selalu.id - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta warga untuk melaporkan bila menemukan jalanan yang berlubang. Sehingga, Pemkot Surabaya akan berupaya langsung menangani penambalan aspal.
"Jalan Surabaya ini panjang, jadi ayo semuanya warga Surabaya kalau tahu (jalan berlubang) langsung laporkan. Kita tangani 1x24 jam," kata Eri, Kamis (2/3/2023).
Baca juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin
Eri mengatakan melalui Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) telah melakukan pemeliharaan jalan. Bahkan, saat memasuki musim penghujan, mereka bisa melakukan perbaikan atau pengaspalan jalan berlubang hingga 100 titik lokasi setiap harinya. "Laporkan (jalan berlubang) sebanyak-sebanyaknya bantu kami," tambahnya.
Sementara itu Kepala Bidang Jembatan dan Jalan DSDABM Surabaya Adi Gunita mengatakan, dalam sehari, pihaknya bisa mengguyur 100-120 ton aspal untuk jalan berlubang.
“Karena musim hujan, maka intensitas penambalan pengaspalan kita lebih tinggi. Normal sehari biasanya cuma 60 ton saat kemarau. Saat ini, kita sampai 120 ton atau dua kali lipat,” kata Adi.
Baca juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa
Dalam pengaspalan jalan berlubang, Adi Gunita mengaku bahwa pihaknya memiliki skala prioritas penanganan. Skala itu berdasarkan daftar penanganan yang telah dihimpun oleh Satuan Gugus Tugas (Satgas) pemantau lubang di berbagai ruas jalan.
“Kami memiliki tim survei yang terus berkeliling setiap harinya. Mereka tersebar di lima rayon (wilayah) untuk memantau ruas jalan. Jadi mereka mencari titik mana saja yang berlubang, kita jadikan satu dengan data jalan berlubang yang dikeluhkan pengguna jalan. Lalu kita petakan mana yang mendesak untuk segera kita tangani,” ujarnya.
Baca juga: Pemkot Surabaya Putus 2 Kontraktor Proyek Pompa Air Karena Wanprestasi
Adi Gunita menerangkan, setiap tim satgas yang berada di lima wilayah tersebut terdiri dari empat orang. Selain menghimpun data keadaan jalan rusak dari tim satgas, DSDABM juga menerima informasi jalan rusak berdasarkan laporan pengguna jalan.
“Ada laporan lapangan, ada juga laporan dari sosial media (sosmed). Laporan pengguna jalan yang kami terima bisa melalui akun sosmed Sapa Warga atau tim sosmed kami, Call Center 112, dan termasuk surat laporan yang dikirimkan ke kantor DSDABM,” terangnya. (Ade/SL1)
Editor : Arif Ardianto