selalu.id - Viralnya peristiwa pengusiran Cucu Menteri Sosial Tri Rismaharini dari wahana permainan Playtopia di Ciputra World Surabaya (CWS) jadi ajang curhat netizen. Beberapa diantaranya mengaku pernah mendapat perlakuan yang sama.
Postingan berita di media sosial Instagram @redaksiselalu.id dikomentari oleh netizen. Seperti komentar yang dilontarkan oleh akun @daviid_9, yang mengatakan bahwa perlakukan yang merujuk pada diskriminasi ini tidak hanya di Surabaya saja, tetapi terjadi di Jakarta.
Baca juga: DPRD Surabaya Siapkan Public Hearing dalam Tatib Baru, Cegah Protes Perda Susulan
"Di Jakarta (cabang Playtopia pusat) juga sama begitu. Ayo yang ngerasain hal yang sama, komen disini, mau negur liat warna kulit dan penampilan pelayanannya liat-liat orang," tulis akun instagram @daviid_9, di kolom komentar berita akun Selalu.id, Kamis (1/9/2022) kemarin.
Netizen pun bercerita bahwa memang ada anak-anak yang melepas masker dan tidak diusir serta dibiarkan, hal itu terbukti karena terlihat sebuah story instagram Playtopia.
Baca juga: 45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak
"Ada anak lain yang lepas masker dan itu gak diusir malah dibiarin, ada kok di story ignya. Media kok ngomong-ngomong setengah-setengah," kata akun instagram @sherlykartikaa.
Bahkan, netizen pun berkomentar bahwa anak balita memang wajar tidak suka memakai masker. Sebab, balita moodnya masih belum stabil.
Baca juga: Ayah Bacok Dua Anak Kandung di Surabaya Gegara Sengketa Harta
"@playtopia.id bisa dijelaskan disini mungkin, karena saya juga sebagai orang tua yang mempunyai anak balita. Karena seperti kita tahu anak balita berbeda dengan orang dewasa. Bolehlah kalau orang dewasa yang tidak mau memakai masker di suruh keluar, akan tetapi berbeda dengan anak balita yang mood nya masih belum stabil. Jagan sampai kejadian seperti ini membuat orang tua agak malas untuk mengajak anak-anaknya bermain di permainan play ground seperti ini,"terang akun @Vonytucci. (Ade/SL1)
Editor : Redaksi