Wali Kota Eri Cahyadi Minta Semua Mal di Surabaya Sediakan Musala

Reporter : Ade Resty
Eri Cahyadi saat meresmikan musala di mal Ciputra World Surabaya

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi meresmikan executive musala 'An-Nur' di lantai 4 Mal Extension Ciputra World Surabaya, Jumat (21/1/2022).

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyampaikan terima kasih kepada Ciputra World karena sudah menyediakan musala dengan arsitektur yang sangat luar biasa.

Ia mengungkapkan, biasanya kalau di mal interiornya yang bagus adalah cafe dan restorannya.

Baca juga: TPK Banjarmasin Gencarkan Safety Awareness di Bulan K3 2026, Pertegas Komitmen High Performance Zero Accident

Tapi sekarang di Ciputra World, kata dia, tempat ibadah dibuat interior yang sangat bagus, sehingga umat islam bisa melakukan ibadah dengan nyaman ketika jalan-jalan di mal ini.

"Apalagi di musala ini tempat sholatnya sudah dipisahkan antara laki-laki dan perempuan," ucapnya.

Sehingga perempuan yang berhijab tidak perlu sungkan untuk melepas hijabnya ketika wudhu karena sudah terpisahkan dengan yang laki-laki.

Keberadaan musala di mal itu sangat penting. Sebab, ia menyampaikan Surabaya ini merupakan kota toleransi yang mana 90 persen lebih warganya beragama islam.

Baca juga: Expo Campus 2026 Surabaya: Ajak Siswa Jelajahi Minat dan Masa Depan Pendidikan

"Untuk pemilik mal dan pemilik tempat belanja untuk setiap malnya diusahakan harus ada musalanya. Umat islam itu shalatnya 5 waktu, dan terkadang sering lupa waktu kalau sudah masuk mal," ujarnya

Eri memberikan sebuah nama musala tersebut, yakni bernama An-nur yang berarti cahaya.

"Semoga dapat memberikan cahaya bagi semua yang ada di Ciputra World ini, mulai dari yang bekerja hingga malnya semoga barokah. Atas nama warga Kota Surabaya, saya mengucapkan terimakasih," jelasnya.

Baca juga: Perda Baru Buka Jalan Investasi Lewat Pemanfaatan Aset Pemkot Surabaya

Sementara itu, Senior Director Ciputra Group, Sutoto Yakobus mengatakan bahwa sering mendapatkan pesan dari Wali Kota Eri kalau mau membangun mal, jangan lupa disediakan tempat ibadahnya.

Sehingga, mal kali ini dibuat tempat ibadah yang kekinian dengan interior yang bagus. Apalagi anak muda akan lebih senang beribadah. Jika tempatnya bagus dan nyaman.

"Syukur-syukur juga ini bisa menjadi tren bahwa kalau mau bikin tempat ibadah interiornya harus bagus, sehingga orang lebih suka dan lebih kerasan untuk beribadah," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru