Kasus Kebakaran di Surabaya Mengalami Peningkatan selama 2022, Ini Penyebabnya

Reporter : Ade Resty
Kebakaran alang-alang di Surabaya

selalu.id - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya mencatat terjadi peningkatan kasus kebakaran di Surabaya selama 2022.

Tercatat sebanyak 549 peristiwa kebakaran sampai September 2022. Jumlah tersebut diantaranya 338 peristiwa non bangunan dan lahan terbuka.

Baca juga: Curi Uang di Pesawat, Dua WNA Asal China Diamankan di Bandara Juanda Surabaya

"Kejadian kebakaran di musim kemarau ini peningkatannya cukup signifikan, terutama yang non-bangunan. Jadi memang kebakaran di lahan terbuka ini ada kenaikan yang signifikan,"kata Kepala DPKP Surabaya, Dedik Irianto, Jumat (30/9/2022).

Dedik memaparkan, data kebakaran dari tahun 2019 tercatat sebanyak 994 peristiwa, kemudian, turun menjadi 684 tahun 2020 dan kembali turun lagi menjadi 644 peristiwa di tahun 2021.

"Jadi tren dari tahun 2019 ke 2021, total setahun ini menurun. Sementara tahun 2022 sampai bulan September, sudah ada 549 kejadian kebakaran. Tinggal sisa tiga bulan ini yang harus kita jaga," ujarnya.

Baca juga: TPK Banjarmasin Gencarkan Safety Awareness di Bulan K3 2026, Pertegas Komitmen High Performance Zero Accident

Meningkatnya kebakaran tersebut, menurut Dedik, dampak dari musim kemarau yang menyebabkan beberapa peristiwa kebakaran di lahan terbuka. Tercatat Agustus - September 2022, kebakaran alang-alang di lahan terbuka mendominasi kejadian.

"Pada dua bulan terakhir, kebakaran lahan terbuka tertinggi pada tahun ini. Kebakaran alang-alang itu satu hari bisa sampai 7 kejadian," ungkapnya.

Baca juga: Expo Campus 2026 Surabaya: Ajak Siswa Jelajahi Minat dan Masa Depan Pendidikan

Lebih lanjut Dedik menjelaskan, sebelumnya kebakaran alang-alang memakan korban jiwa. Ia menyebut, baru pertama kali menemukan kejadian tesebut. Peristiwa itu terjadi di pinggir sungai Medokan Semampir AWS, Minggu (25/9/2922) lalu, seorang pria berisinial KN (27) meninggal dalam kondisi nyaris gosong.

Ia menghimbau kepada masyarakat agar tidak membakar sampah dan tidak melakukan pembersihan alang-alang lahan kosong dengan cara dibakar. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru