Kamis, 04 Jun 2026 08:54 WIB

Nginap di Hotel ini Siap-siap Didatangi Pedagang Bakso Berparas Cantik

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 11 Feb 2022 17:14 WIB
Layanan bakso gratis  Whiz Residance Hotel Surabaya.
Layanan bakso gratis Whiz Residance Hotel Surabaya.

selalu.id - Berinovasi di tengah pandemi Covid-19 adalah solusi untuk tetap mempertahankan kelangsungan tindakan usaha atau memberikan rasa nyaman kepada para pelanggan terutama di bidang pelayanan seperti yang dilakukan oleh Whiz Hotel Surabaya.

Hotel di Surabaya ini memberikan layanan bakso gratis yang diantar menggunakan rombong ke kamar para tamu.Hal ini dilakukan guna memberikan rasa nyaman pada tamu, dan mengurangi intensitas tamu untuk berada di luar ruangan.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Sales and Marketing Manager Whiz Residence Surabaya, Nanik Rahayu mengatakan, bakso gratis ini disajikan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, sehingga tamu tak perlu khawatir dan hanya tinggal menunggu bakso siap dihidangkan dan menyantapnya.

"Kami dari Whiz Hotel Surabaya memberikan benefit bagi para tamu, dengan memberikan bakso gratis. Jadi ada petugas hotel kita berkeliling ke kamar-kamar menawarkan bakso ke setiap tamu yang menginap," jelas Nanik Rahayu.

Bukan penjual bakso biasa, wanita beparas cantik dan ramah menyajikan makanan berkuah tersebut dengan mendatangi setiap kamar tamu.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

"Jadi setiap Sabtu kita akan memberikan hidangan bakso gratis, kan kita tahu pemerintah kembali menerapkan PPKM di Surabaya, nah program Whiz Hotel untuk tamu ini juga sekaligus sebagai bentuk dukungan kami terhadap aturan yang pemerintah yang saat ini diberlakukan, yakni mengurangi aktifitas di luar ruangan, terutama agar tamu tak perlu ke luar area hotel untuk mencari makanan, karena sudah kita sediakan dan gratis," tambahnya.

Mulai dari pukul 17.00 WIB, pihak hotel akan berkeliling menawarkan bakso secara gratis kepada para tamu yang menginap. Dengan demikian para tamu tak perlu repot untuk ke luar hotel mencari makanan, dan lebih aman tanpa harus berkumpul untuk antre. Karena pihak hotel akan mendatangi kamar tamu satu per satu untuk menawarkan sekaligus menyiapkan sajian bakso gratis.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

"Tentunya semua disajikan dengan mematuhi protokol kesehatan ketat, setiap tamu sudah cek PeduliLindungi, tetap memakai masker dan menjaga jarak. Untuk petugas kami juga dilengkapi dengan masker dan mengenakan handgloves sehingga terjamin untuk keamanannya," terang Nanik Rahayu.

Whiz Hotel Surabaya selalu mendukung dan menjalankan aturan yang diinstruksikan pemerintah dalam rangka menekan penyebaran kasus Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan ketat di area hotel, di mana semua fasilitasnya sudah didukung touchless, sehingga tanpa perlu menyentuh dengan tangan ketika membuka pintu dan menyalakan kran air cuci tangan. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.