selalu.id - Kesadaran masyarakat Surabaya dalam tertib mengurus administrasi kependudukan (adminduk) mengalami peningkatan. Warga disiplin dalam melaporkan data kependudukan.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Surabaya, Agus Iman Sonhaji menyampaikan, peningkatan kesadaran tertib adminduk diukur dari aktivitas warga Surabaya dalam mengajukan permohonan kependudukan.
Baca juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat
"Peningkatan itu seperti permohonan perpindahan alamat, penambahan gelar, permohonan akta kelahiran, akta kematian, dan lain sebagainya,"kata Agus, Minggu (21/5/2023).
Agus menyebut sebanyak 24 jenis layanan adminduk yang dimanfaatkan warga Surabaya. Dalam sehari tidak kurang dari 3.000 warga yang mengajukan data kependudukan. Bahkan, di hari tertentu bisa mencapai 4.000 pemohon yang mengajukan.
"Tentunya ini ada peningkatan kesadaran penduduk dari 3-4 tahun sebelumnya," ujarnya.
Baca juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya
Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, lanjutnya, Disdukcapil Surabaya ikut mengimbangi hal tersebut melalui berbagai layanan dengan sistem digital.
Tak hanya itu, Disdukcapil Surabaya juga terus mengunggah berbagai layanan informasi kependudukan yang bisa diakses oleh masyarakat melalui akun YouTube Swargaloka.
Baca juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari
"Saat pandemi COVID-19 tahun 2020, kami membuat sistem layanan digital yang memudahkan masyarakat, karena banyak masyarakat yang mengajukan permohonan. Mungkin terdapat mekanisme yang diminta pemerintah pusat dalam mengurus bantuan dan lainnya," jelasnya.
Sebab itu, Disdukcapil Surabaya mengadopsi program kampanye tertib adminduk dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, yaitu GISA (Gerakan Indonesia Sadar Adminduk), dengan meluncurkan program Kawasan Lingkungan Masyarakat Sadar Adminduk (Kalimasada). (Ade/SL1)
Editor : Redaksi