selalu.id - Kasus human immunodeficiency virus (HIV) mengalami peningkatan di Surabaya, dengan usia yang paling rentan di kelompok pekerja.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya mengatakan, sebelumnya tahun 2021 rentan usia terkena HIV berada di usia Mahasiswa. Sedangkan, tahun ini bergeser di usia para pekerja.
"Rentang usia 29 tahun sampai 40 tahun. jadi para karyawan,"kata Nanik, Kamis (15/9/2022).
Nanik menjelaskan, saat ini kasus HIV di Surabaya naik mencapai 334 kasus yang didominasi para usia pekerja.
"Total sebanyak 1.026 HIV tersebar di wilayah Surabaya,"ujarnya.
Baca juga: Expo Campus 2026 Surabaya: Ajak Siswa Jelajahi Minat dan Masa Depan Pendidikan
Untuk mencegah penyebaran HIV, Nanik menerangkan, pihaknya telah mendapatkan bantuan obat Antiretroviral ARV dari pemerintah pusat atau Kementerian Kesehatan RI.
Obat tersebut didistribusikan ke 13 puskesmas dan 10 rumah sakit yang ada di Surabaya. Tetapi, tetapi ia menyabut tidak semua puskesmas mendapatkannya.
"Hanya puskesmas tertentu yang kita tunjuk untuk terapi pasien HIV/AIDS," jelasnya.
Baca juga: Perda Baru Buka Jalan Investasi Lewat Pemanfaatan Aset Pemkot Surabaya
Meski begitu, Nanik berupaya melakukan sejumlah langkah, seperti meningkatkan pelayanan kesehatan yang tak hanya pembangunan fisik ditingkatkan.
"Persoalan kesehatan penyelesaiannya tidak bisa kami sendiri, melainkan dengan menggandeng pihak-pihak terkait," terangnya. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi