selalu.id - Kota Surabaya mulai melakukan pelaksanaan vaksin booster kedua (atau vaksin keempat) untuk masyarakat yang berusia diatas 18 tahun keatas, Selasa (24/1/2023).
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, dirinya meminta setiap Kecamatan dan Kelurahan secepatnya melakukan pendataan warga, untuk segera mendapatkan vaksin Booster kedua.
Baca juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya
"Kami akan koordinasi dengan camat. Seperti dulu, siapa saja yang usia 18 tahun ke atas akan langsung dilakukan di kecamatan dan kelurahan, jadi cepat. Kalau kemarin (booster dua) kan terbatas (untuk nakes dan lansia),"kata Eri Cahyadi.
Eri mengatakan, terkait jumlah vaksin booster kedua itu, Pemkot Surabaya tergantung dari Pemerintah Pusat. Ia menyebut, saat ini jumlah booster pertama telah mencapai hampir 100 persen.
"Booster pratama 80 persen lebih, hampir 100 persen. Jadi sambil jalan terus,"ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya Nanik Sukristina menyampaikan, pihaknya telah membuka. Pelayanan disetiap gerai vaksin seperti mal dan balai RT/RW.
Baca juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang
"Kita juga tetap memfasilitasi layanan vaksinasi dosis 1, 2, 3 (booster 1) seperti sebelumnya,"ujarnya.
Untuk mempercepat vaksin booster kedua, kata dia, Pemkot Surabaya berkolaborasi dengan PT. KAI, TNI dan Polri kepada seluruh masyarakat di Kota Surabaya.
"Masyarakat dapat mengakses vaksinasi booster kedua di 63 Puskesmas sesuai dengan jadwal yang ditentukan oleh masing-masing Puskesmas,"jelasnya.
Baca juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih
"Disamping itu juga dibuka layanan vaksinasi di mall dan mendekatkan akses masyarakat masuk ke RT/RW/Kelurahan di masing-masing wilayah Puskesmas,"lanjutnya.
Ia menambahkan, Pemkot Surabaya menargetkan target vaksinasi booster kedua sebesar 50 persen. Sebab, pihaknya masih memprioritaskan untuk Nakes dan Lansia.
"Capaian vaksinasi booster kedua sampai dengan tanggal 22 Januari 2023 booster kedua Nakes mencapai 94,28 persen dan Lansia 16,97 persen,"pungkasnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi