Pemkot Surabaya Bakal Perbanyak Tempat Wisata, Ini Rencana Lokasinya

Reporter : Ade Resty
Wisata mangrove Romokalisari

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya berencana mempercantik dan menambah tempat wisata. Hal ini senyampang dengan naiknya okupansi hotel.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, meningkatnya wisatawan itu belum sepenuhnya mengunjungi tepat wisata di Surabaya. Dirinya hanya melihat di wilayah Romokalisari yang pengunjungnya meningkat dari luar kota.

Baca juga: Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

"Kita ini sekitar 10 persen lebih hampir 20 persen, itu 1 titik dan belum seluruh Surabaya. Saya cuman liat di Romokalisari, yang datang udah bukan cuma orang Surabaya, ada Gresik, Lamongan, Sidoarjo,"kata Eri, Minggu (13/11/2022).

Meski begitu, Eri menyebut tempat wisata lain tak kalah menarik pengunjung dari luar Surabaya. Sepertinya halnya wisata Kya-kya juga didatangi wisatawan dari luar Kota.

"Nah jadi ini jangkauan wisatawan besar. Kalau jumlah jangkauan wisatawan besar, maka peningkatan besar,"ujarnya.

Dengan begitu, Pemkot Surabaya bakal menambah tempat wisata. Salah satunya di kawasan Lakasantri dan Mangrove Gunung Anyar sekaligus akan mempercantik atau menguatkan tempat wisata-wisata yang ada.

Baca juga: Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

"Jadi InsyAllah ada di daerah Lakarsantri, InsyaAllah ada di mangrove, Gununganyar. InsyaAllah ada bebrapa titik lagi yang akan kita buka,"ungkapnya.

"Sambil kita akan menguatkan kembali tempat wisata yang ada seperti susur Kalimas. Itu juga akan kita kuatkan kembali. Ini kan awal tok, anggaran ndadak soale. Tapi sekarang InsyaAllah 2022 Desember akan terbuka dengan suasana baru,"lanjutnya.

Lebih lanjut Eri menyebut dengan naiknya wisatawan. Okupansi hotel yang ada ditengah atau pusat Kota Surabaya mengalami peningkatan hingga 100 persen.

Baca juga: Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

"Baik itu (hotel) bintang empat, lima, maupun bintang tiga itu udah balik lebih tinggi sebelum Covid,"terangnya.

Dengan tingginya Okupansi hotel-hotel itu. Artinya pengunjung dari luar Kota datang ke Surabaya ingin mendatangi tempat-tempat Wisata yang ada di Surabaya.

"Jadi Alhamdulilah target kita kalau ada orang ke Surabaya, bisnis atau belanja pasti akan mengajak keluarga sekarang, karena keluarganya bisa punya tempat wisata,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru