Pertamina Jamin Stok BBM Aman Selama 40 Hari Kedepan

Reporter : Ade Resty
Antrian kendaraan di salah satu SPBU di Surabaya

selalu.id - Pertamina menjamin stok BBM di seluruh wilayah Jawa Timur dalam posisi cukup hingga 40 hari kedepan. Masyarakat diminta untuk tidak membeli secara berlebihan.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Deny Djukardi mengatakan, pihaknya selalu berkoordinasi dengan wilayah SPBU dimanapun dengan pusat untuk mengecek ketersediaan stok BBM.

Baca juga: Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

"Kita juga selalu koordinasi stok di enam terminal BBM di Wilayah Jatim, saya pantau kemarin terminal masih aman dan stok cukup, suplai sudah jalan dengan baik. Cadangan di kami dalam posisi aman,"kata Deny, Jumat (2/9/2022).

Deny mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Dampaknya, akan menganggu stok BBM yang ada di SPBU.

"Kami juga sudah lakukan berdasarkan pengalaman. Apabila terjadi pembelian berlebih, kami punya sistem digital testbox untuk melihat stok SPBU di masing-masing wilayah,"ujarnya.

Baca juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Dengan begitu, lanjut Deny, sistem tersebut apabila stok BBM menunjukkan angka kritis atau ketahanan waktu dalam beberapa jam saja. Nantinya terminal terdekat akan langsung melakukan pengiriman.

"Kami juga sudah menyampaikan kepada teman-teman SPBU agar tetap melakukan penyaluran sesuai kewajaran. Kami juga menghindari jangan sampai BBM yang ada di SPBU disalahgunakan oleh para spekulan,"tegasnya.

Baca juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Deny pun berharap penyaluran BBM ataupun LPG di Jawa Timur dalam posisi aman. Pihaknya juga memberitahu kepada SPBU untuk melakukan penyaluran penyerahan secara normal.

"Kemudian stok dimasing-masing SPBU sudah kami monitor di wilayah Jatim ini. Harapannya penyaluran bbm dan LPG di masyarakat Jatim posisi aman,"pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi

Kemensos Hadir
Berita Terpopuler
Berita Terbaru