Minggu, 25 Okt 2026 06:24 WIB

Polisi Selidiki 18 Terduga Pembakar Grahadi dan Mapolsek Tegalsari

selalu.id – Polrestabes Surabaya mendalami keterlibatan 18 orang yang diduga terlibat pembakaran Gedung Negara Grahadi, Mapolsek Tegalsari, dan sejumlah pos polisi saat kerusuhan akhir Agustus 2025.

 

Baca Juga: Pembuat Molotov untuk Demo Grahadi Terancam UU Darurat, Pelaku Belajar dari Internet

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, mengatakan proses hukum tidak hanya terbatas pada 18 orang tersebut. Total ada 22 orang yang akan diproses lebih lanjut.

 

“Saat ini proses masih berjalan. Kami sudah melengkapi berkas untuk sekitar 18 orang, dan ini akan terus berlanjut,” ujarnya.

 

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan peran para terduga bervariasi. Polisi masih mencocokkan bukti di lapangan dengan keterangan yang diberikan.

 

“Peran mereka bermacam-macam, dan kami sedang mendalami hal tersebut. Jika ada yang tidak terbukti terlibat tindak pidana, terutama anak-anak, akan kami kembalikan kepada orang tuanya,” jelasnya.

Baca Juga: Pasca Kebakaran, Polsek Tegalsari Layani Warga di Kantor Bawaslu

 

Luthfie menegaskan akan menindak tegas siapa pun yang terbukti merusak atau membakar, khususnya terhadap Gedung Negara Grahadi dan Mapolsek Tegalsari yang berstatus cagar budaya.

 

“Jika bukti dan fakta menunjukkan adanya keterlibatan dalam perusakan dan penganiayaan, maka akan kami proses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

 

Baca Juga: Karangan Bunga Penuhi Mapolsek Tegalsari Usai Demo Ricuh

Sebagai informasi, sejak 29–31 Agustus 2025 Polda Jatim mengamankan 580 orang terduga pelaku kerusuhan di Surabaya, Kabupaten Malang, Kota Malang, Kota Kediri, Kabupaten Kediri, dan Sidoarjo.

 

Khusus di Surabaya, 288 orang diamankan. Dari jumlah itu, 22 orang diproses hukum dan 266 orang dipulangkan.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Drag Race di Jembatan Merah Tuai Protes Pedagang Kota Lama Surabaya

Penutupan jalan dilakukan secara tiba-tiba tanpa ada pemberitahuan maupun musyawarah dengan para pedagang.

Ratusan Anak Muda Jember Politik PAR Alternatif Indonesia, Lawan Oligarki dengan Nilai Bukan Identitas

Peserta berasal dari beragam organisasi kemahasiswaan (ormek), organisasi kepemudaan, hingga kelompok gerakan yang memiliki perhatian terhadap persoalan sosial

Toko Percetakan Al-Yaubi Print di Surabaya Terbakar, 2 Motor Hangus

Bangunan dua lantai berukuran 8,5 x 27 meter itu hangus terbakar.

Bunda PAUD Sidoarjo Tekankan Pentingnya Kejujuran Sejak Usia Dini

Di tengah fokus meningkatkan kecerdasan anak, nilai kejujuran dinilai sebagai bekal paling penting untuk masa depan.

Subuh Keliling, Kapolda Jatim: Ambil Hati Masyarakat Jangan Hartanya

Agenda ini menjadi ruang bagi jajaran Polda Jatim untuk mempererat silaturahmi dengan ulama sekaligus menyerap langsung aspirasi keamanan dan ketertiban masyara

Dittipidter Bareskrim Polri Bongkar Praktik Pengoplosan Elpiji, Negara Rugi 2,1 Miliar

Polisi menyita 1.820 tabung LPG dalam pengungkapan dugaan penyalahgunaan LPG bersubsidi atau 3 kilogram yang dioplos.