menegaskan bahwa langkah kolaboratif ini merupakan wujud nyata pemerintah daerah dalam melindungi penerimaan negara.

DPRD dan Pemprov Jatim Sahkan KUA-PPAS P-APBD 2026, Kejar Target IKU hingga Pokir

Penyesuaian target pendapatan nantinya akan digodok matang bersama komisi membidangi agar presisi dengan potensi riil tiap sektor penerimaan daerah.

Gempur Miras Ilegal di Sidoarjo: 3 Penjual Diseret ke Sidang Tipiring, Didenda hingga Rp1 Juta

Tak berhenti pada sanksi denda, seluruh barang bukti miras yang disita dan telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) dijadwalkan bakal dimusnahkan.

Sikat Premanisme, Polrestabes Surabaya Tahan Tiga Tersangka Penyerobot Ruko LeIang

Proses penyidikan saat ini masih terus berjalan untuk membongkar keterlibatan aktor lain di balik aksi penyerobotan tersebut.

DVI Polda Jatim Kembali Identifikasi Korban KMP Mutiara Sentosa II, Total 4 Jenazah Sudah Diserahkan

Dengan penyerahan ini, Tim DVI Polda Jatim tercatat telah menyerahkan total empat jenazah teridentifikasi kepada pihak keluarga.

Langkah Tegas Polres Pasuruan Usut Tuntas Tewasnya Terduga Pelaku Judol di Beji

Hasil dari pemeriksaan internal ini nantinya juga bakal dibuka secara terbuka kepada publik sebagai wujud transparansi institusi.