Kamis, 04 Jun 2026 14:36 WIB

26 Pelajar Terlibat Kerusuhan Demo, Wali Kota Surabaya Ketatkan Jam Malam

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 04 Sep 2025 13:46 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan aturan jam malam akan kembali diperketat usai kericuhan demo pada 28-30 Agustus 2025 yang melibatkan pelajar SMP, SMA, hingga SMK.

 

Baca Juga: Kejati Jatim Serahkan Aduan Dugaan Pemborosan APBD Surabaya 2025 ke Inspektorat

“Jam malam tetap dijalankan. Tapi yang paling penting peran orang tua. Pemerintah tidak mungkin bisa mengawasi semua anak, makanya orang tua harus ikut menjaga,” kata Eri, Kamis (4/9/2025).

 

Eri menyebut, setidaknya 26 pelajar diamankan pihak kepolisian setelah kerusuhan tersebut. “Umurnya rata-rata 17 sampai 18 tahun, sebagian besar masih sekolah. Saat ini masih diproses Pak Kapolres,” ujarnya.

Baca Juga: Pertama Kali Digelar Malam, Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Wisata dan Okupansi Hotel

 

Selain memperketat jam malam, Eri mendorong penguatan program Kampung Pancasila di lingkungan warga. Menurutnya, langkah itu penting untuk menjaga budaya Arek Suroboyo yang menjunjung tinggi kebersamaan.

 

Baca Juga: Dianggap Ganggu Estetika Kota, Fasad Eks Toko Nam Akan Dibongkar Pemkot Surabaya

“Surabaya boleh jadi kota metropolitan, tapi jangan sampai budaya Arek kita luntur. Kejadian kemarin jadi pengingat untuk kembali ke akar kebersamaan,” tegasnya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.