Satu Korban Tragedi Kanjuruhan yang Dirawat di RS Saiful Anwar Malang Meninggal

Reporter : Ade Resty
Rumah Sakit Saiful Anwar

selalu.id - Satu korban tragedi di Stadion Kanjuruhan yang dirawat di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, dinyatakan meninggal.

Total korban tragedi Kanjuruhan yang meninggal bertambah jadi 132 orang. Sebelumnya korban berjumlah 131 orang.

Baca juga: Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Plt Dirut RSSA, Kohar Hari Santoso mengatakan, ada dua pasien yang kondisinya tidak stabil, satu orang dinyatakan meninggal.

"Iya (satu orang meninggal) kondisinya tidak stabil (sebelum meninggal), ada dua yang tidak stabil," kata Kohar, saat di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (11/10/2022).

Kohar menyampaikan, pasien perempuan yang meninggal itu mengalami cedera pinggang yang cukup parah. Hingga, terjadi pendarahan dan syok cukup serius.

"Sudah diupayakan penanganan untuk mengatasi termasuk dengan tindakan operasi. Namun efek syok masih berkepanjangan dan menyebabkan kematian," kata Kohar,"ujarnya.

Baca juga: Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Lebih lanjut Kohar menjelaskan saat ini pihaknya merawat 6 orang pasien yang ada di ruang ICU. Sedangkan, 4 lainnya ada di ruang pasien biasa.

"Di ICU (pasien tragedi Kanjuruhan) memang kondisinya belum stabil dan perlu perhatian khusus supaya mereka bisa kami tangani lebih baik,"terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinkes Malang, Wiyanto Wijoyo mengatakan, pasien yang meninggal usai dirawat selama 10 hari di RSSA itu yakni suporter Aremania bernama Helen Pricela.

Baca juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Wiyanto menyebut, pasien yang menjadi korban Kanjuruhan itu warga Dampit, Malang.

"Alamat sesuai informasi adalah Dampit. Kalau penyebabnya Monggo langsung ke RSSA," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru