selalu.id - Viralnya peristiwa pengusiran Cucu Menteri Sosial Tri Rismaharini dari wahana permainan Playtopia di Ciputra World Surabaya (CWS) jadi ajang curhat netizen. Beberapa diantaranya mengaku pernah mendapat perlakuan yang sama.
Postingan berita di media sosial Instagram @redaksiselalu.id dikomentari oleh netizen. Seperti komentar yang dilontarkan oleh akun @daviid_9, yang mengatakan bahwa perlakukan yang merujuk pada diskriminasi ini tidak hanya di Surabaya saja, tetapi terjadi di Jakarta.
"Di Jakarta (cabang Playtopia pusat) juga sama begitu. Ayo yang ngerasain hal yang sama, komen disini, mau negur liat warna kulit dan penampilan pelayanannya liat-liat orang," tulis akun instagram @daviid_9, di kolom komentar berita akun Selalu.id, Kamis (1/9/2022) kemarin.
Netizen pun bercerita bahwa memang ada anak-anak yang melepas masker dan tidak diusir serta dibiarkan, hal itu terbukti karena terlihat sebuah story instagram Playtopia.
Baca juga: Expo Campus 2026 Surabaya: Ajak Siswa Jelajahi Minat dan Masa Depan Pendidikan
"Ada anak lain yang lepas masker dan itu gak diusir malah dibiarin, ada kok di story ignya. Media kok ngomong-ngomong setengah-setengah," kata akun instagram @sherlykartikaa.
Bahkan, netizen pun berkomentar bahwa anak balita memang wajar tidak suka memakai masker. Sebab, balita moodnya masih belum stabil.
Baca juga: Perda Baru Buka Jalan Investasi Lewat Pemanfaatan Aset Pemkot Surabaya
"@playtopia.id bisa dijelaskan disini mungkin, karena saya juga sebagai orang tua yang mempunyai anak balita. Karena seperti kita tahu anak balita berbeda dengan orang dewasa. Bolehlah kalau orang dewasa yang tidak mau memakai masker di suruh keluar, akan tetapi berbeda dengan anak balita yang mood nya masih belum stabil. Jagan sampai kejadian seperti ini membuat orang tua agak malas untuk mengajak anak-anaknya bermain di permainan play ground seperti ini,"terang akun @Vonytucci. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi