Kamis, 04 Jun 2026 23:48 WIB

Demo Solidaritas Ojol di Grahadi Ricuh, Massa Dobrak Pagar dan Bakar Halaman

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 29 Agu 2025 15:58 WIB
Aksi demo di Grahadi
Aksi demo di Grahadi

selalu.id – Aksi solidaritas masyarakat sipil bersama pengemudi ojek online (ojol) di depan Gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Jumat (29/8/2025), berakhir ricuh.

 

Baca Juga: Driver Online Malang Dukung Regulasi RUU dalam Demo di DPRD Jatim Besok

Massa yang mulai berkumpul sejak pukul 14.30 WIB awalnya hanya berorasi mengecam tindakan represif aparat saat demonstrasi di Jakarta sehari sebelumnya. Mereka juga menuntut keadilan atas tewasnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol yang meninggal setelah tertabrak kendaraan taktis Baracuda pada Kamis (28/8).

 

Situasi memanas ketika massa mencoba merangsek masuk dengan mendobrak pagar Grahadi. Aksi berlanjut dengan pelemparan batu dan bongkahan semen ke arah gedung serta aparat kepolisian.

Baca Juga: Demo Penghapusan Barcode BBM di Surabaya, Ratusan Truk Blokir Jalan hingga Macet Total

 

Polisi sempat mengimbau massa agar tidak bertindak anarkis. Namun kericuhan semakin meluas hingga petugas menurunkan water cannon untuk membubarkan aksi.

Baca Juga: Bawa Sapi ke DPRD, Jagal RPH Pegirian Tolak Relokasi ke TOW

 

Hingga berita ini diturunkan, demonstrasi di depan Grahadi masih berlangsung dengan penjagaan ketat aparat keamanan.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.