Sabtu, 06 Jun 2026 07:49 WIB

Polisi Selidiki 18 Terduga Pembakar Grahadi dan Mapolsek Tegalsari

selalu.id – Polrestabes Surabaya mendalami keterlibatan 18 orang yang diduga terlibat pembakaran Gedung Negara Grahadi, Mapolsek Tegalsari, dan sejumlah pos polisi saat kerusuhan akhir Agustus 2025.

 

Baca Juga: Pembuat Molotov untuk Demo Grahadi Terancam UU Darurat, Pelaku Belajar dari Internet

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, mengatakan proses hukum tidak hanya terbatas pada 18 orang tersebut. Total ada 22 orang yang akan diproses lebih lanjut.

 

“Saat ini proses masih berjalan. Kami sudah melengkapi berkas untuk sekitar 18 orang, dan ini akan terus berlanjut,” ujarnya.

 

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan peran para terduga bervariasi. Polisi masih mencocokkan bukti di lapangan dengan keterangan yang diberikan.

 

“Peran mereka bermacam-macam, dan kami sedang mendalami hal tersebut. Jika ada yang tidak terbukti terlibat tindak pidana, terutama anak-anak, akan kami kembalikan kepada orang tuanya,” jelasnya.

Baca Juga: Pasca Kebakaran, Polsek Tegalsari Layani Warga di Kantor Bawaslu

 

Luthfie menegaskan akan menindak tegas siapa pun yang terbukti merusak atau membakar, khususnya terhadap Gedung Negara Grahadi dan Mapolsek Tegalsari yang berstatus cagar budaya.

 

“Jika bukti dan fakta menunjukkan adanya keterlibatan dalam perusakan dan penganiayaan, maka akan kami proses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

 

Baca Juga: Karangan Bunga Penuhi Mapolsek Tegalsari Usai Demo Ricuh

Sebagai informasi, sejak 29–31 Agustus 2025 Polda Jatim mengamankan 580 orang terduga pelaku kerusuhan di Surabaya, Kabupaten Malang, Kota Malang, Kota Kediri, Kabupaten Kediri, dan Sidoarjo.

 

Khusus di Surabaya, 288 orang diamankan. Dari jumlah itu, 22 orang diproses hukum dan 266 orang dipulangkan.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.